Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Beli Kendaraan Listrik, Pemerintah Beri Subsidi Beli Mobil Rp80 Juta dan Motor Rp8 Juta

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 15 Desember 2022 | 11:07 WIB
Beli Kendaraan Listrik, Pemerintah Beri Subsidi Beli Mobil Rp80 Juta dan Motor Rp8 Juta
Anggota Paspampres berjaga di samping mobil listrik yang akan digunakan oleh delegasi KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Kamis (10/11/2022). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj].

Suara.com - Pemerintah akhirnya mengungkapkan rencana pemberian insentif dalam pembelian kendaraan listrik. Subsidi yang diberikan untuk mobil listrik sekitar Rp80 juta dan motor listrik sekitar Rp8juta.

"Total dari subsidinya ini akan kami hitung, tapi  untuk pembelian mobil listrik akan diberikan insentif sebesar Rp 80 juta" ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita seperti dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/12/2022).

Selain itu, lanjutnya, pemerintah juga akan memberikan insentif pada pembelian mobil hybrid atau bisa menggunakan bahan bakar listrik dan BBM sebesar Rp60 juta.

Kemudian, insentif untuk motor konversi dari BBM ke listrik sekitar Rp5 juta.

"Insentif ini akan diberikan ke pembeli yang membeli mobil atau motor listrik yang mempunyai pabrik di Indonesia," imbuh dia.

Andre Taulany dan Surya Insomnia jajal naik motor listrik. (dok. Youtube/Andre Taulany)
Andre Taulany dan Surya Insomnia jajal naik motor listrik. (dok. Youtube/Andre Taulany)

Menurut Agus, pemberian insentif memang dibutuhkan untuk membangun ekosistem dan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Indonesia pun, jelas dia, telah menyontek kebijakan ini dari negara-negara tetangga atau sekawasan seperti Thailand hingga China. Negara Eropa juga jadi pedoman untuk mengeluarkan kebijakan ini.

Namun diakui Agus, pemberian insentif di masing-masing negara itu memang berbeda, sesuai dengan kemampuan negara tersebut.

"Seperti negara-negara di Eropa, itu kenapa dia lebih maju dalam penggunaan mobil atau motor listrik, karena memang pemerintahnya memberikan insentif. Di China juga memberikan insentif dan negara yang sebetulnya menjadi kompetitor kita, Thailand juga memberikan insentif," pungkas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Disarankan Bangun Ekosistem Angkutan Umum Dibanding Subsidi Kendaraan Listrik

Pemerintah Disarankan Bangun Ekosistem Angkutan Umum Dibanding Subsidi Kendaraan Listrik

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2022 | 14:55 WIB

Pak Luhut, Jadi Berapa Nih Subsidi Kendaraan Listrik?

Pak Luhut, Jadi Berapa Nih Subsidi Kendaraan Listrik?

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2022 | 08:40 WIB

Dear Rakyat Miskin, Beli LPG 3 Kg Bakal Dibatasi Tahun Depan

Dear Rakyat Miskin, Beli LPG 3 Kg Bakal Dibatasi Tahun Depan

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2022 | 16:57 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB