Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Kebijakan Erick Tohir Lewat Program Makmur Diapresiasi Pengamat

Iwan Supriyatna

Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:11 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Kebijakan Erick Tohir Lewat Program Makmur Diapresiasi Pengamat
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat ditemui di kawasan Sarinah (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Pengamat Ekonomi dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Abdul Muthalib mengapresiasi kebijakan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melalui program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) karena terbukti meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia.

Makmur merupakan program yang diluncurkan oleh Erick Thohir pada Agustus 2021. Melalui program Makmur, keuntungan yang didapat pada petani saat ini mengalami kenaikan sebesar 47%- 50%.

Selain itu, program Makmur meningkatkan produktivitas pertanian. Untuk produktivitas padi yang naik 36%, tebu naik 17%, sementara jagung naik 38%.

“Menteri Erick Tohir meluncurkan program Makmur yang merupakan inisiatif PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai upaya solusi pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Abdul Muthalib.

“Tentu membantu mensejahterakan petani dan itu patut diapresiasi,” imbuhnya

Dijelaskan Abdul Muthalib, program Makmur ini terdiri dari berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian, mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian.

Selanjutnya ada juga disiapkan akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian, serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani.

“Program ini adalah kolaborasi dari multi stakeholder, mulai dari perbankan, produsen pupuk, penyedia agro input, sampai pemerintah daerah, petugas PPL, hingga asuransi dan tentunya juga offtaker, atau pihak yang membeli hasil panen petani, baik BUMN maupun swasta,” jelasnya lagi.

Dikatakan Abdul Muthalib, Indonesia sejak dahulu sudah kaya dengan hasil dari pertanian yang melimpah seperti padi, kedelai, jagung, kacang tanah, ketela pohon dan ubi jalar. Artinya, sumber daya alam (SDA) Indonesia sangat mendukung untuk mensejahterakan petani Indonesia, tergantung sistem pengelolaannya.

baca juga

“Selain itu, ada juga hasil dari pertanian yang disebut sebagai hasil pertanian tanaman perdagangan yaitu teh, kopi, kelapa, kina, cengkeh, tebu, karet dan yang lainnya. Sektor pertanian pada tahun 2021 tumbuh 1,84 persen (yoy) dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional sebesar 13,28 persen,” ucapnya.

Lanjut Abdul Muthalib, pada Q2-2022 sektor pertanian menunjukan konsistensi dengan pertumbuhan positif 1,37 persen (yoy), dan berkontribusi 12,98 persen terhadap perekonomian nasional.

“Salah satu indikator pertumbuhan pertanian adalah pupuk, dimana pupuk dapat meningkatkan produktivitas dan tentu berkorelasi terhadap pendapatan para petani,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, sektor pangan menjadi pondasi utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hanya saja dia mengaku bila industri pertanian dan perikanan belum optimal meski memiliki potensi yang besar.

BUMN pun mencoba mendorong optimalisasi kedua sektor tersebut dengan sejumlah program inisiatif seperti Makmur. Erick menambahkan, program ekosistem pertanian yang terintegrasi per September 2022 telah menjangkau 163.761 petani dengan realisasi lahan mencapai 254.817 hektare (ha).

Di sisi lain, BUMN juga melakukan revitalisasi industri gula nasional untuk ketahanan pangan dan energi. Erick menyampaikan, PTPN dan Pertamina telah bekerja sama dengan target memanfaatkan tebu sebagai campuran (BBM) atau bioetanol.

Erick menargetkan, kerja sama ini mampu menghasilkan 1,2 juta kiloliter bioethanol pada 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kawasan Wisata Baru Bakauheni Harbour City Ditarget Selesai 2023

Kawasan Wisata Baru Bakauheni Harbour City Ditarget Selesai 2023

Lampung | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 12:57 WIB

Erick Thohir Ungkap BUMN yang Berkontribusi Besar pada Pasar Modal

Erick Thohir Ungkap BUMN yang Berkontribusi Besar pada Pasar Modal

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2022 | 20:29 WIB

Farel Prayoga Duet dengan Anggun C Sasmi Banjir Pujian, Netizen: Wuih Pinter Nyanyi Inggris

Farel Prayoga Duet dengan Anggun C Sasmi Banjir Pujian, Netizen: Wuih Pinter Nyanyi Inggris

Soreang | Kamis, 27 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Terkini

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

×