Sukseskan Ponorogo Mandiri Benih, Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan

Iwan Supriyatna

Senin, 19 September 2022 | 10:23 WIB
Sukseskan Ponorogo Mandiri Benih, Pupuk Kaltim Hadirkan Ragam Produk Unggulan
Panen raya dan prosesi cabut bunga jantan jagung di lahan Kodim 0802 Ponorogo.

Suara.com - Tingkatkan dukungan dalam mendorong produktivitas pangan khususnya jagung, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) turut mengambil peran mensukseskan program 'Ponorogo Mandiri Benih' yang digagas Pemerintah Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Kegiatan ini ditandai panen raya dan prosesi cabut bunga jantan jagung, di lahan Kodim 0802 Ponorogo.

Pada program ini, Pemkab Ponorogo menargetkan produksi benih jagung setara 20 ton per Hektare (Ha), dengan potensi luasan 50.000 Ha yang bisa ditanami. Varietas jagung hasil produksi tersebut nantinya akan diberi nama Reog234, sebagai bibit unggul jagung hibrida asli Ponorogo dengan beragam keunggulan. Salah satunya dari sisi kualitas, dengan produktivitas dan hasil panen yang sesuai harapan petani.

VP Marketing Business Partner Korporasi Indah Febrianty, mengatakan dukungan terhadap program ini merupakan kesinambungan langkah Pupuk Kaltim meningkatkan peran dalam menjaga ketahanan pangan melalui produk berkualitas, guna mendorong optimalisasi sektor pertanian di Indonesia. Langkah ini sebelumnya telah direalisasikan Pupuk Kaltim melalui program Makmur komoditas jagung di Ponorogo, dengan berbagai kemudahan akses bagi petani hingga pendampingan intensif dan pola pemupukan berimbang untuk mencapai hasil signifikan.

"Dari keterlibatan Pupuk Kaltim pada program Ponorogo Mandiri Benih, diharap produksi benih jagung unggul di Ponorogo mampu tercapai secara optimal sesuai target pemerintah," ujar Indah.

Dirinya menyebut, sinergi Pupuk Kaltim dengan petani Ponorogo telah terjalin cukup lama, dimana berbagai produk unggulan perusahaan sudah banyak dikenal sekaligus digunakan para petani untuk produktivitas lahan dan tanaman. Salah satunya NPK Pelangi 20-10-10, yang dinilai sangat cocok untuk komoditas jagung masyarakat. Formula tersebut pun terbukti mampu meningkatkan produktivitas jagung di beberapa daerah, dengan pengaplikasian secara tepat dan berimbang.

"Produk NPK Pelangi memang diformulasikan untuk tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai, dengan kandungan unsur hara N yang tinggi," lanjut Indah.

Melalui dukungan program Ponorogo Mandiri Benih, Indah berharap makin banyak produk unggulan Pupuk Kaltim dikenal petani setempat, sehingga dapat diaplikasikan dalam mendorong produktivitas tanaman. Diantaranya NPK Pelangi JOS, sebagai produk terbaru yang turut dikenalkan pada kesempatan itu.

Dijelaskan Indah, NPK Pelangi JOS merupakan perpaduan pupuk kimia dengan pupuk hayati yang merupakan inovasi pertama kali di Indonesia. Produk ini mampu meningkatkan efisiensi pemupukan dengan adanya dukungan mikroba, yang akan menambat unsur Nitrogen dan melarutkan Fosfat. Mikroba tersebut mampu melarutkan kandungan fosfat yang terserap dalam waktu lama pada lahan, sehingga mengurangi dosis pemupukan petani.

Beberapa daerah yang telah melaksanakan uji coba demplot pun membuktikan efektivitas produk pada berbagai mokoditas, dengan peningkatan hasil panen rata-rata mencapai 15-50 persen dari sebelumnya untuk dosis 70 hingga 100 persen.

baca juga

“NPK Pelangi JOS di produksi Pupuk Kaltim untuk mengkampanyekan sustainable agriculture kepada petani, agar turut melestarikan lahan dan memberikan tambahan nutrisi tanaman dalam waktu yang bersamaan," terang Indah.

Dirinya menegaskan, Pupuk Kaltim menaruh perhatian khusus terhadap peningkatan produktivitas pertanian dalam negeri, dengan terlibat langsung dalam memberikan pendampingan maupun edukasi tata kelola pertanian secara optimal. Hal ini merupakan salah satu sasaran Pupuk Kaltim, dengan berkontribusi aktif dalam menjaga ketahanan pangan dan sektor pertanian melalui produk berkualitas dengan hasil yang teruji.

"Pupuk Kaltim terus berupaya menghadirkan produk berkualitas yang cocok untuk beragam jenis tanaman sesuai karakteristik lahan, sehingga mampu memberi hasil terbaik bagi komoditas pertanian," tambah Indah.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, mengapresiasi dukungan Pupuk Kaltim dan pelaku usaha sektor pertanian yang turut berkontribusi dalam mensukseskan Ponorogo Mandiri Benih. Dirinya berharap peran perusahaan semakin mendorong peningkatan produktivitas pertanian masyarakat, melalui dukungan produk berkualitas. Begitu juga kebutuhan benih jagung dalam mendorong ketahanan pangan nasional pada program ini, turut terwujud secara optimal melalui sinergi yang terjalin.

"Kami harap sinergitas antara pemerintah dan pelaku pertanian semakin ditingkatkan, sehingga kebutuhan benih jagung di Ponorogo yang mencapai 1.000 ton per tahun mampu terpenuhi dengan baik pada program ini," ujar Sugiri Suncoko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Dekarbonisasi Berbasis CSV, Pupuk Kaltim Gagas Program D'Komposer

Dorong Dekarbonisasi Berbasis CSV, Pupuk Kaltim Gagas Program D'Komposer

Bisnis | Minggu, 18 September 2022 | 14:57 WIB

Optimalkan Program Community Forest, Pupuk Kaltim Salurkan Sarana Pendukung ke Kostrad

Optimalkan Program Community Forest, Pupuk Kaltim Salurkan Sarana Pendukung ke Kostrad

Bisnis | Senin, 05 September 2022 | 09:33 WIB

Bupati Bangli Apresiasi Pupuk Kaltim, Petani Panen Raya Bawang Merah

Bupati Bangli Apresiasi Pupuk Kaltim, Petani Panen Raya Bawang Merah

Sumedang | Selasa, 30 Agustus 2022 | 09:24 WIB

Terkini

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×