Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bantu Ekonomi Kerakyatan Lewat Produksi Pisang Sale

Iwan Supriyatna

Senin, 20 Maret 2023 | 08:20 WIB
Bantu Ekonomi Kerakyatan Lewat Produksi Pisang Sale
Para perempuan penangkap hasil laut yang tergabung dalam sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar meresmikan Rumah Produksi Pisang Sale.

Suara.com - Para perempuan penangkap hasil laut yang tergabung dalam sukarelawan Wanita Nelayan Sadulur Ganjar meresmikan Rumah Produksi Pisang Sale.

Rumah Produksi Sale itu terletak di Kampung Pasirsalam RT010/002 Desa Cipanas, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Rumah produksi tersebut merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat.

Salah satunya untuk meningkatkan perekonomian warga setempat khususnya istri-istri nelayan di Kecamatan Cipatujah.

Para perempuan pendukung Ganjar itu berkolaborasi bersama pelaku UMKM rumah produksi pisang sale Ibu Ooh yang telah memiliki kekuatan dalam segi pemasaran dan kualitas produksi selama tiga puluh tahun.

"Hari ini ada program Wanita Nelayan Sadulur Ganjar yang memberikan bantuan Produksi Rumah Pisang Sale. Tujuannya untuk membantu perekonomian masyarakat Desa Cipanas khususnya dan sekitar Kecamatan Cipatujah," ucap Ketua Wanita Nelayan Sadulur Ganjar, Desi Aryanti.

Rumah Produksi Pisang Sale tersebut nantinya bakal dikelola dan dibina langsung oleh Ibu Ooh sekaligus memberdayakan kaum perempuan di sejumlah di Kecamatan Cipatujah.

Dalam kesempatan ini, para ibu setempat pun diberikan keterampilan bagaimana cara memproses pisang menjadi olahan camilan berdaya jual untuk menambah pendapatan rumah tangga.

"Wanita Nelayan Sadulur Ganjar ini mudah-mudahan bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk wanita-wanita bisa di sini bekerja sama membuat sale di sini untuk membantu perekonomian," ujar Desi.

baca juga

Selain itu, pihaknya juga menyerahkan bantuan seperti desain dan ribuan packaging kemasan agar produk olahan sale pisang ini menarik minat pembeli dan mampu memperluas pasar.

Adapula peralatan produksi yang diberikan di antaranya kompor, timbangan, wajan, dan alat pengering pisang (oven) sehingga memudahkan proses produksi pisang sale terutama saat musim hujan.

Masyarakat Sangat Bersyukur

Atin (52) ibu rumah tangga asal Desa Cipanas mengaku senang atas program pemberdayaan masyarakat ala Nelayan Wanita Sadulur Ganjar kali ini.

"Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan untuk warga desa Cipanas dan warga sekitar nya mewakili dari masyarakat," jelas Atin.

Senada, Ibu Ooh Rosidah pelaku UMKM Pisang Sale mengapresiasi bukti nyata sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo tersebut dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Alhamdulillah mudah-mudahan produksi usaha ini bisa lancar ke depannya. Banyak terima kasih kepada relawan," ungkap Ooh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kecelakaan Saat Menangkap Ikan, Komunitas Nelayan Serahkan Bantuan Alat Keselamatan

Cegah Kecelakaan Saat Menangkap Ikan, Komunitas Nelayan Serahkan Bantuan Alat Keselamatan

Bisnis | Senin, 20 Maret 2023 | 07:53 WIB

Menu Buka Bersama Keluarga, Ini Resep Membuat Kolak Pisang Kolang Kaling yang Enak!

Menu Buka Bersama Keluarga, Ini Resep Membuat Kolak Pisang Kolang Kaling yang Enak!

Lifestyle | Kamis, 16 Maret 2023 | 20:49 WIB

Pantai Papuma, Wisata Laut di Jember yang Mempesona : Pengunjung Rela Antri !

Pantai Papuma, Wisata Laut di Jember yang Mempesona : Pengunjung Rela Antri !

Purwokerto | Rabu, 15 Maret 2023 | 16:07 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB