Presuniv Gandeng Nirwana Persada Cipta Kembangkan Moulding Competency Center

Iwan Supriyatna

Selasa, 28 Maret 2023 | 13:45 WIB
Presuniv Gandeng Nirwana Persada Cipta Kembangkan Moulding Competency Center
Presuniv menandatangani Perjanjian Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dan sekaligus Perjanjian Kerja Sama dengan PT Nirwana Persada Cipta (NPC).

Suara.com - President University (Presuniv) menandatangani Perjanjian Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dan sekaligus Perjanjian Kerja Sama dengan PT Nirwana Persada Cipta (NPC).

Dokumen perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Rektor Presuniv Prof. Dr. Chairy dan Direktur NPC Fauzi Iskandar di Laboratorium Teknik Mesin, Jababeka Medical Sciene Center di Jl. Dr. Satrio, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Hadir dalam acara penandatanganan tersebut Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Presuniv Maria Jacinta Arquisola, BA, Ph.D, MHRM, Dekan Fakultas Teknik Dr.-Ing. Erwin P. Sitompul, M.Sc, Kepala Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Dr.Eng. Lydia Anggraini, ST, M.Eng, Direktur Teknik Fabrication Laboratory (Fablab) Nanang Ali Sutisna, M.Eng., beberapa kepala biro, dosen dan staf Presuniv. Sementara, dari perwakilan NPC hadir pula Suharno, selaku Komisaris, Supriyanto sebagai Business Development Manager, dan mitra-mitra bisnis lainnya.

Usai penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama, acara dilanjutkan dengan serah terima Injection Moulding Machine (NPC 160). Fauzi Iskandar dari NPC menyerahkan secara langsung mesin injection moulding tersebut kepada Prof. Chairy, yang mewakili Presuniv.
Dalam sambutannya sebelum serah terima mesin, Prof. Chairy mengungkapkan rasa senangnya bisa berkolaborasi dengan NPC. Apalagi mesin NPC 160 memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya, kapasitas produksinya yang terbilang besar.

“Melalui kolaborasi ini saya optimis akan semakin banyak kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat, yang bisa dilakukan oleh Presuniv, termasuk yang akan kami lakukan secara bersama-sama dengan NPC,” kata Prof. Chairy.

Adanya mesin ini, lanjut Prof. Chairy, juga akan bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi para mahasiswa, khususnya dari Prodi Teknik Mesin, dan secara umum untuk Fakultas Teknik, terutama dalam hal keterampilan injection moulding yang berbasis plastik.

“Kami berharap Injection Moulding Machine (NPC 160) ini dapat digunakan secara produktif baik oleh Presuniv maupun masyarakat. Saya berharap ke depan kami, Presuniv dan NPC, akan bisa melakukan sinergi untuk secara bersama-sama menyusun langkah yang strategis guna mengembangkan moulding competency center yang berbasis plastik.” kata Prof Chairy.

Sementara, Fauzi Iskandar mengungkapkan bahwa kerja sama antara NPC dengan Fakultas Teknik, khususnya Prodi Teknik Mesin, sebetulnya sudah digagas sejak setengah tahun silam.

“Kami di NPC memiliki visi yang sama dengan Presuniv, yakni ingin memberikan pengalaman praktis kepada para mahasiswa sebagai generasi masa depan. Salah satunya adalah dengan memberi pengalaman praktis dalam bidang plastic injection moulding. Keterampilan mengoperasikan mesin semacam ini banyak dibutuhkan oleh kalangan industri,” papar Fauzi.

baca juga

Fauzi, yang sudah menekuni industri plastik selama sekitar 20 tahun, mengamati bahwa sejauh ini dia belum nelihat adanya lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan plastic injection moulding.

“Itu sebabnya saya bermimpi suatu saat harus ada lembaga yang memberikan pelatihan tersebut. Saya sangat setuju dengan gagasan Prof. Chairy tentang pengembangan moulding competency center yang berbasis plastik. Kami di NPC siap bersinergi dengan Presuniv untuk mewujudkan hal tersebut.” tegas Fauzi.

Kata Lydia Anggraini, hadirnya mesin NPC 160 akan semakin melengkapi berbagai fasilitas yang sudah ada di laboratorium Prodi Teknik Mesin.

“Sebelumnya laboratorium Teknik Mesin sudah memiliki sejumlah perangkat pelatihan. Di antaranya, perangkat digital manufacturing design, material laboratory, termasuk 3D printer. Adanya Injection Moulding Machine (NPC 160) membuat perangkat yang ada di laboratorium Teknik Mesin menjadi semakin lengkap.” kata Lydia.

Lydia juga sangat antusias dengan gagasan pengembangan moulding competency center bersama-sama dengan NPC.

“Dengan adanya moulding competency center, kelak pengguna peralatan Injection Moulding Machine (NPC 160) bukan hanya terbatas pada mahasiswa Presuniv, tetapi bisa juga masyarakat luas, termasuk para pelaku bisnis plastik dan bisnis-bisnis lainnya yang berada di kawasan industri Jababeka dan kawasan-kawasan industri sekitarnya,” ungkap Lydia Anggraini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembangkan Industri Kuliner Korea di Indonesia, Presuniv dan Sungshin Womens University Luncurkan K-Food Institute

Kembangkan Industri Kuliner Korea di Indonesia, Presuniv dan Sungshin Womens University Luncurkan K-Food Institute

Bisnis | Rabu, 15 Maret 2023 | 06:43 WIB

Prof Kim: Kawasan Industri Jababeka Layak Disebut Silicon Valley-nya Indonesia Berkat Adanya Presuniv

Prof Kim: Kawasan Industri Jababeka Layak Disebut Silicon Valley-nya Indonesia Berkat Adanya Presuniv

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2023 | 15:32 WIB

Menteri Longuinhos dos Santos Berharap Mahasiswa Timor Leste di Presuniv Mampu Bangun Negaranya

Menteri Longuinhos dos Santos Berharap Mahasiswa Timor Leste di Presuniv Mampu Bangun Negaranya

Bisnis | Kamis, 23 Februari 2023 | 07:23 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×