Kurs Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia

Indotnesia | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 10:45 WIB
Kurs Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Ini Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia
Photo by Mufid Majnun on Unsplash

Indotnesia - Nilai tukar (kurs) rupiah tercatat melemah berada di level Rp15.015 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (6/7/2022).

Menurut Bhima Yudhistira, Direktur Center of Economic and Law Studies mengatakan rupiah melemah karena dibayangi sentimen negatif dari sisi eksternal, salah satunya risiko kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve atau The Fed.

"Investor memang mencermati risiko kenaikan Fed rate terhadap Indonesia sehingga melakukan penjualan aset berisiko tinggi," kata Bhima, pada Rabu (6/7/2022) dikutip dari Suara.com.

The Fed, bank sentral tertua di Amerika Serikat, juga memiliki pengaruh besar dalam memengaruhi pergerakan ekonomi dunia sebab kebijakan yang dikeluarkan.

Selain karena risiko kenaikan suku bunga acuan The Fed, Bhima memprediksi kurs rupiah akan terus berlanjut melemah ke Rp15.500-Rp16.000 dalam waktu dekat karena sikap Bank Indonesia yang masih menahan suku bunga acuan.

Dilansir dari Suara.com, melemahnya kurs rupiah dapat memberikan sejumlah efek pada lini industri, terutama mereka yang mengandalkan bahan baku impor.

Sejumlah dampak ekonomi yang terjadi bagi Indonesia, di antaranya:

- Biaya impor akan naik dan berpengaruh pada biaya produksi barang yang harus dibebankan pada konsumen.

- Konsumsi barang-barang sekunder dan tersier kelompok menengah ke bawah akan berkurang.

- Menghambat pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 bagi pedagang karena konsumsi yang berkurang.

- Meningkatkan jumlah kelompok miskin karena kenaikan harga barang yang signifikan.

Selain itu, Bhima mengatakan bahwa pelemahan rupiah juga berdampak pada beban utang luar negeri sektor swasta yang meningkat. 

Hal tersebut terjadi karena pendapatan sebagian besar sektor swasta diperoleh dalam bentuk rupiah sementara bunga dan cicilan pokok berbentuk valas.

"Situasi currency mismatch akan mendorong swasta lakukan berbagai cara salah satunya efisiensi operasional. Tidak semua perusahaan swasta yang memiliki ULN lakukan hedging," jelasnya, dikutip dari Suara.com.

Tak hanya itu, Bhima menjelaskan bahwa melemahnya kurs rupiah juga dapat membuat cicilan KPR dan kendaraan bermotor lebih mahal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu: Waspadai Inflasi Karena Pelemahan Rupiah

Rupiah Tembus Rp 15 Ribu: Waspadai Inflasi Karena Pelemahan Rupiah

| Rabu, 06 Juli 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya

Jatim | Senin, 23 Maret 2026 | 22:01 WIB

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan

Entertainment | Senin, 23 Maret 2026 | 22:00 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB