Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Dorong Digitalisasi UMKM di Papua, SRC Gandeng Kemendag Perkenalkan Aplikasi AYO SRC

Iwan Supriyatna

Selasa, 24 Mei 2022 | 05:44 WIB
Dorong Digitalisasi UMKM di Papua, SRC Gandeng Kemendag Perkenalkan Aplikasi AYO SRC
Pelatihan UMKM Bagi Entrepreneur Muda Lokal di Jayapura.

Suara.com - Setelah sukses memberikan dukungan digitalisasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di beberapa kota di Indonesia berupa aplikasi AYO SRC, kini PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna), melalui komunitas toko kelontong tradisional Sampoerna Retail Community (SRC), turut memperkenalkan aplikasi tersebut di Indonesia Timur, salah satunya Pulau Papua.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Sampoerna dalam mendukung prioritas pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui digitalisasi bagi UMKM.

Dalam rangka hal tersebut, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Tim Staf Khusus Presiden RI, Yayasan Kitong Bisa, dan Sampoerna menyelenggarakan kegiatan Pelatihan UMKM Bagi Entrepreneur Muda Lokal di Jayapura.

Melalui pelatihan dan dukungan digitalisasi dari Sampoerna, pemilik toko kelontong di Papua diharapkan dapat mengembangkan usaha, baik dari sisi produk maupun akses pasar dengan memanfaatkan inovasi dan teknologi dalam pelayanan, stok barang, dan lainya.

Head of Zone East Indonesia Sampoerna, Subur, mengatakan, sejak terbentuk pada tahun 2008 silam, kini SRC telah berkembang sangat pesat di 34 provinsi seluruh Indonesia. Toko kelontong anggota SRC tersebar dari Sabang hingga Merauke, dan dari barat hingga ke ujung timur.

Setelah bergabung dalam jaringan SRC, toko kelontong mencatat kenaikan transaksi penjualan hingga 58% dan omzet yang meningkat hingga 54%. Bahkan, tercatat sebanyak 84% pemilik toko SRC mendapatkan sumber penghasilan utamanya dari SRC. 

“Melalui kolaborasi Sampoerna dengan Kementerian Perdagangan dan Yayasan Kitong Bisa, hari ini kami secara resmi memperkenalkan aplikasi AYO SRC di Tanah Papua. Kami percaya bahwa ekosistem AYO SRC sebagai pengembangan ekonomi digital ialah salah satu upaya mendorong pertumbuhan UMKM di Papua,” ungkap Subur ditulis Selasa (24/5/2022).

Saat ini, terdapat 400 toko kelontong di Papua yang tergabung dalam jaringan SRC, sebagian besar berlokasi di Jayapura dan Sorong. Subur berharap, bersama SRC, toko kelontong tradisional mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, khususnya di era transformasi digital.

“Setiap daerah memiliki ciri khas produk UMKM yang berbeda dengan daerah lainnya, begitu juga dengan produk asal Papua. Papua memiliki potensi besar untuk berperan strategis dalam perekonomian nasional. Dalam rangka mendukung pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Papua, dibutuhkan kolaborasi antar pihak. Oleh karena itu, kami ingin turut ambil peranan dalam pengembangan pelaku UMKM di sini, khususnya toko kelontong,” ujar Subur.

baca juga

Dalam beberapa terakhir, SRC telah aktif mendorong digitalisasi kepada lebih dari 160.000 toko kelontong binaan di seluruh Indonesia melalui aplikasi AYO SRC.

Aplikasi ini merupakan ekosistem digital yang menghubungkan produsen, toko grosir, peritel, serta konsumen. Selain itu AYO SRC juga menyediakan beragam layanan lainnya untuk mendukung kegiatan usaha di sektor ritel.

UMKM merupakan penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM berkontribusi lebih dari 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Digitalisasi ialah salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan sektor yang memiliki kemampuan untuk menyerap lebih dari 97% tenaga kerja atau sekitar 119,6 juta orang ini.

Keberhasilan transformasi digital UMKM di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, melainkan seluruh pemangku kepentingan terkait. Sinergi antara pemerintah, pihak swasta, asosiasi, perbankan, hingga masyarakat diharapkan dapat mengakselerasi transformasi digital UMKM.

Digitalisasi UMKM tidak hanya bermanfaat untuk penjualan produk, tetapi juga memungkinkan UMKM untuk mengatur keuangan, memantau cash flow bisnis, hingga memperoleh bahan baku secara daring. Dengan begitu, digitalisasi berperan penting bagi berjalannya proses bisnis UMKM secara keseluruhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo Minta Platform Lokapasar Utamakan Produk UMKM

Kominfo Minta Platform Lokapasar Utamakan Produk UMKM

Tekno | Selasa, 24 Mei 2022 | 00:05 WIB

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Ekonomi Syariah Tidak akan Jalan, Jika Tak Ada Pengusahanya

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Ekonomi Syariah Tidak akan Jalan, Jika Tak Ada Pengusahanya

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 21:12 WIB

Punya Kontribusi Terhadap UMKM, PNM Raih Penghargaan ICSB Presidential Award 2022

Punya Kontribusi Terhadap UMKM, PNM Raih Penghargaan ICSB Presidential Award 2022

News | Senin, 23 Mei 2022 | 17:23 WIB

Terkini

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Jarang Disadari, Kualitas Air Jadi Bagian dari Rahasia Perawatan Kulit dan Rambut ala Korea

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:31 WIB

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

BRI Beri Diskon Spektakuler 45 Persen Tanpa Minimal Belanja di ALAND, Ini Syaratnya

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:30 WIB

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

18 Lokasi Unjuk Rasa di Kota Makassar

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Perbedaan Rangkaian Listrik Seri dan Paralel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Ada Aksi Demo, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:22 WIB

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:21 WIB

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

IHSG Dibuka Sempat Jatuh ke 6.390, Tapi Langsung Menghijau ke 6.400

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:17 WIB

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

Demo 27 Agustus 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Link Live CCTV untuk Pantau Situasi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Harga Minyak Turun Didorong Prospek Pembukaan Selat Hormuz

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:09 WIB

×