Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harta Low Tuck Kwong Terancam Tergerus Gegara Harga Batu Bara

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 13 Februari 2023 | 11:24 WIB
Harta Low Tuck Kwong Terancam Tergerus Gegara Harga Batu Bara
Terus menurunnya harga batu bara global membuat harta orang terkaya Indonesia Low Tuck Kwong ikutan terancam ambles.

Suara.com - Terus menurunnya harga batu bara global membuat harta orang terkaya Indonesia Low Tuck Kwong ikutan ambles. Hal tersebut terjadi seiring dengan makin murahnya harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) milik taipan tersebut.

Sebelumnya harta Low Tuck Kwong melesat tinggi hingga menduduki peringkat pertama orang terkaya RI imbas booming comodity batu bara sepanjang tahun lalu. 

Kini harga saham batu bara mengalami penurunan ekstrim dan membuat saham-saham batu bara ikutan turun, termasuk saham BYAN.

Secara year to date (ytd), harga saham BYAN terpangkas 10,2% ke level Rp 18.850. Adapun dalam satu bulan terakhir, BYAN terkikis 5,4%. Pada perdagangan Senin (13/2/2023), BYAN berhasil menguat tipis 0,13%.

Sementara itu, berdasarkan real-time billionaires list di Forbes, Senin (13/2/2023) kekayaan Low Tuck Kwong mengalami penurunan menjadi US$ 26,4 miliar (Rp 401 triliun). Sebelumnya, kekayaan pemilik Bayan Resources itu sempat mencapai US$ 28,8 miliar.

Diketahui, komoditas batu bara tengah dihampiri awan gelap, setelah mencatatkan kenaikan fantastis sepanjang tahun lalu kini komoditas tambang dengan julukan emas hitam ini mulai mengalami penurunan harga.

Pada perdagangan pekan lalu misalnya, batu bara bahkan langsung mencetak tiga rekor buruk sekaligus. Pada perdagangan Kamis (9/21/2023), harga batu kontrak Maret di pasar ICE Newcastle ditutup di US$ 191,5 per ton. Harganya anjlok 16,38% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Pelemahan tersebut menyeret harga batu bara ke bawah level US$ 200 untuk pertama kalinya sejak 3 Februari 2022 atau sebelum perang Rusia-Ukraina terjadi.

Harga penutupan pekan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 13 Januari 2022 atau hampir 13 bulan terakhir.

baca juga

Rekor terburuk ketiga adalah prosentase penurunan dalam sehari. Penurunan sebesar dalam sehari kemarin adalah yang terdalam sejak 3 Maret 2022 atau setahun terakhir.

Penurunan terdalam juga menjadi yang terbesar kedua setidaknya dalam 20 tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Awal Pekan, IHSG Rebound ke 6.895 Menguat 0,22 Persen

Sambut Awal Pekan, IHSG Rebound ke 6.895 Menguat 0,22 Persen

Bisnis | Senin, 13 Februari 2023 | 09:57 WIB

Sucor Sekuritas Pegang Underwriter Obligasi Senilai Rp9 Triliun Sepanjang 2022

Sucor Sekuritas Pegang Underwriter Obligasi Senilai Rp9 Triliun Sepanjang 2022

Bisnis | Senin, 13 Februari 2023 | 09:57 WIB

Kuli Bangunan Dituntut Punya Daya Saing

Kuli Bangunan Dituntut Punya Daya Saing

Bisnis | Senin, 13 Februari 2023 | 09:58 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×