Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Inatex 2022 Dukung Percepatan Pertumbuhan Investasi di Sektor Industri Tekstil dan Produk Tekstil Indonesia

Iwan Supriyatna

Senin, 08 Agustus 2022 | 08:59 WIB
Inatex 2022 Dukung Percepatan Pertumbuhan Investasi di Sektor Industri Tekstil dan Produk Tekstil Indonesia
Pameran industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Suara.com - Pameran industri tekstil dan produk tekstil (TPT) terintegrasi bertaraf internasional terlengkap Indo Intertex – Inatex 2022 akan kembali diselenggarakan secara offline di Jakarta International Expo setelah tertunda dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Pameran edisi ke-18 ini akan berlangsung selama 4 hari mulai 10 (Rabu) - 13 (Sabtu) Agustus 2022 menghadirkan lebih dari 130 peserta berasal dari 16 negara Asia dan Eropa. Para peserta akan menampilkan produk dan inovasi teknologi dari mesin tekstil dan garmen, bahan baku, mesin digital printing, kimia tekstil, aksesoris serta produk tekstil lainnya.

“Industri tekstil dan pakaian jadi merupakan sektor manufaktur yang mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dan berperan penting dalam perekonomian nasional. Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri tekstil dan pakaian sebagai satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan,” ujar Paul Kingsen, Project Director PeragaExpo selaku penyelenggara Indo Intertex – Inatex 2022.

“Dengan digelarnya Indo Intertex – Inatex 2022, Peraga Expo optimistis ITPT Nasional akan berkembang secara berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia,“ tambah Paul Kingsen.

Peningkatan daya saing global dalam industri garmen dan tekstil menyiratkan bahwa perusahaan lokal harus meningkatkan mesin yang sudah ada dan melakukan penerapan baru dalam produksi untuk memotong biaya dan meningkatkan hasil produksi. Saat ini, digitalisasi telah mulai mewarnai industri ini untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

Digitalisasi dan networking membentuk tren masa depan untuk para pelaku industry. Mengkonsolidasikan teknologi ke dalam kegiatan bisnis menjadi norma dalam Industri 4.0. Indo Intertex memainkan peran penting sebagai platform yang kredibel untuk merintis dan memimpin transformasi sektor tekstil dan garmen lokal dengan memperkenalkan teknologi baru dari dunia. Mesin dan aksesoris industri yang dipamerkan memungkinkan perusahaan untuk melakukan transisi lebih cepat ke Industri 4.0 tanpa banyak kerumitan.

Di era 4.0 ini tren pemanfaatan Teknologi Internet of Things (IoT) pada mesin manufaktur sangatlah penting, karena dengan pemanfaatan teknologi tersebut akan memberikan keuntungan yang semakin meningkat karena lebih singkatnya proses produksi.

Kesiapan Industri TPT dalam menghadapi tren teknologi ini pun dilihat semakin kuat sejalan dengan program Transformasi Industry 4.0 yang terus dilakaukan oleh Kementerian Perindustrian melalui berbagai program seperti seminar, talkshow, pelatihan, pemaparan dan lain-lain.

“Indonesia saat ini harus mengadopsi dan mempelajari teknik teknologi baru di semua jenis tekstil termasuk penggunaan material dan peralatan yang dapat memacu produktivitas tekstil,” ujar Paul Kingsen, Project Director Indo Intertex.

baca juga

“Indo Intertex berkomitmen untuk mendukung program restrukturisasi mesin Industri TPT dari Kementerian Perindustrian dan percaya diri menjadi tujuan terbaik bagi perusahaan perusahaan bidang tersebut dalam mencari mesin yang terbaik,” tambah Paul Kingsen.

PeragaExpo menargetkan pameran akan dikunjungi sebanyak 15 ribu pengusaha dan profesional.

Berkomentar mengenai pameran Indo Intertex, Jemmy Kartiwa Sastraatmaja Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) memberikan komentarnya.

“Kami berharap dengan kembali diadakannya pameran Indo-Intertex di tahun 2022 akan memicu optimisme dan minat investasi pada kalangan pelaku usaha TPT nasional di masa pasca pandemi Covid-19 ini. Kami juga berharap diselenggarakannya acara ini semakin menggaungkan semangat bahwa industri TPT bukan industri sunset serta masih memiliki masa depan yang panjang dan cerah.” kata Jemmy.

Meski menjadi salah satu produsen pakaian jadi yang unggul dunia, hingga 2021 Indonesia masih belum dapat masuk dalam ranking 10 besar produsen TPT dunia. Sebelumnya, di tahun 2017-2020 Indonesia sempat termasuk negara eksportir pakaian jadi terbesar di dunia.

Saat ini, negara yang paling unggul dalam ekspor TPT (termasuk ekspor produk mesin) didominasi oleh negara-negara Asia yakni China, Jerman, Bangladesh, Vietnam, India. (Sumber: https://www.texfilesbd.com/factories/top-10-garments-exporting-countries-of-the-world-in-2021/, diakses pada 2 Agustus 2022).

Dalam konteks Asia maupun dunia, Indonesia tentunya masih harus berjuang mendorong peningkatan daya saing untuk dapat bersaing lebih baik lagi dengan negara-negara pesaing tersebut. Peningkatan daya saing tersebut dilakukan melalui dorongan perbaikan regulasi serta pembenahan industri.

Selama periode pameran INDO INTERTEX bersama dengan asosiasi pendukung akan menggelar seminar dan workshop secara bersamaan termasuk dari Buletin Tekstil dengan tema “Pemulihan Industri TPT Paska Pandemi”, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) dengan tema "Swasembada Sandang melalui penguatan Industri TPT Nasional", KOPI Grafika Indonesia akan membahas “Desain yang efektif dan Optimalisasi WWTP yang sesuai Baku Mutu & Edukasi pelaku Industri Tekstil Tanah Air, Pentingnya memilih Mesin dan SDM untuk Hasil yang terbaik” dan Entrepreneurs.id dengan tema “Fashion Preneur”,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakaian Impor China dan Thailand Bikin Pengusaha Dalam Negeri Menjerit

Pakaian Impor China dan Thailand Bikin Pengusaha Dalam Negeri Menjerit

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 11:12 WIB

Wiska Gandeng APR Produksi Bahan Baku Serat Rayon

Wiska Gandeng APR Produksi Bahan Baku Serat Rayon

Bisnis | Senin, 12 April 2021 | 07:29 WIB

Industri Fesyen Ramah Lingkungan, Startup Ini Kembangkan Sepatu dari Jamur

Industri Fesyen Ramah Lingkungan, Startup Ini Kembangkan Sepatu dari Jamur

Video | Minggu, 03 Januari 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB