Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Digandeng Rekind, Mitra Binaan Ini Sukses Support Produsen Otomotif Tanah Air

Iwan Supriyatna

Rabu, 08 Februari 2023 | 10:46 WIB
Digandeng Rekind, Mitra Binaan Ini Sukses Support Produsen Otomotif Tanah Air
Melalui Program Kemitraan yang dijalankan PT Rekayasa Industri (Rekind), eksistensi CV Sugiyama Surya Perkasa, semakin diakui banyak kalangan.

Suara.com - Melalui Program Kemitraan yang dijalankan PT Rekayasa Industri (Rekind), eksistensi CV Sugiyama Surya Perkasa, semakin diakui banyak kalangan. Karya-karya mitra binaan Rekind di bawah ‘komando’ Sugiyata selaku leader itu mampu mensupport produsen otomotif ternama di tanah air lewat produk mereka yang pengerjaannya memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Sugiyata dan Timnya dikenal cakap membuat dies dan jig bagi kebutuhan produsen kendaraan bermotor. Dies merupakan produk yang berfungsi untuk mencetak komponen-komponen atau part dalam menunjang produk otomotif.

Sedangkan jig, merupakan produk yang digunakan sebagai alat bantu untuk mengarahkan benda kerja yang fungsi dan kualitasnya harus terjaga secara presisi. Alat ini juga digunakan para produsen kendaraan bermotor.

Tidak banyak perusahaan yang mampu membuat komponen produk penting tersebut, karena dibutuhkan pengetahuan, pengalaman dan kecekatan dalam pengerjaannya.

Atas kemampuannya itu produsen sepeda motor asal Jepang di Indonesia mempercayakan Sugiyata membuat dies yang bisa menghasilkan part komponen sepeda motor seperti stang, side stand (standar samping), basket oli rem dan komstir (komponen penting yang berguna untuk memberikan kenyamanan berkendara).

Kepercayaan juga datang dari produsen kendaraan roda empat. Untuk produk ini Sugiyata dan timnya dipercaya untuk membuat dies dan jig guna menopang pembuatan part radiator dan cover radiator, kemudian komponen pengait pintu belakang mobil, frame depan hingga velg.

Diakuinya, perjuangan yang dilakuan untuk meyakinkan produsen sepeda motor ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses waktu yang cukup panjang keahlian dan dukungan mesin andal serta memadai untuk bisa meyakinkan para produsen otomotif tersebut.

"Peran yang diberikan Rekind melalui program kemitraan sangat membantu kami. Saya tidak melihat berapa besar dana pinjaman yang diberikan Rekind kepada kami, tapi Rekind hadir diwaktu yang sangat tepat. Tepat dimana kami sangat membutuhkan dana tersebut terutama untuk membeli alat-alat welding (las) untuk kegiatan fabrikasi yang dipercayakan kepada kami, termasuk oleh sejumlah perusahaan otomotif," ujar Sugiyata menegaskan.

Diakui Sugiyata, berangkat dari situ, kepercayaan produsen otomotif kepadanya terus berdatangan. Sekalipun sempat dilanda sejumlah tantangan hebat, namun kepercayaan para produsen tetap terjaga.

Bahkan, saat ini kualitas keahliannya terutama membuat dies dan jig tetap tejaga dengan baik. Saat ini pun perusahaan milik Sugiyata sedang memproyeksikan untuk menyasar sejumlah produk-produk yang menjadi kebutuhan market. Ini berarti pengembangan bisnis yang dijalankan terus bergerak aktif dan dinamis.

“Meskipun tidak secara langsung berkontribusi atas prestasi yang diperoleh mitra binaan, tapi apa yang dilakukan Rekind melalui program kemitraan bisa membantu para pelaku usaha kecil dan menengah menuju ke gerbang kesuksesan mereka. Rekind hadir memberikan kemudahan dan terkadang menjadi solusi terbaik bagi para pelaku usaha tersebut,” ungkap SVP Corporate Secretary & Legal Edy Sutrisman dalam suatu kesempatan.

baca juga

Prestasi ini bisa diraih berkat kerja keras, keuletan dan kompetensi yang dimiliki para mitra binaan, terutama dalam menjalankan berbagai amanah pekerjaan yang diberikan kepada mereka. Sementara Rekind hadir di momen-momen tertentu dimana para pelaku usaha membutuhkan bantuan dana dan pembinaan usaha.

Selama ini mitra binaan yang digandeng Rekind tidak hanya para pelaku usaha UMKM di bidang pengrajin, pengusaha sembako, dan lain sebagainya, tetapi juga para pelaku di bidang fabrikasi, yang selaras dengan kegiatan Rekind sebagai perusahaan di bidang rancang bangun dan perekayasaan industri atau lebih dikenal dengan istilah EPC (Engineering, Procurement, dan Construction).

Selama 41 tahun mengabdi kepada bangsa dan negara, Rekind sudah menyelesaikan 141 proyek besar dari 232 total proyek yang dikerjakannya di bidang Minyak dan Gas Bumi (Migas), Petrokimia, Mineral, Infrastruktur dan Pembangkit Listrik baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Langkah ini juga didukung oleh 1000 engineering bertalenta terbaik di bidangnya, sehingga Rekind dikenal tidak hanya mampu membangun, tetapi juga cakap melakukan pengembangan melalui inovasi terbaik mereka.

"Semoga langkah yang dilakukan Rekind melalui Program Kemitraan ini mampu mendukung program pemerintah serta mengangkat peran serta masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian bangsa," tambah Edy Sutrisman bangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Maha Karya Rekind di Proyek Gas JTB Mulai Mengalir ke Petrokimia Gresik

Maha Karya Rekind di Proyek Gas JTB Mulai Mengalir ke Petrokimia Gresik

Bisnis | Kamis, 26 Januari 2023 | 07:13 WIB

Tengah Hadapi Kesulitan, Anak Usaha Pupuk Indonesia Tetap Jalankan TJSL

Tengah Hadapi Kesulitan, Anak Usaha Pupuk Indonesia Tetap Jalankan TJSL

Bisnis | Senin, 02 Januari 2023 | 13:31 WIB

Rekind Mulai Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton Milik KPI di Bontang

Rekind Mulai Bangun Pabrik CO2 Cair Kapasitas 50 Ribu Ton Milik KPI di Bontang

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 15:27 WIB

Terkini

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:53 WIB

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:45 WIB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

Alasan Donald Trump Calonkan Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Sekjen PBB

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

Adopsi Bus Listrik Masih di Bawah 10 Persen, Bagaimana Strategi Percepatannya?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Masihkah Pendidikan Menjadi Tiket Keluar dari Kemiskinan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:38 WIB

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

Teka-teki Nama Baru di Ombudsman RI, Sudah Disetujui DPR, Tapi Belum Diungkap ke Publik Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:37 WIB

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:36 WIB

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

5 Rekomendasi Sepatu Lokal Berkualitas untuk Semua Aktivitas, Nyaman dan Stylish

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:33 WIB

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

Penambangan Pasir Sungai Kian Masif, Peneliti Desak Pengawasan Lebih Ketat

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:30 WIB

×