Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

CORE: Tahun 2023 Ekonomi AS dan Uni Eropa Terguncang, Indonesia China Menguat

M Nurhadi

Rabu, 28 Desember 2022 | 15:59 WIB
CORE: Tahun 2023 Ekonomi AS dan Uni Eropa Terguncang, Indonesia China Menguat
ilustrasi pekerjaan (pixabay.com/Quanlecntt2004)

Suara.com - Ekonomi Indonesia diprediksi mampu tumbuh 4,5 hingga 5,0 persen pada 2023 meskipun ekonomi negara-negara barat seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa akan menjadi rentan akibat lonjakan inflasi dan pengetatan moneter.

“Memandang ekonomi dunia tahun 2023, meskipun diprediksi tumbuh lebih lambat, kami di CORE Indonesia sebenarnya masih melihat peluang untuk tidak serta-merta jatuh ke jurang resesi,” kata Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy, Rabu (28/12/2022).

Menurut dia, ekonomi negara-negara barat seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa berpotensi lebih rentan akibat kenaikan inflasi dan pengetatan moneter.

Sementara, China yang menjadi mitra dagang terbesar banyak negara termasuk Indonesia menunjukkan indikasi perbaikan, sejalan dengan semakin terkendalinya penyebaran COVID-19.

Hal yang sama juga terjadi dengan inflasi global pada 2023 yang memang masih berpotensi meningkat, namun CORE memperkirakan tingkat inflasi diprediksi lebih rendah dibandingkan 2022 dan tidak banyak mengganggu tingkat konsumsi secara agregat. Kendati demikian, dampak dari inflasi global masih akan menekan daya beli masyarakat berpendapatan rendah dan kemungkinan juga masih menahan pemulihan mobilitas jarak jauh.

“Konsumsi rumah tangga diprediksi tetap kuat dan melampaui tingkat konsumsi pra-pandemi, meskipun pertumbuhannya melambat marginal akibat tekanan global,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Ditambah lagi, pengetatan moneter diprediksi lebih terbatas karena berkurangnya tekanan inflasi global dan domestik. Investasi pun diprediksi akan kembali menjadi penyumbang kedua terbesar pertumbuhan ekonomi di tahun 2023.

"Pertumbuhan investasi swasta tidak banyak terganggu oleh tekanan ekonomi global. Meski demikian, surplus perdagangan diprediksi menyempit karena pelemahan permintaan sebagian negara tujuan ekspor utama dan juga pelemahan harga komoditas khususnya komoditas non-energi,” sebutnya.

CORE memprediksi akan terjadi peningkatan penanaman modal tetap bruto (PMTB) terutama pada sektor sekunder (manufaktur) dan sektor jasa. Peningkatan PMTB manufaktur terutama didorong oleh terus berkembangnya industri hilir turunan komoditas tambang seperti nikel yang digalakkan oleh pemerintah.

baca juga

Sementara itu, PMTB di sektor jasa berkembang sejalan dengan semakin terkendalinya pandemi dan meningkatnya mobilitas masyarakat. Permintaan domestik yang masih kuat itu pun kemudian akan memberikan optimisme investor untuk terus berinvestasi di Indonesia.

Ia pun menyarankan Pemerintah untuk memperhatikan investasi sebagai upaya mempertahankan kinerja perekonomian di tahun depan.

"Tentu bersamaan dengan itu menjaga daya beli masyarakat dan memanfaatkan ruang fiskal yang sebenarnya relatif ketat akan menjadi dua faktor utama lain yang mendorong ataupun penting dalam upaya mempertahankan kinerja ekonomi di tahun depan,” kata Yusuf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 Kebanyakan Bukan dari Striker, Shin Tae-yong Buka Suara

9 Gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2022 Kebanyakan Bukan dari Striker, Shin Tae-yong Buka Suara

Bola | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:58 WIB

Shin Tae-yong Dapat Pujian Setinggi Langit dari Pelatih Thailand: Dia Pelatih Cerdas!

Shin Tae-yong Dapat Pujian Setinggi Langit dari Pelatih Thailand: Dia Pelatih Cerdas!

Gol | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:57 WIB

Teerasil Dangda, Momok Mengerikan buat Timnas Indonesia di Piala AFF Sejak 2008

Teerasil Dangda, Momok Mengerikan buat Timnas Indonesia di Piala AFF Sejak 2008

Bola | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:50 WIB

Bakal Hadapi Teror dari Suporter Timnas Indonesia, Pelatih Thailand: Gak Masalah Tuh!

Bakal Hadapi Teror dari Suporter Timnas Indonesia, Pelatih Thailand: Gak Masalah Tuh!

Gol | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:44 WIB

KAI Salurkan TJSL Rp 25,5 Miliar Sepanjang 2022

KAI Salurkan TJSL Rp 25,5 Miliar Sepanjang 2022

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:37 WIB

Menhub Janji Tarif Tiket Pesawat Tak Akan Setinggi Langit Tahun Depan, Yakin?

Menhub Janji Tarif Tiket Pesawat Tak Akan Setinggi Langit Tahun Depan, Yakin?

Bisnis | Rabu, 28 Desember 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:31 WIB

×