Jepang Babak Belur Digerus Kroasia, Ekonominya di 2023 Diprediksi Suram

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 07 Desember 2022 | 15:10 WIB
Jepang Babak Belur Digerus Kroasia, Ekonominya di 2023 Diprediksi Suram
Gelandang Jepang Takumi Minamino menangis setelah gagal mengeksekusi tendangan penalti saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Jepang dan Kroasia di Stadion Al-Janoub di Al-Wakrah, selatan Doha, Qatar, Senin (5/12/2022). [OZAN KOSE/AFP]

Suara.com - Tim Sepak Bola Jepang sudah gugur dalam babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Tim Samurai Biru itu dikalahkan Kroasia lewat adu penalti.

Kekalahan tim Jepang sejalan dengan masa depan ekonomi dalam negeri. Para ekonom memprediksi ekonomi Jepang akan suram pada tahun 2023.

Bahkan, menurut Capital Economics, perekonomian Jepang akan memasuki masa resesi, karena pertumbuhan ekspor melambat.

"Kami pikir ekonomi Jepang akan memasuki resesi tahun depan. Resesi sebagian besar akan didorong oleh penurunan ekspor dan juga dengan menjadi lebih berhati-hati, yang biasanya Anda lihat ketika ekspor mulai turun," kata Marcel Thieliant, ekonom senior Jepang di Capital Economics seperti dikutip dari CNBC, Rabu (7/12/2022).

Prediksi ini diperkuat dari laporan pemerintah Jepang terkait defisit perdagangan yang lebih besar dari perkiraan sebesar USD15 miliar pada bulan Oktober. Meski ekspor naik 25,3%, tapi perolehan itu lebih lambat dibandingkan pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 28,9%.

Sementara itu, impor melonjak 53,5% year-on-year di bulan Oktober, lebih tinggi dari pertumbuhan year-on-year sebesar 45% di bulan sebelumnya.

Secara terpisah, Jepang akan merilis revisi PDB kuartal ketiga pada hari Kamis. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kontraksi tahunan 1,1% untuk periode Juli hingga September – setelah melihat kontraksi 1,2% pada kuartal sebelumnya.

Namun, Biro Riset Ekonomi Nasional Jepang melihat penyebab resesi berasal dari penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan yang tersebar di seluruh perekonomian wilayah dan berlangsung lebih dari beberapa bulan.

Thieliant mengatakan Bank of Japan (BOJ) kemungkinan akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-dovish dan tidak akan mulai menaikkan suku bunga acuan, terutama di tengah kekhawatiran resesi.

"Dalam lingkungan itu, akan sangat berani untuk mengetatkan kebijakan moneter," katanya.

Adapun, Inflasi inti Jepang pada November mencapai 3,6%, tertinggi dalam 40 tahun dan lebih tinggi dari target BOJ sebesar 2%.

Meskipun ekonomi terancam resesi, tapi pengeluaran rumah tangga Jepang secara konsisten meningkat, dan tumbuh 1,2% di bulan Oktober dibandingkan tahun lalu.

"Pemulihan pengeluaran harus melambat karena rumah tangga ini terpukul oleh pendapatan riil," pungkas Thieliant.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanda vs Argentina: Van Gaal Sebut De Oranje Lebih Baik dari Brasil

Belanda vs Argentina: Van Gaal Sebut De Oranje Lebih Baik dari Brasil

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:30 WIB

Jelang Final Piala Dunia 2022, Qatar Hapus Kewajiban Punya Kartu Hayya untuk Turis Negara-negara "Khusus", Apa Saja?

Jelang Final Piala Dunia 2022, Qatar Hapus Kewajiban Punya Kartu Hayya untuk Turis Negara-negara "Khusus", Apa Saja?

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 14:29 WIB

Gabriel Jesus Jalani Operasi Lutut karena cedera, Akan Absen 3 Bulan Bela Arsenal

Gabriel Jesus Jalani Operasi Lutut karena cedera, Akan Absen 3 Bulan Bela Arsenal

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 13:57 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB