Harga Emas Naik Imbas Keraguan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 31 Maret 2022 | 07:58 WIB
Harga Emas Naik Imbas Keraguan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas melesat hampir 1 persen pada perdagangan Rabu, karena pelemahan dolar AS serta keraguan tentang kemungkinan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.

Mengutip CNBC, Kamis (31/3/2022) harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD1.932,14 per ounce pada pukul 02.26 WIB. Sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup melonjak 1,1 persen menjadi USD1.939 per ounce.

Dolar AS turun 0,6 persen ke level terendah hampir dua minggu, membuat emas yang dihargakan dengan  greenback  lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Juga membantu emas, "situasi Rusia, yang tampaknya membaik kemarin, sekarang agak memburuk lagi," kata Edward Meir, analis ED&F Man Capital Markets.

Rabu, Kremlin menyambut baik bahwa Kyiv telah mengajukan tuntutannya untuk mengakhiri konflik di Ukraina dalam bentuk tertulis, tetapi mengatakan belum ada tanda-tanda terobosan.

Harga emas merosot sebanyaknya 1,8 persen pada sesi Selasa setelah Rusia berjanji untuk mengurangi operasi militer di sekitar Kyiv dan di Ukraina utara, tetapi logam kuning memangkas sebagian besar kerugian menjadi hanya 0,2 persen lebih rendah untuk hari itu.

Pasar juga mencermati kurva imbal hasil US Treasury bertenor 2-tahun dan 10-tahun, yang secara singkat terbalik pada sesi Selasa, ketika investor obligasi berspekulasi bahwa pengetatan agresif oleh Federal Reserve untuk mengekang lonjakan inflasi dapat merugikan ekonomi AS.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian politik dan keuangan. Hal ini juga dipandang sebagai lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD24,78 per ounce, sementara platinum menguat 0,6 persen menjadi USD988,27.

baca juga

Paladium meroket 4,6 persen menjadi USD2.246,69 per ounce setelah jatuh ke level terendah lebih dari dua bulan di USD2.032,97 pada sesi Selasa. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 983.000 per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 983.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2022 | 08:54 WIB

Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendahnya Dalam Sebulan Terakhir

Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendahnya Dalam Sebulan Terakhir

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2022 | 08:36 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 14.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 14.000/Gram

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2022 | 11:58 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×