Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

ESB Gandeng Pemda untuk Majukan Digitalisasi UMKM Sektor Kuliner di Indonesia

Iwan Supriyatna

Senin, 30 Mei 2022 | 08:45 WIB
ESB Gandeng Pemda untuk Majukan Digitalisasi UMKM Sektor Kuliner di Indonesia
ESB menjalin komunikasi dengan beberapa pemerintah daerah untuk menjalankan program digitalisasi UMKM sektor kuliner.

Suara.com - UMKM terjun ke dalam ekosistem ekonomi digital masih menjadi salah satu fokus utama pemerintah Indonesia. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2021 lalu, ekonomi digital tercatat berkontribusi sebesar USD 70 miliar atau sekitar Rp 102,2 triliun pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Subsektor kuliner yang merupakan salah satu dari 3 motor penggerak sektor UMKM diyakini berpengaruh dalam meningkatkan ekosistem ekonomi digital di kawasan Asia, terutama Indonesia.

Fakta ini jugalah yang menjadi dasar utama bagi PT Esensi Solusi Buana (ESB), salah satu penyedia software sistem operasional bisnis kuliner all-in-one terlengkap yang mendedikasikan diri untuk dunia F&B, terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menjalankan komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan digitalisasi UMKM sektor kuliner di Indonesia.

ESB telah mulai menggarap UMKM sektor kuliner sejak akhir tahun lalu. Sejauh ini, ESB telah bekerjasama dengan beberapa pemerintah daerah seperti Pemda Bali, Kabupaten Bangli, BPD Bali, Perumda Bidadari Labuan Bajo, Pemda Surakarta bersama PLUT Solo, sukses mengintegrasikan teknologi bisnis UMKM sektor kuliner termasuk hingga di foodcourt binaan UMKM pemerintah setempat.

Dalam beberapa waktu ke depan, ESB juga telah menjalin komunikasi dengan beberapa pemerintah daerah untuk menjalankan program digitalisasi UMKM sektor kuliner.

“Inovasi teknologi dan layanan bisnis yang kami sajikan telah terbukti memberikan pengaruh yang cukup besar. Sebelum masuk pada pasar UMKM, kami telah terlebih dahulu menggarap pemain besar di sektor kuliner Indonesia seperti Ismaya Group, Boga Group dan masih banyak lagi restoran lainnya. Pasar UMKM saat ini menjadi fokus kami. Kolaborasi dengan pemerintah setempat menjadi langkah yang kami ambil untuk memperluas edukasi dan mengintegrasikan teknologi yang kami miliki dengan pemain UMKM ini,” kata Gunawan Woen, CEO dari ESB Restaurant Technology dalam keterangannya, Senin (30/5/2022).

Bobby Hadiwijaya, VP Business Development ESB, menjelaskan bahwa ESB memiliki misi yang sejalan dengan pemerintah pusat serta pihak pemerintah daerah.

Contohnya seperti kerja sama yang telah terjalin di Kabupaten Bangli; pemerintah setempat saat ini masih terus berfokus pada kemajuan digitalisasi terutama pada pemain UMKM di sektor kuliner guna mendorong stabilitas usaha serta memastikan para pengusaha ini dapat bertahan menghadapi fase endemi saat ini.

Dalam perayaan ulang tahun Kabupaten Bangli ke 818 tahun beberapa waktu lalu, ESB memiliki peran untuk membantu pemerintahan Bangli terhubung dengan teknologi yang terintegrasi dalam penggunaan QRIS bersama BPD Bali.

baca juga

“Kami optimis bahwa teknologi dan pilar bisnis yang kami hadirkan, tidak hanya dapat membantu pelaku usaha UMKM sektor kuliner dalam meningkatkan omsetnya, namun juga mendorong terwujudnya pemerataan dan pemulihan ekonomi terutama pada fase menuju endemi saat ini. Program edukasi dan literasi keuangan maupun penggunaan teknologi menjadi salah satu pilar ESB untuk terus mendukung digitalisasi UMKM kuliner bersama dengan pemerintah daerah,” kata Yang Hira Idris, Head of Business Development ESB. 

Program Workshop ini merupakan kelanjutan program kerjasama Digitalisasi UMKM kuliner yang dijalankan ESB dengan Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Surakarta beserta PLUT Kota Surakarta.

Hira juga menegaskan bahwa dengan berbekalkan kesuksesan serta pengaruh positif yang sudah terjadi di sejumlah pemain besar, ESB yakin dapat membantu mewujudkan kemajuan ekonomi digital yang inklusif di Indonesia.

Hal ini juga terealisasi karena dalam waktu dekat ini, ESB akan memenuhi undangan program edukasi dan implementasi teknologi UMKM sektor kuliner bersama dengan pemerintah daerah lainnya.

Hingga kuartal 1 - 2022, tercatat ada lebih dari 8.000 merchant telah bergabung dalam ekosistem ESB.

Mereka yang tergabung tidak hanya berasal dari Jabodetabek, namun juga dari sejumlah kota besar lainnya seperti Surabaya, Semarang, Yogyakarta, dan Bali. Teknologi yang dihadirkan ESB mendukung pengelolaan bisnis para pengusaha sehingga menjadi dapat lebih terkontrol dengan baik.

Sampai saat ini ESB juga telah mencatat total transaksi lebih dari Rp 5 Triliun Teknologi ESB tercatat mampu membantu menaikkan penjualan para pelaku bisnis hingga lebih dari 45% dan juga meningkatkan jumlah pemesanan hingga di atas 15%.

“Pencapaian sejauh ini jugalah yang menjadi kekuatan dan motivasi kami untuk terus dapat melakukan ekspansi bisnis sehingga teknologi kami dapat memberikan dampak yang lebih besar lagi bagi para pebisnis sektor kuliner termasuk UMKM di seluruh Indonesia,” tutup Gunawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Beri Dukungan dan Fasilitas Bagi Pelaku Ekraf untuk Ekonomi Lebih Maju

Sandiaga Beri Dukungan dan Fasilitas Bagi Pelaku Ekraf untuk Ekonomi Lebih Maju

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 08:29 WIB

Jawara Sandiuno Gelar Pelatihan Pembuatan Kopi Bagi Para UMKM di Tasikmalaya

Jawara Sandiuno Gelar Pelatihan Pembuatan Kopi Bagi Para UMKM di Tasikmalaya

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 08:14 WIB

Perputaran Uang pada Expo UMKM Apeksi Bandar Lampung Capai Rp1,3 Miliar

Perputaran Uang pada Expo UMKM Apeksi Bandar Lampung Capai Rp1,3 Miliar

Lampung | Minggu, 29 Mei 2022 | 19:15 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB