Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Alasan Mengapa Karir di Dunia Blockchain dan Web3 Menjadi Fondasi Ekonomi Global di Masa Depan

Iwan Supriyatna

Senin, 10 Oktober 2022 | 11:53 WIB
Alasan Mengapa Karir di Dunia Blockchain dan Web3 Menjadi Fondasi Ekonomi Global di Masa Depan
Ilustrasi Blockchain (Elements Envato)

Suara.com - Berdasarkan data pada Linkedin, pekerjaan yang terkait dengan blockchain dan Web3 meningkat sebesar 400% dari tahun 2020 hingga 2021. Pekerjaan ini juga merupakan pekerjaan yang paling dibutuhkan di seluruh industri teknologi.

Blockchain merupakan teknologi dibalik cryptocurrency atau aset digital seperti Bitcoin, Cardano, dan lainnya. Blockchain adalah protokol perangkat lunak untuk berbagi database yang terdistribusi di antara server komputer yang berpartisipasi.

Basis data ini menyimpan catatan transaksi dan data lain yang dapat diakses dan dilihat siapa saja secara real time, mirip dengan mesin pencari Google. Dengan teknologi blockchain, aset digital dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan protokol.

Aset digital ini kemudian dapat digunakan untuk mentransfer nilai finansial dari satu pihak ke pihak lain, dapat bertindak sebagai ‘alat’ untuk mengamankan protokolnya, dan berbagai manfaat lainnya.

Blockchain memperkenalkan gagasan “desentralisasi” di mana berbagai aplikasi dan bisnis dapat berjalan tanpa adanya pihak pusat yang memegang seluruh kendali. Namun, Blockchain juga dapat diprogram supaya bisa dikendalikan oleh pihak pusat sesuai dengan kebutuhan perusahaan yang menggunakannya.

Kemudian, istilah Web3 mengacu pada gambaran besar penggunaan teknologi blockchain yang sebagian besar terdesentralisasi. Dimana pengguna dapat mengadopsi decentralized applications untuk aktivitas sehari-hari mereka (yaitu membuat konten untuk di-host di server terdesentralisasi; mengirim pembayaran menggunakan cryptocurrency dan dompet kripto; memiliki properti digital sebagai NFT; dll.) Blockchain dan cryptocurrency yang terdesentralisasi hanyalah beberapa dari banyak sektor yang didukung oleh Web3.

Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia dengan sekitar 275 juta penduduk, dan juga ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Indonesia memiliki ekonomi yang berkembang pesat dengan hampir seperempat populasi penduduknya adalah kaum muda berusia 10 hingga 24 tahun.

Menurut Kustodian Sentral Efek Indonesia, pada tahun 2021 jumlah portofolio investor Indonesia tumbuh pada level tertinggi dalam lima tahun karena generasi milenial dan generasi Z berbondong-bondong masuk ke market crypto, difasilitasi oleh aplikasi fintech. Selain itu, pada tahun 2021 jumlah investor tunggal mencapai 7,35 juta.

Angka ini menggambarkan adopsi pasar blockchain, Web3, dan kripto memiliki pangsa sebesar 3% dari total populasi Indonesia. Yang berarti, ada potensi besar untuk industri Web3 berkembang lebih jauh karena teknologi juga akan turut berkembang lebih pesat.

baca juga

Pemerintah Indonesia mengatur 25 bursa kripto domestik melalui Bappebti, sembari tetap mendukung penggunaan teknologi blockchain sebagai solusi yang menguntungkan bagi sektor swasta. Pemerintah telah menganjurkan pendekatan sandbox untuk eksperimen blockchain dengan mendirikan Kawansan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Digital Park di Batam dimana penyedia solusi blockchain global dapat menikmati lingkungan yang ramah investor dengan infrastruktur bisnis yang dikembangkan.

Pada Agustus 2022, perusahaan teknologi terbesar di Indonesia, Gojek Tokopedia Go To (GOTO) juga bergabung dengan industri blockchain dan Web3 dengan mengakuisisi kripto exchange lokal, menandakan tren ekspansi industri blockchain.

Blockchain dan Web3 memiliki potensi yang tidak terbatas untuk mengubah sebagian besar industri yang ada saat ini. Berbagai aktivitas yang kita lakukan saat ini, kebanyakan dikendalikan oleh entitas publik atau swasta terpusat yang berarti mereka bertanggung jawab untuk mengamankan data kita, harus tetap netral ditengah berbagai kepentingan yang ada, mengambil biaya komisi, dll. Masalahnya adalah, sejarah telah menunjukkan kepada kita bahwa mereka yang berkuasa tidak dapat dipercaya untuk selalu “bermain sesuai aturan”.

Di sisi lain, blockchain dan Web3 adalah teknologi open-source yang aman, terdesentralisasi, dan transparan supaya semua orang bisa melihat apakah aturan dipatuhi atau tidak.

Generasi muda akan memainkan peran besar dalam membentuk tren budaya, sosial, dan ekonomi masa depan mulai dari adopsi teknologi hingga adopsi kuliner, musik, dan mode. Dalam jangka panjang, generasi muda semakin memahami teknologi dan lebih tertarik terhadap cryptocurrency daripada saham. Generasi muda tumbuh di era ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan terhadap perusahaan, dan menghargai inovasi baru yang dapat mengubah cara lama berbisnis sambil memberikan ‘lapangan bermain’ yang adil dan setara kepada siapa pun yang ingin berpartisipasi.

Dengan demikian, talenta muda secara global menjadi sadar akan peluang masa depan yang dihadirkan oleh blockchain dan Web3. Banyak lulusan universitas berbakat, profesional muda maupun yang lebih tua, dan profesional mapan yang sekarang beralih melamar ke pekerjaan blockchain dan Web3 yang mereka lihat sebagai peluang sekali seumur hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pintu Edukasi Crypto dan Blockchain ke Tiga Kampus Besar Indonesia

Pintu Edukasi Crypto dan Blockchain ke Tiga Kampus Besar Indonesia

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2022 | 10:11 WIB

CEO dan Pendiri BlockchainSpace Menyoroti Dampak Kolaborasi dalam Mempercepat Web3 Gaming

CEO dan Pendiri BlockchainSpace Menyoroti Dampak Kolaborasi dalam Mempercepat Web3 Gaming

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2022 | 07:18 WIB

Bank Indonesia Pastikan Kontrol Rupiah Digital Meski Adopsi Teknologi 'Kripto'

Bank Indonesia Pastikan Kontrol Rupiah Digital Meski Adopsi Teknologi 'Kripto'

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2022 | 08:31 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×