Ada Kadin, Ganjar Yakin Harga Cabai Bisa Dikendalikan Lebih Mudah

Iwan Supriyatna

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:57 WIB
Ada Kadin, Ganjar Yakin Harga Cabai Bisa Dikendalikan Lebih Mudah
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendorong peran Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah (Kadin Jateng) untuk mengatasi lonjakan harga cabai. Menurut Ganjar, Kadin Jateng mesti aktif dalam mendukung penurunan harga komoditas ini. 

Ganjar menjelaskan, saat ini cukup banyak perantara dalam bisnis cabai di Jateng. Dengan dukungan dari Kadin Jateng, Ganjar berharap perantara tersebut bisa dipangkas, sehingga pengendalian harga cabai bisa lebih mudah dilakukan. 

"Mungkin kalau itu bisa pendek, rasa-rasanya pengendaliannya jauh akan lebih mudah karena pengambil untungnya tidak terlalu banyak," kata Ganjar di Majapahit Convention, Kota Semarang, Jateng, Kamis (11/8/2022). 

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, perantara dalam bisnis ini bisa diganti dengan perkembangan teknologi melalui digitalisasi. Menurut Ganjar, digitalisasi juga menyesuaikan market yang saat ini tersedia. 

"Kemarin pelaku ini (pengusaha cabai) menyampaikan ke saya 'wah ini mediomannya bisa lima pak'. Kalau itu bisa kita turunkan menjadi dua dengan digitalisasi," kata Ganjar. 

"Dengan melihat market potential yang ada, dan bisa menemukan antara petani dan pedagang atau pembeli nanrinya secara lebih dekat lagi dengan tidak adanya perantara, mungkin itu bisa membantu," sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, Ganjar menghadiri pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri Jawa Tengah (Kadin Jateng) periode 2022 hingga 2027. Ganjar meminta pengurus baru segera rapat kerja dan menyiapkan program terbaru, termasuk mengatasi persoalan harga cabai. 

"Saya titipkan setelah ini segera lakukan rapat kerja, siapkan programnya, komunikasikan ke kita, agar kita bisa bekerja di lapangan bersama-sama," tuturnya. 

Ganjar pun mengajak Kadin Jateng melakukan berbagai review di berbagai sektor industri perdagangan. Menurut Ganjar, review dari para profesional bisnis di Kadin Jateng dapat menjadi pertimbangan untuk menyempurnakan kebijakan ke depan. 

baca juga

"Saya ajak tadi segera lakukan review sektor-sektor tertentu bahkan subsektor tertentu sampai kebijakannya versi pengusaha, versi kamar dagang dan industri," tuturnya. 

Sebelumnya, Ganjar sudah melakukan pengecekan harga cabai di Pasar Wage dan Pasar Pembimbing wilayah Kota Purwokerto, Banyumas, Jateng. Dalam pengecekan tersebut, Ganjar mendapati harga cabai berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Cabai Rawit di Batam Sudah Turun Rp85 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Batam Sudah Turun Rp85 Ribu Per Kilogram

Batam | Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Cabai Rawit hingga Telur Ayam Masih Mahal

Cabai Rawit hingga Telur Ayam Masih Mahal

Tantrum | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 15:46 WIB

Berpotensi Bikin Gagal Panen, Mengenal Virus Gemini Pada Cabai Ciri-Ciri dan Cara Pencegahannya

Berpotensi Bikin Gagal Panen, Mengenal Virus Gemini Pada Cabai Ciri-Ciri dan Cara Pencegahannya

Lifestyle | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×