Peran Erick Thohir Dalam Upaya Wujudkan Kemandirian Kesehatan Lewat Produksi Vaksin IndoVac

Iwan Supriyatna

Senin, 17 Oktober 2022 | 11:56 WIB
Peran Erick Thohir Dalam Upaya Wujudkan Kemandirian Kesehatan Lewat Produksi Vaksin IndoVac
Presiden Joko Widodo menyaksikan penyuntikan perdana vaksin COVID-19 IndoVac di PT Bio Farma Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). [ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Lahirnya IndoVac produksi dalam negeri tidak terlepas dari peran Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang sejak awal pandemi Covid-19 berjuang dalam membangun kemandirian kesehatan nasional. Erick juga mendorong agar BUMN Farmasi juga bisa mengembangkan vaksin Covid-19 sendiri

Anggota Komisi VI DPR, I Nyoman Parta mengapresiasi kinerja pemerintah melalui kementerian BUMN karena telah berhasil memproduksi Vaksin IndoVac karya anak bangsa. Hal itu menjadi bukti kualitas SDM Indonesia tidak kalah dengan asing, bahkan setara dengan negara-negara maju.

"Kinerja Bio Farma ini cukup baik, sudah berhasil membuat vaksin lokal berkualitas internasional," kata Anggota Komisi VI DPR, I Nyoman Parta.

Kesuksesan Bio Farma ini, kata Anggota Fraksi PDIP, tidak lepas dari arahan dan perhatian khusus Presiden Joko Widodo terkait produksi vaksin agar tidak ketergantungan pada impor. Presiden memberikan antensi khusus kepada Menteri BUMN, Erick Thohir untuk mengubah paradigma BUMN ke depan agar berkontribusi untuk rakyat.

"Sorotan Presiden Jokowi soal ketersediaan vaksin ini harus digaris bawahi. Karena itu, vaksin tidak boleh terus menerus impor, bisa menguras APBN, jadi wajar BUMN dipacu untuk bisa memproduksi sendiri," ujarnya.

Legislator dari Pulau Dewata ini menilai sudah seharusnya BUMN Farmasi, terlebih Biofarma harus mengutamakan karya anak bangsa dalam memperkuat kemandirian dan ketahanan kesehatan.

"Sudah saatnya Indonesia bisa swasembada vaksin, bahkan ke depan produksi vaksin ini bisa diekspor untuk menambah pemasukan negara," terangnya.

Parta-sapaan akrabnya mendorong agar Holding BUMN Farmasi bisa bersinergi dan menghasilkan roadmap yang jelas dan membantu pemerintah merealiasikan rencana besar agar Indonesia tidak lagi tergantung vaksin luar negeri.

"Nah, kemarin disebut punya cita-cita, pada 2027 sudah terbangun ekosistem kesehatan yang dengan nilai Rp94 triliun, yaitu 25 persen dari pangsa pasar. Saran saya, kalau bisa dipercepat, jadikan situasi paska pandemi Covid-19 ini sebagai peluang dan tantangan," paparnya.

baca juga

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meluncurkan sekaligus meninjau penyuntikan perdana vaksin COVID-19 produksi dalam negeri yaitu Vaksin IndoVac, di pabrik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022).

Bahkan Presiden Jokowi meminta jajarannya untuk mendukung sekaligus mendorong program pengembangan vaksin di tanah air agar Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan vaksin nasional.

“Pak Menteri BUMN, Pak Menteri Kesehatan, dorong terus Bio Farma sehingga nanti akan betul-betul menghasilkan sebuah revenue yang semakin besar bagi negara dan kita memiliki kemandirian, berdikari betul di dalam urusan vaksin,” ujar Presiden lagi.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa pengembangan vaksin COVID-19 produksi dalam negeri ini merupakan langkah awal dari upaya untuk mendukung ketahanan kesehatan di Indonesia.

Langkah selanjutnya, Kemeneg BUMN akan terus mendorong kerja sama sejenis. “Ini baru langkah awal, kami terus mendorong kerja sama-kerja sama serupa, seperti kemarin yang ditandatangani juga di Inggris, dengan ProFactor,” ujarnya.

Jadi, lanjut Erick, mirip tentu seperti yang dilakukan hari ini, pihaknya bekerja sama soal R&D-nya tapi tentu lisensinya, merknya punya kita, dan memproduksi di kita,” tegasnya.

Erick menambahkan, pihaknya bersama Menteri Kesehatan menyiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi pandemi atau penyakit yang mungkin terjadi.

“Dengan ProFactor, kemarin kita menandatangani yaitu vaksin hemofilia yaitu kekentalan darah, dan ini kita menjadi hubnya produksi untuk vaksin dunia. ProFactor akan mendistribusikan ke Eropa dan Amerika, tetapi Indonesia tentunya untuk Asia, Afrika, dan lain-lain. Inilah contoh kerja sama yang terus kita dorong ke depan,” pungkas Menteri BUMN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Nama-nama yang Layak Gantikan Iwan Bule Bila Mundur Jadi Ketua PSSI

Muncul Nama-nama yang Layak Gantikan Iwan Bule Bila Mundur Jadi Ketua PSSI

Riau | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 13:48 WIB

Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Penggunaan Vaksin Indovac di Kota Bandung Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Purwasuka | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 21:30 WIB

Yana Mulyana Sambut Positif Hadirnya Vaksin Indovac

Yana Mulyana Sambut Positif Hadirnya Vaksin Indovac

Purwasuka | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 19:36 WIB

Terkini

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

×