Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah

M Nurhadi

Rabu, 11 Februari 2026 | 10:15 WIB
Harga CPO KPBN Terkoreksi di Level Rp14.345/kg, Bursa Malaysia Melemah
Antrean truk TBS kelapa sawit [Antara]
baca 10 detik
  • Pasar CPO domestik mengalami kontraksi pada Selasa (10/2/2026) dengan harga lelang withdraw akibat penawaran rendah.
  • Harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga melemah untuk kontrak April 2026, dipicu kekhawatiran data ekspor yang turun.
  • Sentimen pasar negatif diperkuat oleh penurunan harga minyak nabati pesaing di bursa Dalian dan Chicago.

Suara.com - Pasar minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) domestik mengalami kontraksi pada perdagangan Selasa (10/2/2026).

Berdasarkan data PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), lelang harga CPO berakhir dengan status withdraw (WD) setelah penawaran tertinggi hanya menyentuh angka Rp14.345/kg.

Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar Rp155/kg atau merosot sekitar 1,07% jika dibandingkan dengan penawaran tertinggi pada hari sebelumnya, Senin (9/2), yang masih bertengger di level Rp14.500/kg.

Kondisi pasar yang cenderung lesu terlihat dari selisih antara harga pembukaan dan penawaran akhir di dua titik utama:

Franco Dumai: Dibuka pada level Rp14.400/kg, namun berakhir WD dengan tawaran tertinggi di Rp14.345/kg.

Loco Pelaihari: Dibuka dengan harga Rp13.846/kg, tetapi juga mengalami WD dengan tawaran puncak hanya mencapai Rp13.123/kg.

Sejalan dengan kondisi di Indonesia, harga CPO di Bursa Malaysia Derivatives juga menunjukkan tren pelemahan. Mengutip laporan Reuters, harga kontrak acuan untuk pengiriman April 2026 ditutup turun RM63 atau sekitar 1,51% ke level RM4.097 per ton.

Koreksi harga ini terjadi tepat setelah Malaysian Palm Oil Board (MPOB) merilis data statistik terbaru. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa stok minyak sawit Malaysia pada Januari 2026 menyusut sebesar 7,72% secara bulanan.

Meskipun stok mengalami penurunan pertama dalam 11 bulan terakhir akibat lonjakan ekspor dan rendahnya produksi, pelaku pasar tampaknya lebih mengkhawatirkan data ekspor terbaru.

baca juga

Berdasarkan catatan AmSpec Agri Malaysia, ekspor sawit periode 1–10 Februari turun drastis 14,3% menjadi 399.995 ton dibandingkan periode yang sama di bulan Januari.

Sentimen negatif juga datang dari persaingan harga minyak nabati di pasar internasional. Bitcoin-nya komoditas pangan ini ikut tertekan oleh pergerakan harga di bursa Dalian dan Chicago:

Di Dalian Commodity Exchange, kontrak minyak kedelai menyusut 0,3% dan minyak sawit melemah 0,69%.

Di Chicago Board of Trade, harga minyak kedelai terkoreksi sebesar 0,64%.

Pelemahan harga minyak nabati pesaing ini memaksa harga CPO untuk melakukan penyesuaian agar tetap kompetitif di pasar ekspor global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:00 WIB

BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia

BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:44 WIB

Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025

Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:27 WIB

Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air

Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air

News | Kamis, 01 Januari 2026 | 15:10 WIB

Petani Soroti Kebijakan Biodiesel Justru Bisa Rusak Ekosistem Kelapa Sawit

Petani Soroti Kebijakan Biodiesel Justru Bisa Rusak Ekosistem Kelapa Sawit

Bisnis | Rabu, 31 Desember 2025 | 20:39 WIB

Penampakan Gunungan Uang Rp 6,625 Triliun Hasil Korupsi dan Denda Kehutanan di Kejagung

Penampakan Gunungan Uang Rp 6,625 Triliun Hasil Korupsi dan Denda Kehutanan di Kejagung

Foto | Rabu, 24 Desember 2025 | 18:04 WIB

Terkini

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 15:00 WIB

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

Berapa Gaji dan Tunjangan Deputi Bakom RI? Gaya Hidup Mewah Timothy Ivan Triyono Disorot

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:59 WIB

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 14:57 WIB

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Modal Tekun dan Kehati-hatian, Wanita Asal Blitar Ini Tak Menyerah Merintis Usaha Dua Kali

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:42 WIB

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

5 Shio yang Disebut Paling Cepat Kaya dari Usaha Sampingan, Ada Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 14:35 WIB

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Make Munir Live Again: Merawat Ingatan Kasus HAM di Aksi Kamisan Jogja

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Heboh Tahanan Kasus Narkoba di Rutan Balige Meninggal, Apa Sebabnya?

Sumut | Sabtu, 26 September 2026 | 14:32 WIB

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Polres Metro Bongkar Praktik Bisnis Gelap Solar Subsidi: Modus Borong SPBU untuk Ditimbun

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 14:31 WIB

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

Koleksi Tas Mewah Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triiyono Disorot, Capai Puluhan Juta!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Career Break bagi Perempuan: Jeda Karier atau Tanda Kehilangan Arah?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 14:30 WIB

×