Pengamat Soroti Kenaikan Suku Bunga BI: Pengetatan Moneter Buat Ekonomi Makin Kaku

M Nurhadi

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:36 WIB
Pengamat Soroti Kenaikan Suku Bunga BI: Pengetatan Moneter Buat Ekonomi Makin Kaku
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kenaikan suku bunga Bank Indonesia diklaim sebagai langkah meredam ekspektasi inflasi yang tinggi (overshoting) akibat tekanan dari sektor eksternal.

"Kenaikan suku bunga oleh BI merupakan langkah dalam menekan laju inflasi dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah," kata Pengamat ekonomi Universitas Jember Adhitya Wardhono kepada Antara.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, BI kembali menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin menjadi 4,75 persen pada rapat Dewan Gubernur pada Oktober 2022 dan kenaikan tersebut tidak dapat dihindari.

"Hal itu menjadi langkah pendahuluan untuk memastikan inflasi inti kembali ke sasaran di semester pertama 2023 dan inflasi Indonesia pada September 2022 jauh di luar sasaran yaitu sebesar 5,95," ujar dia, Kamis (27/10/2022) melam.

Ia melanjutkan, hingga kini inflasi domestik juga belum menunjukkan penurunan di tengah tekanan internal (dampak tidak langsung dari BBM dan aspek produksi dan konsumsi yang masih terus meningkat).

Ditambah lagi, isu resesi global yang semakin berhembus kencang membumbui pesimisme pelaku ekonomi. Beberapa biangnya adalah gangguan rantai pasok dan ledakan harga komoditas akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina yang menjadi penyebab utama peningkatan inflasi global.

"Pengetatan moneter yang dilakukan sejumlah negara untuk meredam inflasi yang terlalu tinggi menyebabkan perekonomian dunia menjadi lebih kaku, sehingga menyebabkan pelaku ekonomi berekspektasi bahwa isu stagflasi bisa menjadi keniscayaan," kata dia.

Dari sisi nilai tukar rupiah, lanjutnya, potensi pengetatan moneter di sejumlah negara masih perlu diwaspadai dan pada Oktober tercatat nilai rupiah jatuh di atas Rp15.000 akibat derasnya capital outflow sebagai impak suku bunga luar negeri yang lebih bergairah.

"Oleh karena itu, Bank Indonesia mau tidak mau perlu menaikkan suku bunga sampai taraf tertentu untuk menekan inflasi, stabilisasi nilai tukar rupiah dan guna menjaga rupiah agar tetap terlihat menarik," ucap pakar moneter itu.

baca juga

Walaupun capital outflow tidak sepenuhnya dapat dibendung, paling tidak BI memberikan policy stance yang jelas untuk menjaga ekspektasi para agen ekonomi.

Adhitya menjelaskan hasil rapat Dewan Gubernur BI pada Oktober 2022 yang menaikkan lagi suku bunga bisa jadi memiliki alasan mendasar untuk melindungi aset terutama aset rupiah dipandang menarik bagi investor portofolio asing.

"Kenaikan itu tentunya sudah diperkirakan dan dihitung agar tidak menggerus dan mendistorsi target laju pertumbuhan ekonomi pasca pandemi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Tiongkok Hingga Uni Eropa Berpengaruh Pada Potensi Resesi Indonesia, Pakar Ungkap Alasannya

Ekonomi Tiongkok Hingga Uni Eropa Berpengaruh Pada Potensi Resesi Indonesia, Pakar Ungkap Alasannya

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:46 WIB

Transaksi Money Changer di Bali Rata-rata Rp 627 Miliar Per Bulan, Naik 161 Persen

Transaksi Money Changer di Bali Rata-rata Rp 627 Miliar Per Bulan, Naik 161 Persen

Bali | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 09:41 WIB

Begini Cara Agar Indonesia Selamat dari Resesi Dunia Tahun 2023

Begini Cara Agar Indonesia Selamat dari Resesi Dunia Tahun 2023

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 08:34 WIB

Ekonomi Ukraina Makin Tertekan, Inflasi 30 Persen Diprediksi Sulit Turun

Ekonomi Ukraina Makin Tertekan, Inflasi 30 Persen Diprediksi Sulit Turun

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 07:22 WIB

4 Hal yang Harus Kamu Persiapkan saat Menghadapi Resesi Ekonomi

4 Hal yang Harus Kamu Persiapkan saat Menghadapi Resesi Ekonomi

Your Say | Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:29 WIB

Indonesia Butuh Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Indonesia Butuh Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 16:05 WIB

Terkini

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:13 WIB

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

Jurus Rahasia SBY saat Disadap: Saya Komunikasi Pakai Caraka

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Sadar Nggak? Kamu Sedang Diperbudak Algoritma Lewat Skandal Artis

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:11 WIB

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

Kasus Sadap Prabowo, Kapolri Didesak Bersih-bersih dan Usut Tuntas 'Gerombolan' Listyo

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:10 WIB

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Dokter Soroti Pasien Sirosis Kurang Diperhatikan Pemerintah, Biaya Cangkok Hati Capai Rp2 Miliar

Health | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo: Ujian bagi UU Perlindungan Data di Tengah Abuse of Power

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:09 WIB

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

Listyo Tersangka Penyadapan Prabowo, SBY: Politik Kita Terlalu Liar, Saya Khawatir Rakyat Takut

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:05 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

×