Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sapi dan Kerbau di Sumatera Diserang Wabah LSD, Peternak Terancam Rugi Besar

M Nurhadi

Kamis, 21 April 2022 | 11:57 WIB
Sapi dan Kerbau di Sumatera Diserang Wabah LSD, Peternak Terancam Rugi Besar
Ilustrasi kerbau. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah sapi dan kerbau di Sumatera saat ini dilaporkan terjangkit Penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) hingga menjadi wabah di wilayah itu.

Ketua Umum Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) Nanang Purus Subendro mengatakan potensi kerugian ekonomi akibat LSD adalah penurunan produksi, kematian sapi, karkas maupun kulit sapi tidak laku.

”Yang kita khawatirkan adalah reluktansi masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi. Tanpa ini saja, animo daya beli masyarakat sudah turun apalagi adanya kasus LSD ini. Bisa dibayangkan bagaimana nasib para peternak,” kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Ia menambahkan,  potensi kerugian apabila wilayah unit usaha peternak ditetapkan sebagai wabah dan akan terjadi pelarangan mobilitas atau transportasi ternak ke daerah lain akan sangat memukul peternak.

“Mudah-mudahan ini segera diatasi, karena hal yang sangat ditakuti oleh para peternak tidak terjadi,” kata dia.

LSD merupakan penyakit infeksius hewan ternak sapi dan kerbau yang  disebabkan oleh virus Lumpy Skin Disease Virus (LSDV) yang masuk dalam genus Capripoxvirus. Sejak awal 2022 kasus LSD muncul di beberapa kabupaten/kota Provinsi Riau dan hingga saat ini sudah merebak di wilayah lainnya di Pulau Sumatera.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), saat ini terjadi 527 kasus LSD di Riau, 564 kasus di Aceh, 73 kasus di Sumatera Utara, 13 kasus di Jambi, dan 4 kasus di Sumatera Barat dengan total 1.181 ekor. Kementan mencatat satu kasus kematian sapi dilaporkan karena terkena penyakit LSD di Indragiri Hulu.

Penyebaran virus LSD ke hewan ternak lainnya sangat cepat sehingga membahayakan dan berpotensi terjadi wabah di tempat lain. Bahkan vektor penular LSD bisa menjelajah hingga 28 kilometer.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Muhammad Munawaroh mengatakan pengendalian LSD pada hewan ternak paling baik dengan menggunakan vaksinasi. Kementan saat ini menyediakan sebanyak 476 ribu dosis vaksin. Jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan vaksinasi pada hewan ternak sebanyak 2,7 juta ekor.

baca juga

Direktur Kesehatan Hewan Kementan Nuryani Zainuddin mengatakan pemerintah terkendala anggaran agar bisa memvaksinasi seluruh populasi guna mencegah penularan. Nuryani menyebut pemerintah memerlukan biaya sekitar Rp104 miliar untuk kebutuhan vaksinasi sebanyak 80 persen dari populasi ternak di Sumatera yang sedang terjadi wabah.

Ketua Pusat Kajian Pangan Pertanian dan Advokasi (Pataka) Ali Usman mengatakan pentingnya kerja sama antar pemangku kepentingan baik pemerintah, asosiasi dan peternak untuk selalu berkoordinasi dengan baik secara intensif.

Kerja sama dibutuhkan untuk mempercepat proses vaksinasi supaya LSD tidak menyebar ke wilayah lain, terutama Pulau Jawa, yang merupakan sentra populasi ternak sapi dan kerbau. "Sehingga pemerintah dapat meminimalkan eskalasi kerugian peternak rakyat dan masyarakat konsumen yang lebih luas," kata Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelewat Bucin! Cewek Minta Sapi ke Pacar, Langsung Diantar ke Rumah Sampai 2 Ekor

Kelewat Bucin! Cewek Minta Sapi ke Pacar, Langsung Diantar ke Rumah Sampai 2 Ekor

Lifestyle | Rabu, 20 April 2022 | 11:11 WIB

Ulasan Film Deranged: Wabah Aneh yang Membuat Penderitanya Menenggelamkan Diri

Ulasan Film Deranged: Wabah Aneh yang Membuat Penderitanya Menenggelamkan Diri

Your Say | Rabu, 20 April 2022 | 11:05 WIB

Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran, Ketersediaan Daging Sapi di Jakarta Capai 322 Ton

Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran, Ketersediaan Daging Sapi di Jakarta Capai 322 Ton

News | Rabu, 20 April 2022 | 06:47 WIB

Harga Daging Sapi di Palembang Stabil Rp150.000 Per Kilogram, Harga Naik Sejak Sebelum Ramadhan

Harga Daging Sapi di Palembang Stabil Rp150.000 Per Kilogram, Harga Naik Sejak Sebelum Ramadhan

Sumsel | Selasa, 19 April 2022 | 14:54 WIB

5 Makanan yang Dapat Memperkuat Daya Ingat dan Meningkatkan Kinerja Otak

5 Makanan yang Dapat Memperkuat Daya Ingat dan Meningkatkan Kinerja Otak

Your Say | Senin, 18 April 2022 | 16:08 WIB

Menteri Perdagangan Berencana Impor Daging Kerbau, Pedagang Pasar Beringharjo: Kalau Dijual di Sini Tidak Laku

Menteri Perdagangan Berencana Impor Daging Kerbau, Pedagang Pasar Beringharjo: Kalau Dijual di Sini Tidak Laku

Jogja | Senin, 18 April 2022 | 14:14 WIB

Terkini

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

×