PIP Makassar Resmikan Layanan Rumah Sakit Tipe D

Iwan Supriyatna

Kamis, 02 Juni 2022 | 10:17 WIB
PIP Makassar Resmikan Layanan Rumah Sakit Tipe D
Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar meresmikan Rumah Sakit (RS) Tipe D.

Suara.com - Sebagai bagian dari peningkatan fasilitas kesehatan di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar meresmikan Rumah Sakit (RS) Tipe D.

Dengan layanan kesehatan yang ada pada kampus dibawah pengelolaan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini diharapkan dapat membawa PIP Makasssar menuju World University.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meresmikan menjelaskan bahwa Kemenhub saat ini memiliki RS Tipe D di PIP Makassar. Dan kehadirannya merupakan bagian dari peningkatan fasilitas kesehatan yang dilakukan BPSDMP, dari yang sebelumnya Poliklinik Utama menjadi Rumah Sakit Tipe D.

Pembangunan RS ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang dilakukan oleh salah satu Badan Layanan Umum (BLU) yang ada di lingkungan Kemenhub, yang dituntut lebih kreatif dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat dan lebih berkualitas kepada masyarakat.

"PIP Makassar merupakan salah satu sekolah pelayaran dengan pelayanan terbaik di Indonesia. Maka dari itu, PIP Makassar harus menjadi World University. Empat sekolah pelayaran di Indonesia ingin dibuat sebagai model world university atau vokasi university dengan standar pendidikan extraordinary. Ini perintah presiden untuk melakukan kegiatan dalam extraordinary,” kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/6/2022).

Ia mengapresiasi kolaborasi yang baik antara PIP Makassar dengan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dirinya berharap, RS ini tidak hanya melayani para taruna/taruni, namun juga dapat melayani masyarakat umum di kota Makassar dan sekitarnya.

“Saya berharap ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Djoko Sasono mengaku bangga dengan adanya RS PIP Makassar ini. Ia sebelumnya tidak pernah memikirkan konsep rumah sakit dan sekolah.

Oleh karena itu, ini akan dibuat akselerasi untuk PIP Makassar sebagai prestasi di berbagai penjuru Indonesia. Dan RS PIP Makassar bisa dicontoh oleh sekolah lain.

baca juga

Selain untuk memberikan fasilitas untuk taruna yang lebih penting adalah pelayanan terhadap masyarakat.

“Saya minta PIP Makassar terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar untuk terus bekerja sama dalam pengembangan rumah sakit ini. Saya juga pesan, bahwa walaupun sudah ada rumah sakit, jangan lupakan tugas untuk selalu mengembangkan sekolah yang unggulan ini dengan ideide yang out off the box,” katanya.

Sedangkan, Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut baik atas dibangunnya fasilitas kesehatan RS PIP Makassar. Ia berharap, kehadiran RS PIP Makassar ini dapat menjadi bagian dari ketahanan kesehatan bagi masyarakat kota Makassar, terlebih di tengah pandemi Covid-19.

"Kami berharap bahwa RS PIP Makassar ini nantinya sangat membantu masyarakat Makassar. Ini menambah bantuan terhadap Kota Makassar yang saya kira luar biasa,” katanya.

Capaian PIP Makassar

Pada kesempatan yang sama, Direktur PIP Makassar, Capt Sukirno menjelaskan rumah sakit ini merupakan tipe D. Dimana, fasilitas kesehatan ini menjadi salah satu capaian dan layanan umum oleh PIP Makassar dalam pengembangan usaha, guna memberikan layanan tipikal kesehatan.

Dan Rumah sakit umum ini diawali terbentuknya klinik pratama, kemudian berkembang menjadi klinik utama yang selanjutnya menjadi rumah sakit.

"RS PIP Makassar ini akan memberikan 13 pelayanan kesehatan yaitu Pengujian Kesehatan Pelaut (Medical Check Up); Pemeriksaan Kesehatan Peserta Diklat; Pemeriksaan Kesehatan Tht-Mata Bagi Pelaut; Instalasi Gawat Darurat (IGD); Intensive Care Unit (ICU); Neonatal Intensive Care Unit (Nicu); Rawat Jalan; Rawat Inap; Persalinan; Pelayanan Farmasi; Laboratorium; Radiologi, dan dilengkapi fasilitas Kamar Bedah," katanya.

Capt Sukirno juga menjelaskan RS. PIP Makassar saat ini memiliki 62 Tenaga Medis yang terdiri dari 6 Dokter Spesialis; 11 Dokter Umum; 2 Dokter Gigi; 28 tenaga Perawat; 3 tenaga Bidan, dan 12 tenaga medis pendukung lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelayanan Kelas III di Rumah Sakit Daerah Jember Gratis

Pelayanan Kelas III di Rumah Sakit Daerah Jember Gratis

Malang | Rabu, 01 Juni 2022 | 19:57 WIB

Uya Kuya Tetap Tak Percaya Medina Zein Idap Gangguan Jiwa, Ini Alasannya

Uya Kuya Tetap Tak Percaya Medina Zein Idap Gangguan Jiwa, Ini Alasannya

Entertainment | Rabu, 01 Juni 2022 | 10:07 WIB

Sempat Ngeluh Tak Enak Badan dan Sakit Kepala, Pelatih Persib Robert Alberts Dilarikan ke Rumah Sakit

Sempat Ngeluh Tak Enak Badan dan Sakit Kepala, Pelatih Persib Robert Alberts Dilarikan ke Rumah Sakit

Jabar | Selasa, 31 Mei 2022 | 23:02 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

×