Pupuk Indonesia Ajak Mahasiswa Berikan Edukasi Pertanian di Dieng

Iwan Supriyatna

Kamis, 22 Juni 2023 | 19:34 WIB
Pupuk Indonesia Ajak Mahasiswa Berikan Edukasi Pertanian di Dieng
Pupuk Indonesia mengajak 80 orang generasi Z dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu petani.

Suara.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui program kolaborasi "Social Tour Dambaan" dengan Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, mengajak 80 orang generasi Z dari berbagai daerah di Indonesia untuk membantu petani masyarakat di Desa Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Indonesia ini digelar selama lima hari, mulai tanggal 21 hingga 25 Juni 2023.

SVP TJSL Pupuk Indonesia, Rika Susanty, menyebutkan bahwa Program Social Tour Dambaan merupakan program rekreasi yang dikemas dengan kegiatan sosial yang melibatkan anak-anak muda, umumnya dari kalangan pelajar atau mahasiswa, untuk memberikan bakti kepada masyarakat di Desa Dieng Kulon. Bentuk bakti yang dilaksanakan adalah bakti pertanian, bakti lingkungan dan bakti pendidikan. Para peserta ini nantinya akan berada dibawah koordinasi Cakra Abhipraya sebagai relawan dalam menangani respon terhadap bencana. 

Dari aspek pertanian, program ini memberikan edukasi terkait pertanian kepada para petani, seperti pemupukan, sarana produksi pertanian (saprodi), dan sebagainya. Sedangkan dari aspek lingkungan, relawan akan membantu dalam pengelolaan sampah dan penanaman pohon pencegah longsor. Serta dari aspek pendidikan, relawan dibekali edukasi pertanian sebagai bekal pengabdian di daerah bencana.

"Social Tour Dambaan ini membawa misi kebaikan. Melalui program ini, Pupuk Indonesia mengajak para calon relawan untuk melakukan bakti pertanian dengan menebar kebaikan di seluruh penjuru Indonesia, yang saat ini dimulai dari Dieng Kulon. Kami yakin kebaikan itu bisa menular, menyebar dan bertumbuh melahirkan kebaikan-kebaikan baru," ujar Rika ditulis Kamis (22/06/2023).

Dalam kegiatan ini, Pupuk Indonesia menyerahkan sejumlah bantuan yang selaras dengan materi tur, diantaranya pemberian sarana produksi (saprodi) pertanian untuk 200 petani Dieng Kulon, satu unit angkutan sampah dan 30 unit tempat sampah yang diletakkan di sepanjang jalan desa, 100 bibit tanaman keras produktif, dan seragam olahraga bagi 350 pelajar SD.

Program Social Tour Dambaan merupakan implementasi program TJSL dengan konsep Creating Shared Value (CSV), dimana masyarakat ikut terlibat dalam rantai bisnis perusahaan dan memberikan nilai manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat. Program ini memenuhi 2 strategi CSV, yakni menciptakan ceruk pasar bagi produk perusahaan (Reconcieving product and market) dan mengaktifkan stakeholder lokal dalam upaya mengurangi masalah sosial dan lingkungan (Enabling local cluster development). 

Desa Dieng Kulon sendiri merupakan salah satu daerah di ketinggian 2.093 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan berjarak 55 kilometer dari kota Banjarnegara, Jawa Tengah. Desa Dieng Kulon merupakan sentra penghasil sayuran terbesar di Jawa Tengah dengan luas areal pertanian sebesar 163 ribu hektar. Wilayah ini merupakan sentra tanaman hortikultura yang merupakan penghasil kentang terbesar di Jawa Tengah.

Sementara Pupuk Indonesia, sebagai perusahaan BUMN, memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung dan mengoptimalkan potensi tersebut dengan menyediakan pupuk dan produk komersil lainnya melalui pendirian Toko Pe-i di Dieng. Ini menjadikan perusahaan semakin dekat dengan masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat pun semakin yakin dalam menggunakan produk Pupuk Indonesia grup.

Di samping itu, melalui program ini perusahaan berkontribusi dalam menciptakan regenerasi petani, melalui pembekalan materi tentang pertanian bagi para calon relawan dan siswa SD setempat.

baca juga

"Kami berharap semua relawan mampu berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan petani. Kami yakin para peserta juga akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa selama kegiatan ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini 4 Calon Rektor Unsri yang Diseleksi Jadi 3 Besar: Ada Dekan Fakultas Pertanian Dan FISIP

Ini 4 Calon Rektor Unsri yang Diseleksi Jadi 3 Besar: Ada Dekan Fakultas Pertanian Dan FISIP

Sumsel | Kamis, 22 Juni 2023 | 17:34 WIB

Teka-Teki Kasus Jual Beli Jabatan, Menteri Syahrul Yasin Limpo Dibidik Sejak Tahun Lalu?

Teka-Teki Kasus Jual Beli Jabatan, Menteri Syahrul Yasin Limpo Dibidik Sejak Tahun Lalu?

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 15:16 WIB

Syahrul Yasin Limpo Bakal Jadi Tersangka? Jokowi: Hormati Hukum Yang Ada

Syahrul Yasin Limpo Bakal Jadi Tersangka? Jokowi: Hormati Hukum Yang Ada

Moots | Kamis, 22 Juni 2023 | 11:25 WIB

Terkini

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

Pemprov DKI Tambah 6 Kategori Penerima Layanan Transportasi Gratis di 2027, Siapa Saja?

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:47 WIB

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 19:45 WIB

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Polres Garut Gagalkan Peredaran 76 Ribu Obat Keras, Satu Orang Ditangkap

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Kevin Diks Cs Diminta Balas Kritik Pedas Suporter dengan Aksi Nyata di Lapangan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:44 WIB

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Empat Residivis Curanmor Dibekuk Jatanras Polda Jatim, 13 Motor Jadi Sasaran

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:37 WIB

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Indonesia Gagal Tekuk Malaysia, Indra Sjafri Kasih Nilai Jelek untuk Taktik Herdman

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 19:34 WIB

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

Buka Jalan Kuliah ke New York, Pemprov DKI Rancang Beasiswa Bergengsi LPDP Jakarta

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Manga Manchuria Opium Squad Kembali Terbit, Tsurushima Jadi Ilustrator Baru

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

×