Nikel Indonesia Banyak Dikuasai China, Pengusaha Pribumi Makin Tak Berdaya

Iwan Supriyatna

Jum'at, 04 November 2022 | 05:56 WIB
Nikel Indonesia Banyak Dikuasai China, Pengusaha Pribumi Makin Tak Berdaya
Ilustrasi Nikel. (Antara)

Suara.com - Ekonom Universitas Indonesia atau UI Faisal Basri mempersoalkan penguasaan sumber daya alam (SDA) nikel Indonesia yang saat ini disebut-sebut dikuasai oleh negeri tirai bambu, China. Hal itu didasari oleh kebijakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tentang pelarangan ekspor nikel mentah (bijih nikel).

Faisal sapaanya menyampaikan hal itu dalam sebuah video berdurasi 1 menit 3 detik yang tersebar di sosial media twitter. Video tersebut turut dikomentari oleh sejumlah pihak salah satunya eks Menko Kemaritiman Rizal Ramli melalui akun twitternya @RamliRizal.

"Anda Tahu akibat bijih nikel dilarang (ekspor)? 95 persen bijih nikel dipakai untuk perusahaan China. Dikasih harga, kan enggak ada harganya. Harga di Shanghai 80 dolar, pemerintah resmi menetapkan (harga) buat China-China itu 35 dolar. 95 persen produknya diekspor ke China," papar Faisal.

Dalam video itu, Faisal mengungkapkan, bahwa dirinya sempat mempertanyakan dan menyampaikan soal dampak buruk dari kebijakan itu termasuk soal China yang bebas bayar pajak (ekspor nikel). Faisal pun mengaku bahwa kritiknya sudah sampai di sidang kabinet Jokowi.

"Ini saya sudah bilang ke mana-mana. Bahkan (dibahas) ke sidang kabinet, ratas (rapat terbatas)," kata Faisal.

Faisal pun mempertanyakan apa yang didapat oleh rakyat Indonesia dari kebijakan tersebut. Pasalnya, Faisal heran berkali-kali kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel disampaikan ke publik.

"Kebohongan luar biasa itu. Kita, maksudnya rakyat Indonesia dapat apa. China yang dapat Rp450 triliun itu. Jadi jangan main-main urus negara, Pak Jokowi," beber Faisal.

Sementara itu, Rizal Ramli dalam akun twitternya meyakini kebenaran pernyataan Faisal Basri. RR sapaanya menyebut Faisal Basri jelas dan gamblang menyampaikan kerugian dari kebijakan itu.

"Faisal jelas dan gamblang soal kerugian dari kebijakan nikel. Kok masih banyak yang suka ngibul ya," respon Rizal Ramli menimpali video viral Faisal Basri tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Telah Dikenal Sebagai Produsen Nikel Terbesar Dunia

Indonesia Telah Dikenal Sebagai Produsen Nikel Terbesar Dunia

Tantrum | Kamis, 03 November 2022 | 08:37 WIB

Pada 3Q22, Biaya Eksplorasi Preliminary Antam Capai Rp38,90 M untuk Emas, Nikel dan Bauksit

Pada 3Q22, Biaya Eksplorasi Preliminary Antam Capai Rp38,90 M untuk Emas, Nikel dan Bauksit

Bisnis | Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:38 WIB

Kawasan Industri Nikel Terbesar di Indonesia Bakal Berikan Pelatihan Kepada 17 Ribu Pekerja

Kawasan Industri Nikel Terbesar di Indonesia Bakal Berikan Pelatihan Kepada 17 Ribu Pekerja

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2022 | 22:08 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×