Jokowi Pakai Vaksin IndoVac Booster Penguat, Wujud Apresiasi Karya Anak Bangsa

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 26 November 2022 | 14:08 WIB
Jokowi Pakai Vaksin IndoVac Booster Penguat, Wujud Apresiasi Karya Anak Bangsa
Presiden Joko Widodo menyaksikan penyuntikan perdana vaksin COVID-19 IndoVac di PT Bio Farma Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). [ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengapresiasi Pemerintah menggunakan vaksin IndoVac buatan anak negeri sebagai vaksin booster kedua atau booster penguat buat masyarakat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Keberadaan Indonesia Vaccine atau IndoVac, menjadi bukti nyata wujud apresiasi Presiden Jokowi terhadap vaksin karya anak bangsa yang memiliki kualitas yang baik, aman, dan halal.

“Kita apresiasi, support dan mendukung langkah pemerintah yang sudah menggulirkan program vaksin booster kedua. Saya kira berikutnya kepada masyarakat kita yang belum divaksin maupun yang belum di booster, ayo selamatkan diri, perkuat diri dengan menambah daya tahan tubuh kita melalui vaksin Booster,” kata Rahmad Handoyo.

Anggota Fraksi PDIP ini menuturkan, DPR RI dan masyarakat menyambut baik vaksin IndoVac yang diproduksi dalam negeri dan sudah digunakan sebagai vaksin booster kedua. Menariknya, kata Rahmad Handoyo, Presiden Jokowi menjadikan dirinya sebagai orang pertama yang divaksin booster kedua menggunakan vaksin hasil karya anak bangsa ini.

“Saya kira sangat positif dan sambut antusias setelah menunggu sekian lama vaksin karya anak bangsa resmi digunakan, dan itu digunakan oleh bapak presiden yang ikut menjadi yang di vaksin, sekaligus bapak presiden menggerakkan kembali masyarakat untuk vaksin booster, terutama untuk lansia atau booster yang kedua,” ujarnya.

“Nah namun demikian dengan adanya karya anak bangsa ini, saya kira sudah menambah perbendaharaan vaksin atau stok vaksin kita, sehingga masyarakat jangan khawatir stok vaksin cukup. Saat ini yang menjadi PR besar adalah antusias rakyat kita yang vaksin booster sangat rendah, ayo kita menuju fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin Booster,” sambungnya.

Menurut Rahmad Handoyo, vaksin IndoVac sudah dipastikan aman untuk digunakan oleh masyarakat, dari anak muda hingga para lanjut usia (Lansia). Pasalnya, vaksin Indovac ini sebelumnya diperuntukkan kepada para tenaga kesehatan (Nakes).

“Terlebih bapak presiden juga menghimbau agar para lansia untuk vaksin booster yang kedua yang tadinya adalah hanya diperuntukkan untuk para nakes. Nah sekarang ini diperluas untuk para lansia untuk mendapatkan vaksin booster yang kedua,” ucapnya.

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah V ini melanjutkan, Komisi IX DPR RI selalu mendukung Presiden Jokowi untuk mempercepat vaksin booster kedua, karena sebaran COVID-19 masih tinggi di Indonesia, khususnya di Jakarta. 

“Saya memahami dan mensuport betul mendukung penuh langkah yang dianjurkan oleh bapak presiden, karena saat ini pandemi masih berbahaya, beresiko bagi saudara kita yang resiko tinggi dan belum divaksin. Lansia ini harus diperkuat lagi, daya tahan tubuh melalui vaksin booster,” jelasnya.

Buat Rahmad Handoyo, penggunaan vaksin Indovac yang dibuat oleh anak bangsa dijadikan sebagai momentum untuk menggerakkan kembali percepatan vaksin booster kedua.

“Saya kira harus segera digerakkan kembali oleh seluruh eksponen-eksponen bangsa, atau pemerintah daerah khususnya,” ungkapnya.

Diakui anak buah Megawati Soekarnoputri itu, vaksin booster pertama sejauh ini belum sesuai target Pemerintah, hingga hal ini perlu digaungkan kembali agar masyarakat Indonesia kembali melakukan vaksin booster pertama dan kedua. 

“Vaksin banyak, jutaan vaksin sudah ada di Indonesia, stoknya sudah ada sehingga untuk melawan dan menangkal covid saat ini, dua hal utama ya protokol kesehatan tetapkita gunakan,” bebernya.

“Dalam rangka untuk menghindarkan diri kita dan melindungi diri kita dari terpaparnya Covid-19, sedangkan vaksin itu dalam rangka untuk menekan hospital rate-nya kalau toh pada akhirnya terpapar Covid-19 dan agar tidak sampai parah hingga masuk ke rumah sakit, nah itu tujuan utama kita untuk vaksin booster,” tutup Rahmad Handoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

Aturan Penggunaan Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri, Bisa Dosis Primer hingga Booster

News | Rabu, 23 November 2022 | 15:53 WIB

Peran Erick Thohir Dalam Upaya Wujudkan Kemandirian Kesehatan Lewat Produksi Vaksin IndoVac

Peran Erick Thohir Dalam Upaya Wujudkan Kemandirian Kesehatan Lewat Produksi Vaksin IndoVac

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:56 WIB

Erick Thohir Ungkap Perjalanan Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan BUMN

Erick Thohir Ungkap Perjalanan Vaksin Covid-19 IndoVac Buatan BUMN

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2022 | 14:06 WIB

Terkini

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Ungkap Ketimpangan ASN Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:33 WIB