Transisi Energi Butuh Biaya Besar, B20: Harus Adil dan Terjangkau

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:11 WIB
Transisi Energi Butuh Biaya Besar, B20: Harus Adil dan Terjangkau
Chair B20 Indonesia Shinta Kamdani saat membuka side event ESC TF secara hybrid dikutip Kamis (18/8/2022).

Suara.com - Transisi energi menjadi salah satu topik yang paling sering dibicarakan dalam forum global, termasuk di G20 Indonesia mendatang. Berdasarkan publikasi Inventing Tomorrow's Energy System dari PwC, transisi energi memerlukan perumusan strategi baru yang inovatif, didukung modal dan regulasi serta model bisnis guna menciptakan nilai baru.

B20 Indonesia Energy, Sustainability and Climate Task Force (ESC TF) telah menekankan pentingnya mempercepat transisi ke penggunaan energi yang berkelanjutan sebagai faktor kunci dalam mencegah bencana pemanasan global dan perubahan iklim.

Juru Bicara B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan, terus mendorong kolaborasi dalam menyongsong transisi energi yang adil untuk mencapai satu visi pertumbuhan ekonomi yang adil dan inklusif dan berkelanjutan.

“B20 Indonesia bertujuan untuk menyoroti lebih jauh pentingnya pasokan energi bersih dan berkelanjutan di masa depan. ESC TF telah merumuskan secara komprehensif kebutuhan dan cara untuk mempercepat transisi energi yang berkelanjutan, adil dan terjangkau serta untuk mengatasi kelangkaan energi," kata Shinta saat membuka side event ESC TF secara hibrida dikutip Kamis (18/8/2022).

Dalam acara bertajuk 'Accelerating the Transition to Sustainable Energy Use' yang diselenggarakan oleh PwC Indonesia sebagai Knowledge Partner B20 Indonesia, Shinta meyakini rekomendasi kebijakan dari ESC TF ini memuat kunci-kunci utama bagaimana penggunaan energi masa depan menjadi efisien dan berkelanjutan.

Shinta menegaskan perlunya kolaborasi yang kuat antara sektor publik dengan sektor swasta di seluruh dunia untuk memitigasi kendala dan kekhawatiran dalam transisi energi termasuk akses ke energi bersih, dukungan pendanaan dan teknologi.

B20, lanjut Shinta, menggandeng erat L20 yang menekankan bahwa transisi energi harus memperhatikan masyarakat luas dan sedang mengembangkan rekomendasi untuk mengurangi dampak keuangan dan mengatasi hilangnya mata pencarian akibat transisi energi.

“Sebagai Presidensi B20-G20, Indonesia memiliki kesempatan untuk membangun gerakan internasional yang lebih kuat di transisi energi menuju masa depan energi yang berkelanjutan melalui lebih banyak menjalin kerjasama," paparnya.

Selain itu, B20 Indonesia juga menaruh perhatian yang kuat pada ketahanan energi. Shinta menyoroti konstelasi geopolitik dan geoekonomi yang bisa menciptakan ketidakpastian terhadap produksi dan konsumsi energi sehingga perlu kolaborasi dan partisipasi untuk membangun ketahanan energi di masa mendatang, terutama energi baru terbarukan.

baca juga

B20 Indonesia, kata Shinta, meminta dukungan dan kolaborasi semua kepala negara dan pebisnis dunia, untuk mencapai pemulihan ekonomi dan menghadapi krisis global, salah satunya melalui legacy dan rekomendasi kebijakan yang akan dibawa ke KTT G20.

Presidensi B20 Indonesia juga, sambung Shinta, menyoroti beberapa legacy program yang berpotensi besar bisa dilakukan kolaborasi.

Pertama terkait The Carbon Center of Excellence untuk menavigasi topik perdagangan karbon melalui pusat pengetahuan dan pusat berbagi praktik terbaik.

Kedua, menginisiasi Global Blended Finance Alliance untuk SDGs sebagai salah satu terobosan dalam pendanaan yang merupakan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga filantropi, akademisi dan pemangku kebijakan lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan transisi energi harus dilakukan dalam upaya menghindari dampak dari perubahan iklim yang mengakibatkan bencana global.

Namun, kata Arsjad, terdapat kesenjangan pembiayaan antara negara maju dan berkembang dalam upayanya mengatasi perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Literasi Digital UMKM dan Startup Lokal Jadi Fokus Pertemuan B20

Literasi Digital UMKM dan Startup Lokal Jadi Fokus Pertemuan B20

Metro | Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:06 WIB

12 Startup Unggulan EFF 2022 Dipamerkan Pada Ajang B20 Di Bali

12 Startup Unggulan EFF 2022 Dipamerkan Pada Ajang B20 Di Bali

Metro | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Delegasi B20 Ajak Jepang Tingkatkan Investasi hingga Transisi Energi

Delegasi B20 Ajak Jepang Tingkatkan Investasi hingga Transisi Energi

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2022 | 16:59 WIB

Terkini

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

×