Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Dear Investor, Mulai 5 Juni 2023 BEI Akan Terapkan Batasan ARB 15 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 31 Maret 2023 | 10:13 WIB
Dear Investor, Mulai 5 Juni 2023 BEI Akan Terapkan Batasan ARB 15 Persen
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerapkan penolakan penawaran jual beli bawah atau Auto Rejection Bawah (ARB) dengan batasan 15 persen untuk semua fraksi harga saham mulai tanggal 5 Juni 2023 dari saat ini yang sebesar 7 persen.

Mengutip keterangan resmi BEI yang dikutip Jumat (31/3/2023) langkah tersebut merupakan bagian dari penyesuaian batasan persentase Auto Rejectioan Simetris yang akan berlaku efektif pada tanggal 4 September 2023.

Sehingga nantinya jika sudah berlaku fraksi harga Rp50 hingga Rp200 untuk batasan ARB dan ARA sebesar 35 persen. Sedangkan untuk fraksi harga lebih dari Rp200 hingga Rp5.000 berlaku batasan persentase 25 persen. Dan fraksi harga lebih dari Rp5000 berlaku batasan persentase 20 persen.

Kebijakan itu sebagai bentuk tindak lanjut dari surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor S-52/PM.01/2023 tanggal 29 Maret 2023 perihal “Persetujuan atas konsep Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Perihal Peraturan Nomor II-A perihal Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan konsep Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Perihal Peraturan Nomor II-E perihal Perdagangan Kontrak Berjangka”.

Selain itu, BEI juga akan menerbitkan kembali Daftar Efek yang dapat ditransaksikan secara jual kosong atau short sell melalui pengumuman buntu untuk berlaku efektif Senin, 3 April 2023.

Begitu juga dengan aturan jam perdagangan bursa yang akan mulai normal seperti sedia kala sejak tanggal 3 April 2023 nanti. Rinciannya, untuk pasar reguler Senin hingga Kamis sesi pra pembukaan 08.45 - 08.59. Sesi I mulai 09.00 - 12.00. Sedangkan kondisi pandemi 09.00-11.30. Sesi II 13.30 hingga 15.49.59.

Sedangkan kondisi saat ini, 13.30 hingga 14.59. Untuk sesi pra penutupan mulai 15.50 hingga 16.00.59. Untuk sesi pasca penutupan 16.01 hingga 16.15, sedangkan sebelum tanggal 3 April 2023, pukul 15.01 - 15.15.

Sementara jam perdagangan hari Jumat di pasar reguler sesi pra pembukaan tidak berubah, demikian juga sesi 1. Sesi II mulai 14.00 - 15.49.59 dari 13.30 - 14.49.59. Sesi pra penutupan 15.50 - 16.00.59 berubah dari 14.50 - 15.00.59. Sesi pasca penutupan 16.01 - 16.15 dari 15.01 - 15.15.

Pasar tunai hari Senin untuk sesi satu mulai pukul 09.00 hingga 12.00 atau penutupan lebih lama 30 menit dari kondisi pandemi. Untuk hari Jumat jam perdagangan pasar tunai tidak berubah mulai 09.00 - 11.30.

baca juga

Pasar negosiasi hari Senin hingga Kamis sesi satu 09.00-12.00 atau penutupan sesi 1 lebih lama 30 menit dibanding jam perdagangan pandemi. Sesi II 13.30 - 16.30 atau penutupan lebih lama 60 menit ketimbang kondisi saat ini. Untuk hari Jumat, sesi satu tetap dimulai pukul 09.00 - 11.30. Sedangkan sesi II mulai 14.00 - 16.30 dari kondisi saat ini, 13.30 - 15.30.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambut Akhir Pekan, IHSG Dibuka Ceria di Level 6.827 Pagi Ini

Sambut Akhir Pekan, IHSG Dibuka Ceria di Level 6.827 Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 31 Maret 2023 | 09:22 WIB

48% Dana IPO Merdeka Battery Materials Akan Digunakan untuk Bayar Utang

48% Dana IPO Merdeka Battery Materials Akan Digunakan untuk Bayar Utang

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 16:06 WIB

IHSG Loyo Lagi, Ditutup Melemah ke Level 6.808

IHSG Loyo Lagi, Ditutup Melemah ke Level 6.808

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2023 | 15:42 WIB

Terkini

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Status Pasar Modal RI Tak 'Digantung' MSCI, OJK Tegaskan Tetap Emerging Market

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:43 WIB

Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok

Bukan Karena Pidato Prabowo, OJK Ungkap Penyebab Saham Anjlok

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:39 WIB

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:37 WIB

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

×