Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Investor Waspada Kenaikan Suku Bunga Picu Resesi, Pejabat The Fed Singgung Keputusan Mendadak

M Nurhadi

Selasa, 12 Juli 2022 | 09:10 WIB
Investor Waspada Kenaikan Suku Bunga Picu Resesi, Pejabat The Fed Singgung Keputusan Mendadak
dolar amerika serikat

Suara.com - Suku bunga dana federal yang mendadak berubah diklaim bisa menekan ekonomi dan pasar keuangan, sementara kenaikan yang stabil dan terkomunikasikan dengan baik lebih disukai mengingat ketidakpastian tentang seberapa keras .

Presiden The Fed Kansas City Esther George juga mengatakan, kenaikan suku bunga akan memukul pengeluaran bisnis dan rumah tangga.

"Dengan inflasi yang mencapai level tertinggi 40 tahun, kasus untuk terus menghapus akomodasi kebijakan sudah jelas," kata George.

Meski demikian, ketepatan dan waktu yang tepat terkait suku bunga harus naik jadi pertanyaan tersendiri, kata dia dalam sambutan yang dibuat ketika beberapa rekannya telah mendukung kenaikan tiga perempat poin kedua berturut-turut pada pertemuan The Fed Juli mendatang.

George tidak setuju dengan peningkatan sebesar itu pada Juni, lebih memilih kenaikan setengah poin yang diharapkan publik sampai akhir pekan sebelum pertemuan.

"Kecepatan di mana jalan ini terbentang perlu diseimbangkan dengan hati-hati terhadap keadaan ekonomi dan pasar keuangan," kata George.

Sejak Maret, Bank Sentral AS telah menaikkan suku bunga untuk mencoba mengekang inflasi dan dalam waktu tiga pertemuan telah bergerak dalam seperempat poin, kemudian setengah poin, kemudian tiga perempat poin. Ini telah memicu perubahan cepat dalam kondisi keuangan yang terlihat pada suku bunga hipotek rumah yang lebih tinggi dan penataan kembali pasar keuangan obligasi dan saham.

"Ini sudah merupakan laju kenaikan suku bunga yang cepat secara historis bagi rumah tangga dan bisnis untuk beradaptasi, dan perubahan suku bunga yang lebih mendadak dapat menciptakan ketegangan, baik di ekonomi atau pasar keuangan," kata George dikutip via Antara.

"Mengkomunikasikan jalur untuk suku bunga kemungkinan jauh lebih penting daripada kecepatan kita sampai di sana," sambung dia.

baca juga

Pasar keuangan saat ini mengharapkan peningkatan yang lebih besar. Tetapi banyak investor dan ekonom juga telah menandai peningkatan risiko bank sentral dapat menaikkan suku bunga begitu tinggi sehingga memicu resesi.

Namun, George mengakui dirinya merasa lebih baik usai debat resesi telah muncul "hanya empat bulan" setelah The Fed mulai menaikkan suku bunga, dengan beberapa analis bahkan memperkirakan The Fed perlu mulai memotong suku bunga dana federal tahun depan, mungkin karena perlambatan ekonomi.

The Fed berada pada titik sensitif dalam pertarungan inflasi. Data berita utama tidak memberikan bukti yang jelas bahwa pertempuran telah dimenangkan.

Data yang akan dirilis Rabu (13/7/2022) diperkirakan menunjukkan harga konsumen naik pada tingkat tahunan 8,8 persen, tercepat sejak akhir 1981, dan survei pasar kerja baru-baru ini menunjukkan perekrutan yang kuat dan jumlah lowongan pekerjaan yang secara historis terlalu besar.

Dalam sebuah survei yang dirilis Senin (11/7/2022), The Fed New York mengatakan bahwa ekspektasi konsumen untuk inflasi selama tahun depan mencapai serangkaian tertinggi 6,8 persen.

Namun selama periode 3 tahun ekspektasi inflasi rumah tangga turun dalam survei terbaru dari 3,9 persen menjadi 3,6 persesen - masih jauh di atas target 2,0 persen The Fed, tetapi bergerak ke arah yang benar.

Data ekonomi baru-baru ini juga menunjukkan pengeluaran konsumsi turun berdasarkan penyesuaian inflasi, dan kenaikan upah yang sangat besar dari era pandemi mulai moderat.

Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan mungkin berakhir negatif untuk periode April hingga Juni, seperti halnya untuk tiga bulan pertama tahun ini, kemungkinan yang dapat menambah peringatan resesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Inflasi AS Bikin Pejabat The Fed 'Merasa Tidak Aman'

Data Inflasi AS Bikin Pejabat The Fed 'Merasa Tidak Aman'

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2022 | 08:14 WIB

Bank Indonesia Diprediksi Segera Tingkatkan Suku Bunga Acuan Agar Investor Bertahan

Bank Indonesia Diprediksi Segera Tingkatkan Suku Bunga Acuan Agar Investor Bertahan

Bisnis | Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:04 WIB

The Fed Agresif Kerek Suku Bunga, Bos OJK: Jangan Anggap Enteng

The Fed Agresif Kerek Suku Bunga, Bos OJK: Jangan Anggap Enteng

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 14:50 WIB

Kurs Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Kurs Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Indotnesia | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:45 WIB

Rupiah Tembus Rp15.015 Per Dolar AS Hari Ini, Ekonom: BI Harus Naikkan Suku Bunga

Rupiah Tembus Rp15.015 Per Dolar AS Hari Ini, Ekonom: BI Harus Naikkan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 16:58 WIB

Suku Bunga Naik, Sri Mulyani Sebut Cicil KPR Makin Berat

Suku Bunga Naik, Sri Mulyani Sebut Cicil KPR Makin Berat

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 16:13 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×