Dituduh Manipulasi Saham, Orang Paling Tajir Asia Kehilangan Rp748 Triliun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 30 Januari 2023 | 11:43 WIB
Dituduh Manipulasi Saham, Orang Paling Tajir Asia Kehilangan Rp748 Triliun
Orang paling tajir di Asia Gautam Adani harus rela kehilangan hartanya lebih dari USD50 miliar atau setara Rpp745 triliun.

Suara.com - Orang paling tajir di Asia Gautam Adani harus rela kehilangan hartanya lebih dari USD50 miliar atau setara Rpp745 triliun (Rp14.900) imbas tuduhan melakukan pencucian uang hingga manipulasi saham.

Mengutip CNN, Senin (30/1/2023) dalam sebuah laporan Hindenburg Research selaku perusahaan riset asal AS menyebut konglomerat India tersebut dituduh melakukan manipulasi saham dan skema penipuan akuntansi selama beberapa dekade.

Laporan terseut membuat saham perusahaan milik Adani Group yang terdiri dari tujuh perusahaan terbuka pada akhirnya rontok. Keruntuhan saham Adani antara 3 hingga 8 persen dimulai sejak Rabu hingga Jumat pekan kemarin.

Bahkan, saham Adani Transmission, Adani Total Gas, dan Adani Green Energy masing-masing turun 20 persen pada perdagangan saham Jumat lalu.

Sedangkan saham Adani Enterprises yang merupakan perusahaan andalan konglomerat itu turun 18 persen.

Jika diakumulasikan, kerugian yang diderita perusahaan Adani Group pada Jumat lalu menghapus hampir US$39 miliar nilai pasar yang dimiliki orang terkaya Asia tersebut.

Sementara itu, Hindenburg mengatakan bahwa mereka sepenuhnya berpegang pada laporannya dan yakin tindakan hukum apa pun tidak akan berguna.

"Jika Adani serius, itu juga harus mengajukan gugatan di AS tempat kami beroperasi. Kami memiliki daftar panjang dokumen yang akan kami tuntut dalam proses penemuan hukum," kata Hindenburg.

Adani Group lantas mengeluarkan tanggapan mendetail terhadap laporan Hindenburg pada Minggu (29/1/2023). Perusahaan mengatakan mematuhi semua undang-undang setempat dan telah membuat pengungkapan peraturan yang diperlukan.

baca juga

Diketahui Adani Gautam merupakan orang paling kaya di Asia, berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index kekayaan pribadi Adani Gautam senilai US$113 miliar. Total hartanya mencapai US$30 miliar lebih banyak dari sesama pengusaha India Mukesh Ambani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Perusahaan milik Jhon LBF, Diisukan Suka Pecat Karyawan Seenaknya

6 Perusahaan milik Jhon LBF, Diisukan Suka Pecat Karyawan Seenaknya

Bisnis | Senin, 23 Januari 2023 | 15:15 WIB

Harta Kekayaan Erick Thohir yang Daftar Jadi Ketua Umum PSSI

Harta Kekayaan Erick Thohir yang Daftar Jadi Ketua Umum PSSI

Bisnis | Senin, 16 Januari 2023 | 11:14 WIB

Mau Pensiun, Ini Daftar Harta Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan

Mau Pensiun, Ini Daftar Harta Kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2023 | 16:20 WIB

Terkini

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

6 Rekomendasi Vitamin Terbaik untuk Daya Tahan Tubuh, Biar Nggak Gampang Drop!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 21:23 WIB

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

Siasati Pipa Uzur Ibu Kota, PAM JAYA Berburu Skema Pendanaan Kreatif di Pentas Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:11 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut seperti Apartemen

Video | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

×