- Perum Bulog menyiapkan tambahan satu juta ton beras SPHP untuk menghadapi El Nino dan KDKMP di Jakarta.
- Tambahan beras tersebut merupakan alokasi penyaluran tanpa membatasi jumlah pesanan yang diajukan oleh Agrinas Pangan.
- Harga jual beras SPHP ditetapkan berbeda berdasarkan wilayah dengan kisaran Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram.
Suara.com - Perum Bulog menyiapkan tambahan 1 juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk memperkuat penyaluran beras kepada masyarakat, termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan tambahan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Selain untuk distribusi di KDKMP, penambahan stok ini dilakukan demi dua tujuan lain.
"1 juta ton ini harapannya untuk apa? Satu, untuk menghadapi masa El Nino ini, yang berkepanjangan. Yang kedua, juga menghadapi masa paceklik. Yang ketiga, juga menghadapi dengan launching-nya KDKMP," ujar Rizal saat ditemui di Jakarta, yang dikutip, Rabu (30/9/2026).
Menurut dia, tambahan 1 juta ton tersebut merupakan penyaluran dan bukan tambahan terhadap target penyerapan gabah dan beras Bulog. Penugasan penyerapan Bulog tetap sebesar 4 juta ton.
"Yang 1 juta ton penyaluran, bukan penyerapan malah. Jadi penjualan," katanya.

Rizal memastikan Bulog tidak memberikan batasan kuota khusus untuk penyaluran SPHP kepada KDKMP. Jumlah beras yang dikirim akan mengikuti kebutuhan dan pesanan dari Agrinas Pangan.
"Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi," katanya.
Dia menjelaskan mekanisme tersebut berbeda dengan pengecer yang memiliki batas maksimal pemesanan. Berdasarkan ketentuan yang disebut Rizal, pengecer maksimal memesan 2 ton dalam sekali pemesanan.
Sementara untuk KDKMP, pemesanan dilakukan oleh Agrinas Pangan melalui aplikasi SPHP. Berapa pun jumlah yang dipesan sesuai kebutuhan KDKMP akan dikirim oleh Bulog.
"Kalau KDKMP, nanti yang memesan Agrinas Pangan. Seberapa yang dipesan oleh Agrinas Pangan, itu yang akan kami kirim. Dan pemesanannya menggunakan aplikasi SPHP," tutur Rizal.
Rizal juga menyebut harga beras SPHP telah ditetapkan berdasarkan wilayah. Untuk zona 1 yang mencakup Jakarta, Jawa, NTB, Lampung, dan Sulawesi Selatan, harga SPHP berada di kisaran Rp12.500 per kilogram.
Sementara zona 2 yang mencakup Sumatra selain Lampung, Kalimantan, serta Sulawesi selain Sulawesi Selatan, harga SPHP sekitar Rp13.100 per kilogram. Adapun untuk Papua dan Maluku, harganya sekitar Rp13.500 per kilogram.