Menteri Bahlil Minta Proyek Kendaraan Listrik Dipercepat: Jangan Kajian Terus

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 01 Juni 2023 | 13:21 WIB
Menteri Bahlil Minta Proyek Kendaraan Listrik Dipercepat: Jangan Kajian Terus
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Rabu (24/8/2022). [Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan dalam merealisasikan investasi asing dan domestik untuk menciptakan ekosistem industri baterai mobil listrik (electric vehicle/EV) di kawasan industri hijau di Bantaeng, Sulawesi Selatan. Presiden menargetkan peletakan batu pertama pembangunan atau "groundbreaking" dilakukan pada bulan September 2023.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa investasi asing untuk baterai mobil listrik ini berasal dari investor Inggris yang bekerja sama dengan perusahaan dari Belgia, BUMN di Indonesia, dan perusahaan dari Swiss. Proyek ini akan memanfaatkan energi angin di Sulawesi, khususnya di Bantaeng, karena akan dibangun dalam kawasan industri yang berbasis energi hijau.

Selain investasi untuk baterai mobil listrik di Bantaeng, pemerintah juga ingin mempercepat realisasi investasi tambang nikel di Papua. Bahlil menekankan bahwa meskipun menginginkan percepatan, Presiden meminta agar semua mekanisme investasi dilakukan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Bahlil menjelaskan bahwa nilai investasi untuk proyek baterai mobil listrik di Bantaeng mencapai 9 miliar dolar AS. Produksi awal akan berfokus pada baterai sel untuk memenuhi permintaan di dalam negeri dan untuk ekspor. Tahap pertama produksi diperkirakan sekitar 20 Giga untuk baterai selnya. Ke depan, permintaan baik di dalam negeri maupun untuk ekspor akan terus meningkat. Ekspor akan ditujukan ke Eropa, dan Inggris akan menjadi hub untuk pasar Eropa.

"Jangan kita lambat hanya dengan kajian terus. Negara ini terlalu banyak kajian sampai prinsip kita, arahan bapak Presiden jelas minta percepatan di bulan September semua sudah selesai. Harus selesai dan harus sudah mulai groundbreaking di lokasinya dan semua sudah clear,” kata Menteri Bahlil, dikutip pada Kamis (1/6/2023).

Bahlil menegaskan bahwa Presiden Jokowi ingin semua tahapan proyek ini selesai pada bulan September, termasuk tahap groundbreaking di lokasi proyek dan semua persiapan terkait telah diselesaikan dengan jelas.

“Tahap pertama kurang lebih (produksi) sekitar 20 Giga untuk baterai selnya. Ke depan pasti akan ditingkatkan permintaan dalam negeri maupun untuk ekspor. Ekspor untuk Eropa. Ini kan Inggris, dia akan jadi hub untuk Eropa,” ujar Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI