Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Pendapatan Modernland Realty Tembus Rp 614,55 Miliar di Semester I 2022

Iwan Supriyatna

Sabtu, 03 Desember 2022 | 06:49 WIB
Pendapatan Modernland Realty Tembus Rp 614,55 Miliar di Semester I 2022
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Public Expose, bertempat di Modern Golf & Country Club, Kota Modern, Tangerang.

Suara.com - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Public Expose, bertempat di Modern Golf & Country Club, Kota Modern, Tangerang. Acara Public Expose Perseroan dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris dan Manajemen.

Tujuan diselenggarakannya Public Expose ini adalah untuk memberikan gambaran kinerja Perseroan, fakta material dan tantangan yang dihadapi oleh Perseroan di tahun 2022, serta prospek usaha Perseroan di tahun 2023.

Dharma Mitra, Direktur Perseroan dalam pemaparannya menjelaskan, pemulihan sektor properti di Indonesia yang terjadi sepanjang semester I-2022 dapat dikatakan masih berada pada fase awal, sehingga pertumbuhan tersebut masih akan menghadapi beberapa tantangan hingga akhir tahun.

Selain bertumpu pada permintaan pasar yang masih besar, kinerja sektor properti yang positif selama paruh pertama tahun ini dipicu beberapa penopang antara lain insentif fiskal dari pemerintah.

Memasuki semester II-2022, sektor properti kembali menghadapi tantangan yang berarti, dimana pelaku industri harus menghadapi berbagai kenaikan harga, mulai dari material hingga ongkos distribusi.

Kenaikan harga-harga tercermin dari tingkat inflasi yang menembus level 5,95% dan 5,71% pada bulan September 2022 dan Oktober 2022, dimana komoditas utama penyumbang inflasi antara lain adalah harga bahan bakar dan tarif angkutan umum.

Di sisi lainnya, kenaikan inflasi direspon oleh bank sentral dengan menaikkan tingkat suku bunga acuan, dimana terhitung sejak bulan Agustus 2022 suku bunga acuan telah mengalami kenaikan sebanyak empat kali berturut-turut, yaitu pada bulan Agustus sebanyak 25 bps (baca: basis point), bulan September sebanyak 50 bps, bulan Oktober sebanyak 50 bps dan pada bulan November sebanyak 50 bps sehingga suku bunga acuan saat ini adalah 5,25%.

Secara makro ekonomi kenaikan berkala suku bunga acuan ini menjadi antisipasi terhadap kemungkinan inflasi yang semakin tinggi, namun di sisi lain faktor kenaikan suku bunga acuan yang diiringi tekanan secara faktual berupa kenaikan harga-harga, dapat berimbas negatif terhadap daya beli masyarakat khususnya pada sektor properti.

"Selain kenaikan inflasi dan kenaikan suku bunga acuan yang terjadi, tidak stabilnya kurs mata uang asing juga mempengaruhi kinerja Perseroan karena liabilitas Perseroan didominasi oleh utang dalam bentuk valas. Namun demikian Perseroan telah mempersiapkan mitigasi risiko yang dapat ditimbulkan dari kondisi ketidakpastian nilai tukar mata uang asing," ujar Dharma Mitra.

baca juga

Lebih lanjut Dharma Mitra mengatakan, di tengah kondisi makro ekonomi yang berdampak pada pasar properti, Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja pemasaran antara lain dengan meluncurkan klaster-klaster baru di beberapa proyek Perseroan serta memberikan skema pembayaran yang lebih fleksibel kepada konsumen. Selain itu, Perseroan juga mempercepat pembangunan yang memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan serta meningkatkan kepercayaan konsumen.

Pemulihan kinerja pemasaran terlihat pula pada sektor industrial, dimana pada segmentasi ini Perseroan mencatatkan pertumbuhan pemasaran yang cukup baik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan berharap pertumbuhan ekonomi baik global maupun nasional dapat berjalan ke arah positif, mengingat iklim investasi baik yang berasal dari lokal maupun internasional sangat dipengaruhi kondisi ekonomi dan geopolitik yang tengah berkembang saat ini.

"Mobilisasi masyarakat yang sudah mulai berangsur ke arah normal seiring dengan program vaksinasi yang semakin menyeluruh pada skala nasional, membawa dampak positif pula pada segmen hospitality yang dikelola oleh Perseroan," kata Dharma Mitra.

Mengenai Kinerja Keuangan Perseroan hingga 30 September 2022, sebagaimana diungkapkan Herman, Direktur Perseroan, dalam sembilan bulan pertama tahun ini, Perseroan berhasil membukukan Pendapatan sebesar Rp614,55 miliar, yaitu mengalami peningkatan sebesar Rp36,36 miliar atau 6,29% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp578,19 miliar.

Sementara Laba Bersih, hingga 30 September 2022, Perseroan membukukan Laba Bersih sebesar Rp234,51 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp694,70 miliar atau 150,96% bila dibandingkan dengan rugi bersih pada periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp460,19 miliar.

"Kenaikan ini terutama disebabkan adanya keuntungan atas penyelesaian sebagian utang obligasi luar negeri serta perubahan atas tingkat suku bunga obligasi luar negeri pasca restrukturisasi," ungkap Herman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Lift Tercepat, Gedung atau Apartemen Kini Mulai Dibangun Pakai Teknologi Canggih

Ada Lift Tercepat, Gedung atau Apartemen Kini Mulai Dibangun Pakai Teknologi Canggih

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 22:01 WIB

Incar Orang Tajir, J-Trust Bank Berharap Bisa Salurkan Kredit KPR Rp25 Miliar Per Bulan

Incar Orang Tajir, J-Trust Bank Berharap Bisa Salurkan Kredit KPR Rp25 Miliar Per Bulan

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 21:52 WIB

Ancaman Resesi Tahun 2023, Bisnis Properti Bakal Cuan atau Boncos?

Ancaman Resesi Tahun 2023, Bisnis Properti Bakal Cuan atau Boncos?

Bisnis | Selasa, 29 November 2022 | 07:02 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×