Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB
Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di ritel modern. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Perum Bulog menyiapkan tambahan satu juta ton beras SPHP untuk menghadapi El Nino dan KDKMP di Jakarta.
  • Tambahan beras tersebut merupakan alokasi penyaluran tanpa membatasi jumlah pesanan yang diajukan oleh Agrinas Pangan.
  • Harga jual beras SPHP ditetapkan berbeda berdasarkan wilayah dengan kisaran Rp12.500 hingga Rp13.500 per kilogram.

Suara.com - Perum Bulog menyiapkan tambahan 1 juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk memperkuat penyaluran beras kepada masyarakat, termasuk melalui Koperasi Desa/Kelurahan  Merah Putih (KDKMP)

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan tambahan tersebut merupakan hasil rapat koordinasi terbatas (Rakortas). Selain untuk distribusi di KDKMP, penambahan stok ini dilakukan demi dua tujuan lain.

"1 juta ton ini harapannya untuk apa? Satu, untuk menghadapi masa El Nino ini, yang berkepanjangan. Yang kedua, juga menghadapi masa paceklik. Yang ketiga, juga menghadapi dengan launching-nya KDKMP," ujar Rizal saat ditemui di Jakarta, yang dikutip, Rabu (30/9/2026).

Menurut dia, tambahan 1 juta ton tersebut merupakan penyaluran dan bukan tambahan terhadap target penyerapan gabah dan beras Bulog. Penugasan penyerapan Bulog tetap sebesar 4 juta ton.

"Yang 1 juta ton penyaluran, bukan penyerapan malah. Jadi penjualan," katanya.

Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. (Dok: Bulog)
Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. (Dok: Bulog)

Rizal memastikan Bulog tidak memberikan batasan kuota khusus untuk penyaluran SPHP kepada KDKMP. Jumlah beras yang dikirim akan mengikuti kebutuhan dan pesanan dari Agrinas Pangan.

"Kami siapkan sebanyak yang diminta. Jadi kami tidak batasi," katanya.

Dia menjelaskan mekanisme tersebut berbeda dengan pengecer yang memiliki batas maksimal pemesanan. Berdasarkan ketentuan yang disebut Rizal, pengecer maksimal memesan 2 ton dalam sekali pemesanan.

Sementara untuk KDKMP, pemesanan dilakukan oleh Agrinas Pangan melalui aplikasi SPHP. Berapa pun jumlah yang dipesan sesuai kebutuhan KDKMP akan dikirim oleh Bulog.

baca juga

"Kalau KDKMP, nanti yang memesan Agrinas Pangan. Seberapa yang dipesan oleh Agrinas Pangan, itu yang akan kami kirim. Dan pemesanannya menggunakan aplikasi SPHP," tutur Rizal.

Rizal juga menyebut harga beras SPHP telah ditetapkan berdasarkan wilayah. Untuk zona 1 yang mencakup Jakarta, Jawa, NTB, Lampung, dan Sulawesi Selatan, harga SPHP berada di kisaran Rp12.500 per kilogram.

Sementara zona 2 yang mencakup Sumatra selain Lampung, Kalimantan, serta Sulawesi selain Sulawesi Selatan, harga SPHP sekitar Rp13.100 per kilogram. Adapun untuk Papua dan Maluku, harganya sekitar Rp13.500 per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beras MBG Tak Lagi Disebut Fortifikasi, Bulog Ganti Kemasan

Beras MBG Tak Lagi Disebut Fortifikasi, Bulog Ganti Kemasan

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 12:08 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Isi Pasokan Ritel Modern

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×