Desa Energi Berdikari Pertamina, Dorong Petani Boyolali Kembangkan Energi Terbarukan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 07:09 WIB
Desa Energi Berdikari Pertamina, Dorong Petani Boyolali Kembangkan Energi Terbarukan
Para petani di Boyolali tengah mengembangkan energi terbarukan. (Dok: Pertamina)

Suara.com - Sebagai upaya menghadirkan energi bersih dan ramah lingkungan, Pertamina terus mendorong inovasi energi baru terbarukan melalui Program Desa Energi Berdikari.

Program ini melatih Kelompok Tani Ternak JSN Cengkir Gading di Dukuh Padokan, Desa Sawahan, Ngemplak, Kabupaten Boyolali untuk mengolah kotoran sapi menjadi biogas yang digunakan sebagai bahan bakar memasak. Pelatihan yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Agustus 2022 ini sebagai bagian dari upaya Pertamina meningkatkan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian energi desa berbasis energi ramah lingkungan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan program tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi operasi Pertamina, khususnya Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Adi Sumarmo yang berada di Kabupaten Boyolali.

“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kami ingin menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang ada di sekitar lokasi operasi kami sehingga dapat meningkatkan taraf kehidupan dan ekonominya, salah satunya kepada kelompok tani ternak yang kami bina melalui program CSR,” ungkapnya.

Brasto menjelaskan Pertamina bersama kelompok ternak sapi tersebut telah mengembangkan inovasi energi baru terbarukan dengan memanfaatkan kotoran sapi sebagai biogas untuk bahan bakar memasak.

“Sebelumnya bahan bakar biogas hanya mereka operasikan di lokasi ternak saja, namun saat ini kami memberikan pelatihan bagaimana biogas yang dihasilkan dapat dimasukkan ke dalam suatu wadah agar bisa digunakan di rumah masing-masing untuk memasak, yaitu dengan memanfaatkan bekas ban mobil truk yang tidak terpakai,” tandasnya.

Selain memberikan dampak perbaikan kualitas lingkungan, menurut Brasto, pemanfaatan bahan bakar biogas tersebut juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Selain bahan bakar yang lebih ramah lingkungan juga menciptakan penghematan biaya kebutuhan rumah tangga yang semula dibutuhkan untuk membeli bahan bakar untuk memasak,” pungkasnya.

Suranto selaku Ketua Kelompok Tani JSN Cengkir Gading menjelaskan, dalam kurun waktu satu terakhir kelompoknya mampu memperoleh penghematan dari penggunaan biogas untuk kebutuhan operasional peternakan setidaknya Rp 144 ribu setiap bulan.

baca juga

“Ke depan setidaknya 42 anggota kelompok kami akan mulai memanfaatkan biogas ini untuk kebutuhan di rumah tangga kami masing-masing,” jelasnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pertamina dalam mengembangkan inovasi biogas di peternakannya.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Pertamina atas pelatihan dan bantuan yang kami terima, dengan ini kami dapat menerima tambahan pendapatan melalui penghematan bahan bakar, tidak hanya untuk operasional peternakan tapi juga untuk rumah tangga kami masing-masing,” tutur Suranto.

Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Berkelanjutan, Wujud Komitmen ESG dan Kontribusi Terhadap SDG’s

Brasto menambahkan upaya yang dijalankan dalam program ini untuk menghadirkan energi bersih dan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan merupakan wujud dari penerapan komitmen ESG (Environment, Social, Governance) yang dijalankan Pertamina.

“Selain itu program ini juga ikut berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya pada poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), poin 11 (Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan), poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dan poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim),” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilatih Bikin Podcast, Puluhan Penyuluh Pertanian di Garut Diharapkan Bisa Bikin Konten Menarik

Dilatih Bikin Podcast, Puluhan Penyuluh Pertanian di Garut Diharapkan Bisa Bikin Konten Menarik

Jabar | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 04:00 WIB

Potret Rumah Masa Kecil Presiden Jokowi di Boyolali: Berdinding Kayu dan Berusia 100 Tahun

Potret Rumah Masa Kecil Presiden Jokowi di Boyolali: Berdinding Kayu dan Berusia 100 Tahun

Surakarta | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 07:05 WIB

Air Sungai di Purwakarta Berubah Jadi Hitam dan Bau, Petani Ketakutan

Air Sungai di Purwakarta Berubah Jadi Hitam dan Bau, Petani Ketakutan

Bekaci | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:22 WIB

Pertamina Beri Skorsing Kepada 9 Pangkalan Elpji 3 Kg di Balikpapan, Ini Alasannya

Pertamina Beri Skorsing Kepada 9 Pangkalan Elpji 3 Kg di Balikpapan, Ini Alasannya

Kaltim | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Jokowi Tanam Bibit Kelapa Genjah di Boyolali

Jokowi Tanam Bibit Kelapa Genjah di Boyolali

Foto | Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:23 WIB

Kisah Tasiman Petani di Pegalongan Banyumas, Panen Hanya Dua Kali Setahun Karena Dampak Perubahan Iklim

Kisah Tasiman Petani di Pegalongan Banyumas, Panen Hanya Dua Kali Setahun Karena Dampak Perubahan Iklim

Jawa Tengah | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:03 WIB

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 14:02 WIB

×