Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Ketika Bos BRI Bicara Kopi di Indonesia Coffee Festival 2023

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 07 Mei 2023 | 16:43 WIB
Ketika Bos BRI Bicara Kopi di Indonesia Coffee Festival 2023
Dirut BRI, Sunarso di BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival (ICF) 2023. (Dok: Bank BRI)

Suara.com - BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival (ICF) 2023 sukses menarik perhatian para pencinta dan pelaku bisnis kopi nasional. Festival yang diselenggarakan pada 5-7 Mei 2023 di JIEXPO Kemayoran Jakarta tersebut menjadi acara bergengsi di industri kopi Indonesia dengan menghadirkan berbagai kebutuhan individual maupun bisnis. Mulai dari biji kopi, mesin espresso, mesin roasting, perlengkapan barista, packaging, cup, marketing agency, dan juga retail solution seperti sistem point of sales dari berbagai merek terkemuka baik lokal dan dunia.

Tidak hanya berkolaborasi dengan ratusan merek, BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival 2023 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat jaringan para pelaku usaha dan juga industri kopi Indonesia seperti kejuaraan barista, kejuaraan brewer, cup tasters dan berbagai program lainnya seperti speed-dating dengan investor, best booth award, people’s choice menu, sajian kopi terbaik Indonesia, dsb.

Pada acara tersebut hadir Menteri BUMN RI Erick Thohir. Menurutnya, upaya mendukung ekosistem industri kopi ini tak terlepas dari visi industrialisasi pangan yang dicanangkan pemerintah. Hal tersebut merupakan salah satu upaya dalam mempertahankan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Erick mengatakan, selain industrialisasi pangan, upaya menopang pertumbuhan ekonomi lainnya adalah hilirisasi sumber daya alam dan penguatan ekonomi kreatif. Adapun industrialisasi pangan seperti penguatan ekosistem kopi nasional perlu digalakkan dan tak terlepas dari kontribusi konsumsi domestik terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Mesti ada industrialisasi di mana seluruh stakeholders bekerja sama sehingga kualitasnya bagus. Sehingga ada nilai tambah. Itu bisa lakukan dengan hilirisasi dan domestic consumption. Jadi saya mendukung ekosistem kopi ini,” katanya tegas.

Solusi ekosistem kopi nasional, dengan mendukung penguatan industri kopi secara langsung dari hulu hingga hilir dilakukan oleh BUMN. Untuk mengembangkan industri kopi Indonesia salah satunya melalui skema Program Makmur Kopi yang dilakukan oleh semua pelaku ekosistem Kopi Indonesia di PMO Kopi Nusantara dengan BRI sebagai salah satu stakeholders utama. “Oleh karena itu saya di BUMN mengajak teman-teman untuk menjadi solusi. Terciptalah ini, supaya terintegrasi semua stakeholders,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama BRI Sunarso memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara terbesar keempat di dunia penghasil kopi. Indonesia menyumbang 6,6% produksi kopi dunia, berada di bawah Brasil, Vietnam dan Kolombia.

Dalam paparannya, mantan Dirut Pegadaian yang berhasil menginisiasi “The Gade Coffee Shop” dan “Gade Emas” tersebut menyebutkan bahwa di sektor hulu bisnis kopi masih akan terus tumbuh dan berkembang baik di pasar domestik maupun di secara global. Kemudian di sektor hilir revenue kopi global diproyeksikan akan terus meningkat.

Sunarso pun menjabarkan terkait pentingnya peningkatan nilai tambah komoditas tersebut melalui industrialisasi kopi. Saat ini rerata produksi kopi nasional sekitar 600 kg per hektar per tahun. Padahal normalnya adalah 1,5 ton-2 ton per hektar per tahun.

baca juga

Kemudian jika dilakukan penjualan dalam bentuk biji kopi, akan menjadi 500 kg saja. Harga jualnya sekitar Rp15 juta saja. Adapun jika produksi dalam biji kopi yang sudah diproses roasted, maka akan susut menjadi 350 kg, tapi nilai jualnya menjadi Rp45 juta.

Namun jika dijadikan bubuk maka akan menjadi 340 kg saja dengan nilai jual meningkat sekitar Rp50 juta. Sedangkan jika kopi bubuk ini dijual dalam bentuk cup siap minum, akan menjadi sekitar 57.000 cup yang nilai jualnya dapat mencapai sekitar Rp850 juta.

“Jadi adalah penting bagi kita semua untuk tahu persis sebenarnya nilai tambah kopi itu ada di fase mana. Dan berapa besar nilai tambahnya, lalu ke mana kita harus fokuskan energi kita untuk meningkatkan nilai tambah kopi kita”, ujarnya menegaskan.

Oleh sebab itu, menurutnya penting agar kopi dari Indonesia dijual dalam bentuk cup yang di-branding dari Tanah Air. Jangan sampai kopi dari Indonesia, ketika masuk ke pasar global di-branding dengan brand luar. “Ini tantangan sekaligus masalah yang harus kita jawab bersama, karena itu perlu kita sepakati visi kopi Indonesia ke depan. Visinya adalah ‘Menjual Kopi Dengan Nilai Tambah yang Maksimal’. Visinya itu! dan sudah barang tentu dijual secara global,” ujarnya menegaskan.

Untuk mendukung aspirasi tersebut, BRI pun turut mendorong kebutuhan industrialisasi produk pangan tersebut. Sunarso pun menjelaskan bahwa pihaknya sudah memetakan strateginya.  Pertama, dari sisi on farm atau di ladang yang dibutuhkan mulai dari analisis tanah, rekomendasi dan penyediaan pupuk, benih hingga pestisida. Atau bahkan jika perlu bebas dari pestisida menjadi kopi organik.

Kedua, butuh teknologi untuk mekanisasi pertanian. Tentunya dengan pendampingan agronomis dan budidaya. Ketiga, begitu panen masuk fase off-farm maka harus ada pengolahan pasca panen, pemberian modal kerja seperti KUR, distributor financing, kemudian menyediakan off taker, kemudian capacity building dan workshop.

Keempat, lanjut Sunarso menjelaskan, untuk membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan harus ada project leader untuk supervisi bisnis, hingga koordinasi kegiatan.

“Hal ini pun perlu disokong oleh berbagai pihak diantaranya banking dan financial institution untuk pendanaan. Kemudian penguatan sarana produksi, teknologi research and development, perlu adanya pendampingan budidaya dan off taker, dan harus di-cover asuransi supaya untung dan aman," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Makmur Kopi, Bukti BUMN Komitmen Kembangkan Industri Kopi Indonesia

Program Makmur Kopi, Bukti BUMN Komitmen Kembangkan Industri Kopi Indonesia

Jawa Tengah | Minggu, 07 Mei 2023 | 15:30 WIB

Dirut BRI Soroti Posisi Indonesia sebagai Negara Produsen Kopi Terbesar Ke-4 di Dunia

Dirut BRI Soroti Posisi Indonesia sebagai Negara Produsen Kopi Terbesar Ke-4 di Dunia

Banten | Minggu, 07 Mei 2023 | 15:00 WIB

Menteri BUMN Buka BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival 2023

Menteri BUMN Buka BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival 2023

Jogja | Minggu, 07 Mei 2023 | 15:00 WIB

BUMN Terbukti Jadi Solusi Ekosistem Kopi Nasional

BUMN Terbukti Jadi Solusi Ekosistem Kopi Nasional

Jatim | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:30 WIB

Erick Thohir Buka BRI & Pegadaian ICF 2023, BUMN Terbukti Jadi Solusi Ekosistem Kopi Nasional

Erick Thohir Buka BRI & Pegadaian ICF 2023, BUMN Terbukti Jadi Solusi Ekosistem Kopi Nasional

Bisnis | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:09 WIB

Erick Thohir Buka BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival 2023

Erick Thohir Buka BRI & Pegadaian Indonesia Coffee Festival 2023

Foto | Minggu, 07 Mei 2023 | 14:01 WIB

Terkini

Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka

Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:44 WIB

7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak

7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:38 WIB

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara

HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Lama Tak Terdengar Kabarnya, Pemain Keturunan Indonesia Ini Bakal Susul Ole Romeny?

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

Hasto Ungkap Alasan Megawati Pilih Upacara di Sekolah Partai Ketimbang Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Ironi di Negeri Tropis: Buah Melimpah, Harga Tak Ramah

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Danantara dan BRI Tegaskan Peran Strategis Bangun Ekonomi Indonesia

Sumbar | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Toyota Siapkan Transmisi Mobil Pengganti Manual

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:27 WIB

×