Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Phapros Tanam 1.473 Pohon untuk Penghijauan Kota

Iwan Supriyatna

Jum'at, 01 April 2022 | 07:48 WIB
Phapros Tanam 1.473 Pohon untuk Penghijauan Kota
Kantor pusat PT Phapros Tbk. [phapros.co.id]

Suara.com - PT Phapros Tbk, yang merupakan salah satu perusahaan farmasi nasional, turut mendukung program penghijauan Kota Semarang dengan kontribusi jumlah pohon yang ditanam mencapai 1.473 pohon selama tahun lalu.

Direktur Utama PT Phapros Tbk, Hadi Kardoko mengatakan bahwa ini merupakan bentuk dukungan Phapros terhadap kelestarian lingkungan, utamanya di Kota Semarang, wilayah operasional pabrik Phapros.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap program penghijauan Kota Semarang serta komitmen untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, kami memberikan sejumlah pohon tabebuya siap tanam ke Pemerintah Kota Semarang,” ujar Hadi dalam keterangannya, Jumat (1/4/2022).

Hadi menambahkan, pada tahun 2021 lalu emiten berkode saham PEHA ini juga telah menanam 1.473 pohon di Kota Semarang dan wilayah sekitarnya.

“Komitmen penghijauan ini menunjukkan bahwa Phapros tak hanya berorientasi pada profit, tapi juga menghindari kerusakan lingkungan yang bisa berdampak negatif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya." ucapnya.

Seperti diketahui, atas kontribusi di bidang tanggung jawab sosial perusahaan, pada Rabu (30/3) lalu, Phapros juga baru saja diganjar penghargaan TOP CSR Awards 2022 #Star 4 dan Top Leader on CSR Commitment dari Majalah TOP Business. TOP CR Awards merupakan apresiasi kepada perusahaan yang berhasil secara efektif menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungannya.

Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang memaparkan bahwa gerakan penghijauan berupa penanaman pohon juga terus dilakukan agar kualitas udara di Kota Semarang semakin baik.

Penghijauan ini juga bertujuan untuk mengembalikan dan meningkatkan efektivitas lahan agar dapat berfungsi dengan baik dan secara optimal. Sebagai pengatur tata air untuk mencegah banjir maupun untuk melindungi lingkungan yaitu mencegah timbulnya pencemaran.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Phapros Ikut Ramaikan Ajang MotoGP Mandalika

Phapros Ikut Ramaikan Ajang MotoGP Mandalika

Bisnis | Senin, 21 Maret 2022 | 07:09 WIB

Penjualan Naik, Phapros Bagikan Dividen 40 Persen dari Laba Bersih

Penjualan Naik, Phapros Bagikan Dividen 40 Persen dari Laba Bersih

Bisnis | Jum'at, 28 Mei 2021 | 13:43 WIB

Intip Strategi Phapros Bertahan di Tengah Pandemi

Intip Strategi Phapros Bertahan di Tengah Pandemi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2020 | 10:07 WIB

Terkini

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

×