55 Ekor Sapi Terjangkit PMK di Bali Dimusnahkan, Bagaimana Nasib Para Peternak?

M Nurhadi

Minggu, 03 Juli 2022 | 07:28 WIB
55 Ekor Sapi Terjangkit PMK di Bali Dimusnahkan, Bagaimana Nasib Para Peternak?
Ilustrasi (29/6/2022) (FOTO ANTARA/Hery Sidik)

Suara.com - Setidaknya sudah ada 63 kasus ternak sapi terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) yang ditemukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali , dengan 55 di antaranya telah berhasil dimusnahkan.

"Total 63 kasus, yang sudah stepping out atau pemusnahan 55, sisa 8 ekor," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bali I Wayan Sunada, Sabtu kemarin.

Ia mengatakan, 63 kasus sapi PMK yang ditemukan di Bali tersebut muncul tiba-tiba pada bulan Juni 2022 dengan kasus perdana di Kabupaten Gianyar.

"Kasus pertama adalah di Kabupaten Gianyar, Desa Medahan ada 38 kasus, di Kabupaten Buleleng, Desa Lokapaksa 21 kasus dan di Kabupaten Karangasem empat," ujarnya kepada Antara.

Seluruh sapi yang terdeteksi terjangkit PMK di Gianyar saat ini telah dimusnahkan dan belum ditemukan kembali gejala serupa. Namun terhadap 22 kasus di Buleleng, proses pemusnahan belum berlangsung terhadap empat sapi, begitu pula empat ekor sapi positif PMK di Karangasem.

"Yang paling tepat kita lakukan adalah pemusnahan untuk menghilangkan sumber-sumber penyakit. Lalu sumber penyakitnya sudah kita hilangkan semoga Bali akan kembali menjadi hijau, hanya lagi delapan kasus itu," kata Sunada.

Menurut dia, pemotongan paksa terhadap hewan terjangkit PMK adalah solusi terbaik. Pasalnya jika hewan positif hanya dirawat atau karantina tetap berpotensi menjadi pembawa virus.

Peternak jelas jadi korban dari penyakit menular pada hewan ini, Sunada hanya dapat meminta masyarakat paham dengan kondisi tersebut karena wabah ini tidak dapat dihindari.

Sebelumnya diwartakan, pemerintah menjanjikan adanya ganti rugi yang akan diberikan jika sapi atau hewan ternak mati terdampak PMK dengan nominal Rp10 juta.

baca juga

Terkait penyebab munculnya kasus positif di Bali, Kadistan pangan belum dapat memastikan penyebabnya. Pihaknya hingga kini masih mencari jejak penularan kasus PMK di Pulau Dewata.

Sunada juga mengaku kaget lantaran kasus positif justru ditemukan di tiga daerah tersebut, sedangkan pengawasan ketat terhadap hewan maupun kendaraan pengangkut telah dilaksanakan di kawasan pelabuhan.

"Begitu balik dari Jawa akan dibersihkan atau dimandikan mobilnya disemprot disinfektan. Ini dilakukan di Gilimanuk, Celukan Bawang, Karangasem kita jaga ketat disana," pungkas dia.

Kendati virus PMK pada hewan akhirnya memasuki Bali, Sunada masih tetap optimis bahwa wabah ini akan segera berakhir. Upaya "lockdown" kemudian diterapkan agar hewan-hewan tersebut tak dapat dikirim menuju luar Bali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Daging Sapi Hingga Tahun Ajaran Baru Berpotensi Tingkatkan Inflasi

Harga Daging Sapi Hingga Tahun Ajaran Baru Berpotensi Tingkatkan Inflasi

Bisnis | Minggu, 03 Juli 2022 | 06:32 WIB

Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK Jelang Hari Raya Kurban

Pemerintah Tetapkan Status Darurat PMK Jelang Hari Raya Kurban

Purwokerto | Sabtu, 02 Juli 2022 | 19:54 WIB

Wabah PMK Untungkan Pedagang Hewan Kurban Lokal Samarinda

Wabah PMK Untungkan Pedagang Hewan Kurban Lokal Samarinda

Kaltim | Sabtu, 02 Juli 2022 | 17:26 WIB

Wabah PMK di Ngawi, Tangis Ningsih Pun Pecah Sapi Indukannya Habis Melahirkan Mati

Wabah PMK di Ngawi, Tangis Ningsih Pun Pecah Sapi Indukannya Habis Melahirkan Mati

Jatim | Sabtu, 02 Juli 2022 | 17:01 WIB

Kasus PMK Merebak, Bali Lockdown Semua Pengiriman Sapi

Kasus PMK Merebak, Bali Lockdown Semua Pengiriman Sapi

Bali | Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:34 WIB

Sapi Kurban Presiden Jokowi dengan Berat Lebih dari Satu Ton

Sapi Kurban Presiden Jokowi dengan Berat Lebih dari Satu Ton

Foto | Sabtu, 02 Juli 2022 | 16:32 WIB

Terkini

Harga iPhone Duo, HP Lipat Pertama Apple yang Tembus Rp55 Juta

Harga iPhone Duo, HP Lipat Pertama Apple yang Tembus Rp55 Juta

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 12:56 WIB

Pencarian Hari Ke-3 Rombongan Jurnalis di Krakatau, TNI AL Terjunkan 3 Kapal Perang

Pencarian Hari Ke-3 Rombongan Jurnalis di Krakatau, TNI AL Terjunkan 3 Kapal Perang

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 12:54 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tronton Tabrak Pekerja Tol Wiyoto Wiyono hingga 3 Orang Tewas

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tronton Tabrak Pekerja Tol Wiyoto Wiyono hingga 3 Orang Tewas

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:53 WIB

Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat

Demi UMKM Naik Kelas, Kepala Unit BRI Rela Tempuh Jalan Berlumpur di Rantau Prapat

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 12:52 WIB

Menembus Jalan Berlumpur: M A Hasibuan, Insan BRI di Sigambal Dampingi UMKM Tumbuh dan Naik Kelas

Menembus Jalan Berlumpur: M A Hasibuan, Insan BRI di Sigambal Dampingi UMKM Tumbuh dan Naik Kelas

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 12:52 WIB

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Busa Creamy dan Lembut di Wajah, 5 Pilihan Whip Cleanser yang Wajib Dicoba!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 12:50 WIB

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat

Malang | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

DPLK BRI Kantongi Kehati ESG Award 2026 Berkat Konsistensi Terapkan Prinsip ESG

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 12:49 WIB

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kinerja Investasi Berkelanjutan Diapresiasi, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Menembus Lumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Dampingi UMKM Rantau Prapat Naik Kelas

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 12:47 WIB

×