Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Harga Minyak Turun Dampak Kekhawatiran Resesi Global dan COVID-19 di China

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:03 WIB
Harga Minyak Turun Dampak Kekhawatiran Resesi Global dan COVID-19 di China
Ilustrasi kilang minyak milik Saudi Aramco. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak kembali turun pada sesi ketiga berturut-turut di pasar Asia pada Rabu (12/10/2022) akibat kekhawatiran investor terhadap permintaan bahan bakar dari meningkatnya risiko resesi global dan pengetatan pembatasan COVID-19 di China.

Minyak mentah berjangka Brent merosot 51 sen atau 0,5 persen, menjadi diperdagangkan di 93,78 dolar AS per barel pada pukul 00.33 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan di 88,66 dolar AS per barel, tergelincir 69 sen atau 0,8 persen. Kedua harga acuan melemah 2,0 persen di sesi sebelumnya.

Pada Selasa (11/10/2022) kemarin, IMF memangkas perkiraan pertumbuhan global untuk 2023 dan memperingatkan peningkatan risiko resesi global.

IMF juga mendesak bank-bank sentral untuk terus berjuang melawan inflasi bahkan ketika investor khawatir pembuat kebijakan dapat memicu penurunan ekonomi yang tajam dengan menaikkan biaya pinjaman terlalu cepat dan terlalu tinggi.

Secara terpisah, Presiden Fed Bank of Cleveland, Loretta Mester mengatakan Federal Reserve AS perlu terus maju dengan pengetatan kebijakan moneter karena belum mengendalikan inflasi.

Dolar menguat secara luas semalam, setelah seorang pejabat tinggi bank sentral Inggris (BoE) mengatakan kepada para manajer dana pensiun untuk menyelesaikan penyeimbangan kembali posisi mereka pada Jumat (14/10/2022), ketika bank sentral Inggris akan mengakhiri program pembelian obligasinya.

Dolar yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi dolar lebih mahal bagi pemegang mata uang lain dan cenderung membebani minyak dan aset-aset berisiko lainnya.

Saat ini pasar dengan hati-hati menunggu rilis data indeks harga konsumen (IHK) AS pada Kamis (13/10/2022), kata analis CMC Markets Tina Teng.

"Data yang lebih panas dari perkiraan dapat kembali memicu sentimen investor, yang akan mengintensifkan ketakutan resesi saat ini, menekan harga minyak lebih lanjut," kata Teng.

Pasar minyak juga tertekan oleh pengetatan pembatasan COVID-19 di China, konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Kota-kota besar China termasuk Shanghai dan Shenzhen telah meningkatkan pengujian COVID-19 dan memperketat pembatasan setelah infeksi naik ke level tertinggi sejak Agustus.

"Otoritas China mengindikasikan bahwa tidak akan ada relaksasi dalam kebijakan COVID-19 mereka, yang semakin memperburuk situasi permintaan," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan.

Di sisi penawaran, stok minyak mentah AS diperkirakan telah meningkat 1,8 juta barel dalam seminggu hingga 7 Oktober, setelah turun dua minggu sebelumnya, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Selasa (11/10/2022).

Data persediaan tertunda satu hari dalam minggu ini karena hari libur pada Senin (10/10/2022). Data industri dari American Petroleum Institute akan dirilis pada Rabu pukul 16.30 waktu setempat (20.30 GMT), sementara Badan Informasi Energi AS akan merilis datanya pada pukul 11.00 waktu setempat (15.00 GMT) pada Kamis (13/10/2022).

Pekan lalu, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, bersama-sama dikenal sebagai OPEC+, memutuskan untuk memangkas target produksi mereka sebesar 2 juta barel per hari.

Pengetatan prospek pasokan setelah pengumuman OPEC+ kini "sebagian besar diabaikan oleh pasar", kata ANZ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga CPO Riau Menguat Imbas OPEC Kurangi Produksi

Harga CPO Riau Menguat Imbas OPEC Kurangi Produksi

Riau | Rabu, 12 Oktober 2022 | 08:40 WIB

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Ancaman Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Ambles 2 Persen

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2022 | 07:36 WIB

Kebijakan Ekspor CPO Sebagai Solusi Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi

Kebijakan Ekspor CPO Sebagai Solusi Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 01:43 WIB

Pasien Covid-19 di Kaltim Bertambah 36 Orang, Balikpapan Masih Zona Merah

Pasien Covid-19 di Kaltim Bertambah 36 Orang, Balikpapan Masih Zona Merah

Kaltim | Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:12 WIB

SBY Soroti dampak Resesi hingga Perang Rusia-Ukraina, Tiga Krisis Ini Mengancam Warga Indonesia

SBY Soroti dampak Resesi hingga Perang Rusia-Ukraina, Tiga Krisis Ini Mengancam Warga Indonesia

Jogja | Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:46 WIB

Waduh! IDAI Ungkap 131 Anak Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius, Gara-Gara Covid-19?

Waduh! IDAI Ungkap 131 Anak Alami Gangguan Ginjal Akut Misterius, Gara-Gara Covid-19?

Health | Selasa, 11 Oktober 2022 | 21:05 WIB

Terkini

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:38 WIB

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Harga Aspal Jadi Mahal Gegara Rupiah Lemah, Kementerian PU Ganti Pakai Beton

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:38 WIB

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

DPR Soroti PSN 1 Juta Hektare, Begini Katanya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:20 WIB

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:16 WIB

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

GMFI Kejar Laba Bersih 35,1 Juta Dolar AS di 2026, Begini Strateginya

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 21:05 WIB