Berdayakan & Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, BRI Kembali Gelar Program Desa BRILian Batch III 2022

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:42 WIB
Berdayakan & Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, BRI Kembali Gelar Program Desa BRILian Batch III 2022
BRI Kembali Gelar Program Desa BRILian Batch III 2022. (Dok: BRI)

Suara.com - Sebagai bentuk nyata dan upaya pemberdayaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di perdesaan secara berkelanjutan, BRI kembali melaksanakan program Desa BRILian melalui Kick Off New Desa BRILian 2022 Batch 3 di Jakarta (26/9/2022).

Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan perseroan memiliki fokus kepada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Oleh karenanya peran BRI tidak terbatas pada peran financial intermediary, namun juga pemberdayaan, baik kepada individu pelaku usaha maupun lembaga desa.

“Pemberdayaan wilayah perlu diperhatikan mengingat perkembangan desa di Indonesia relatif belum merata dan menjadi tantangan kita bersama. Sesuai Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021, dari total 73.814 desa di Indonesia, baru sekitar 30% desa yang masuk dalam kategori maju dan mandiri. Hal ini merupakan tantangan kita bersama. Berdasarkan kondisi tersebut, sejak tahun 2020 BRI hadir untuk turut serta mengembangkan desa melalui program Desa BRILian,” ujar Supari.

Supari menjelaskan lebih lanjut bahwa Desa BRILian ini merupakan program inkubasi yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa. Tentunya melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s).

Desa yang mengikuti program ini diharapkan menjadi sumber inspirasi pembangunan yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya. Sebab program Desa BRILian berfokus pada pengembangan 4 aspek penting yang terdapat di desa. Pertama, BUMDES sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas digital di desa. Ketiga, keberlanjutan, tangguh dan berkesinambungan dalam membangun desa. Dan yang terakhir, kreatif dalam menciptakan inovasi dalam mengembangkan potensi didesa. Melalui program yang dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Diponegoro ini, objek pemberdayaan meliputi perangkat desa (kepala desa), pengurus Bumdes, Badan Permusyawaratan Desa, pelaku usaha desa, dan pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

“Harapan kami, kegiatan yang sangat bermanfaat ini bisa diikuti oleh seluruh elemen kunci pertumbuhan ekonomi yang ada di desa. Karena Desa BRILian sejatinya merupakan desa yang penuh prestasi dan inspirasi, desa yang tanggap, tangguh dan inovatif di masa pandemi maupun pasca pandemi seperti sekarang, dan layak menjadi percontohan desa lain,” lanjut Supari.

Supari pun menjelaskan dalam program ini dilakukan pula penguatan ekosistem ekonomi desa yang didukung dengan program Penguatan Kelompok-kelompok (Klaster) Usaha Mikro dengan nama Klasterku Hidupku. Di mana BRI mengidentifikasi keperluan pemberdayaan baik pelatihan usaha maupun bantuan sarana prasarana yang diberikan secara selektif.

BRI pun mendukung pasar desa, di mana perseroan menginisiasi pembentukan platform Pasar.id. Yaitu sebuah platform yang menghubungkan pedagang pasar dan pembeli secara online sebagai adaptasi dari tantangan berprilaku bisnis di masa pandemi bahkan pasca-pandemi.

“Kami pun mengembangkan platform pemberdayaan linkumkm.id untuk mendorong dan memfasilitasi UMKM naik kelas. Juga tentunya produk-produk layanan BRI yang dapat dimanfaatkan oleh desa dan BUMDes seperti Agen BRILink, Stroberi, QRIS dan produk lainnya. Semoga dengan pelaksanaan program Desa BRILian 2022, BRI dapat memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kebangkitan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya optimistis.

baca juga

Adapun program Desa BRILian kali ini merupakan yang ke-6 kali dijalankan oleh BRI. Program ini dimulai pada tahun 2020 dengan menyeleksi 531 usulan desa tangguh dan inovatif. Kemudian memilih 125 desa dari berbagai daerah di Indonesia dan menyaring hingga 10 desa sebagai pemenang Desa BRILian 2020. Sedangkan pada 2021, BRI telah menyeleksi 2.062 desa sebagai kandidat Desa BRILian melalui 3 (tiga) batch.

Pada tahun ini, BRI kembali melanjutkan Program Desa BRILian dengan target 1000 desa peserta dan akan terbagi menjadi 3 batch. Adapun program Desa BRILian 2022 Batch 1 telah dilaksanakan inagurasi pada Juni 2022 dan Batch 2 telah dilaksanakan inagurasi pada September 2022 dan telah dipilih 40 desa terbaik yang diantaranya 10 desa terbaik di tiap Batch nya yang akan diberikan pendampingan langsung (Onsite Visit) oleh BRI dan Universitas Diponegoro. 

Selanjutnya akan berlangsung Program Desa BRILian Tahun 2022 Batch 3 yang diikuti oleh 350 desa dari seluruh Indonesia. Dari 2020 sampai saat ini program Desa BRILian telah diikuti oleh 1.881 desa yang aktif tergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Persib Satu Ini Tetap Gelar Latihan di Waktu Liburan, Sebut Kebugaran Fisik Sangat Penting

Pemain Persib Satu Ini Tetap Gelar Latihan di Waktu Liburan, Sebut Kebugaran Fisik Sangat Penting

Soreang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 18:07 WIB

Lama Menghilang, Persija Jakarta Ungkap Kabar Osvaldo Haay

Lama Menghilang, Persija Jakarta Ungkap Kabar Osvaldo Haay

Bola | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Apindo: Risiko Kredit Sektor Produktif Lebih Bisa Diukur Dibanding Sektor Lain

Apindo: Risiko Kredit Sektor Produktif Lebih Bisa Diukur Dibanding Sektor Lain

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Hanya Dikirim Lewat SMS, Warga Diminta Abaikan Pemberitahuan Tilang Electronik via WhatsApp

Hanya Dikirim Lewat SMS, Warga Diminta Abaikan Pemberitahuan Tilang Electronik via WhatsApp

Jabar | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 13:35 WIB

Pemerintah Bakal Permudah Pembelian Produk Dalam Negeri

Pemerintah Bakal Permudah Pembelian Produk Dalam Negeri

Tantrum | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 11:51 WIB

Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Direktur PT LIB Jadi Tersangka Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

Semarang | Jum'at, 07 Oktober 2022 | 08:54 WIB

Terkini

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

4 Cara Cek Tilang Elektronik (ETLE) Online, Cepat dan Antiribet

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 19:54 WIB

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Emak-emak Surabaya Demo Tolak Pajak Pembalut

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:53 WIB

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

×