Pernah Terjerat Rentenir, Pelaku UMKM Sinar Sawah Sukses Kembangkan Usaha Bersama KUR BRI

M Nurhadi

Kamis, 22 Juni 2023 | 22:51 WIB
Pernah Terjerat Rentenir, Pelaku UMKM Sinar Sawah Sukses Kembangkan Usaha Bersama KUR BRI
Parjiyem bersama dengan seorang rekan usahanya memamerkan produk Sinar Sawah di Bazaar UMKM BRILian di Kantor BRI Cik di Tiro Yogyakarta, pada Jumat (16/6/2023) [Suara.com/Hadi]

Suara.com - “Usaha ini dimulai dari 15 tahun lalu, sekitar 2007. Namun, jauh sebelum itu, usaha ini sudah diturunkan dari ibu saya, kakak kemudian saya sendiri,” ucap Parjiyem menjelaskan awal perjalanan dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) Sinar Sawah.

Parjiyem adalah satu dari sekian pelaku UMKM yang diundang dalam Bazaar UMKM BRILian, sebuah event yang dipersembahkan oleh BRI untuk mendukung UMKM di wilayah DI Yogyakarta.

Berawal dari usaha keluarga yang dirintis sang ibu, bisnis keripik belut yang dijalankan oleh keluarga Parjiyem ternyata menarik perhatian banyak kalangan hingga membuat mereka ingin belajar langsung kepada keluarganya.

“Banyak orang yang datang untuk belajar cara membuat keripik belut yang enak,” ungkap Parjiyem saat diwawancarai Suara.com pada Jumat (16/6/2023) lalu.

Secara terbuka, Parjiyem dan keluarga memberikan sejumlah tips agar pengolahan keripik belut bisa lebih maksimal dan sesuai selera. Namun demikian, ia menegaskan, semua orang yang mendatanginya bebas membuat kreasi tanpa memberikan rahasia resep keluarganya.

Pada awal usahanya, Parjiyem yang sebelumnya hanya membantu ibu dan saudaranya membuat keripik belut lantas tertarik untuk memulai bisnisnya sendiri.

“Pertama kali saya membuat keripik belut itu menggunakan 25 kilogram belut yang kemudian diolah dan dipacking apa adanya. Karena masih awal, jadi ya uji coba pasar dulu,” ungkapnya.

Jika dulu dalam sehari hanya memproduksi sekitar 25 kilogram saja per hari. Kini, UMKM Sinar Sawah bisa memproduksi hingga 1,5 kwintal atau 150 kilogram.

Regional CEO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Yogyakarta, John Sarjono saat merasakan kripik belut Sinar Sawah di event Bazaar UMKM BRILian di Kantor BRI Cik di Tiro Yogyakarta, Jumat (16/6/2023) [Suara.comHadi]
Regional CEO Bank Rakyat Indonesia (BRI) Yogyakarta, John Sarjono saat merasakan kripik belut Sinar Sawah di event Bazaar UMKM BRILian di Kantor BRI Cik di Tiro Yogyakarta, Jumat (16/6/2023) [Suara.comHadi]

Seiring dengan pesatnya usaha yang ia bangun, usaha yang awalnya hanya diproduksi bersama suaminya itu hingga memiliki 8 orang karyawan.

baca juga

Sayangnya, hantaman wabah Virus Corona memaksa Parjiyem untuk memangkas pengeluaran hingga kini hanya ada tiga karyawan yang bekerja di usahanya tersebut.

“Saat COVID-19 itu, omzetnya anjlok parah dan bahkan sampai sekarang belum sepenuhnya pulih,” ujar dia.

Tekanan ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi COVID-19 juga membuat Parjiyem kehilangan .

“Reseller sama sekali tidak beli, di pasar tidak terjual karena lockdown dan pesanan juga sangat sepi. Dalam satu bulan biasanya produksi hingga enam kali sekitar 5 kwintal, saat pandemi itu hanya satu kali saja sekitar satu kwintal,” ujar dia.

“Benar-benar jatuh waktu itu. Keuangan usaha terpukul,” lanjut dia.

Meski terpukul cukup keras, Parjiyem terus berusaha agar usahanya bisa terus beroperasi. “Sedih, waktu itu. Apalagi kalau lihat karyawan, sebenarnya tidak ingin merumahkan. Tapi kondisi ekonomi kami juga sulit,” ujar Parjiyem.

Omzet yang dihasilkan kala pandemi COVID-19 turun cukup parah dibandingkan sebelum wabah itu menyebar.

“Saat pandemi itu, dalam satu bulan omzet kurang dari Rp3 juta. Padahal, sebelum pandemi COVID-19, dalam satu bulan kami bisa menghasilkan omzet  hingga Rp10 juta dalam sebulan bahkan lebih,” ujar Parjiyem.

Kegigihan Parjiyem terbayar lunas. Kini usaha yang resepnya adalah warisan keluarganya itu bisa terus berlanjut meski dihadang berbagai cobaan. Salah satunya kelangkaan bahan baku.

Parjiyem menuturkan, berbeda dengan dulu. Saat ini, ia kesulitan mendapatkan pasokan belut dari Sleman dan sekitarnya.

Menurut dia, kini belut sawah makin langka. Jika dulu para pencari belut bisa mendapatkan lebih dari satu kilogram dalam semalam, kini untuk mendapatkan setengah kilogram saja sulit.

“Sementara, kebutuhan belut makin banyak karena selain kami juga ada banyak pengusaha yang mengolah belut menjadi berbagai olahan makanan,” ujar dia.

Saat ini, Parjiyem mendapatkan pasokan belut dari Jawa Timur karena kualitasnya yang dianggap bagus.

Untuk satu kilogram belut, kata Parjiyem, bisa diolah untuk menjadi 500 gram keripik belut dengan kualitas grade A. Sementara untuk kualitas di bawahnya, dari satu kilogram belut bisa diolah menjadi 700-900 gram keripik.

“Menyesuaikan kualitas. Untuk grade A memang yang paling mahal karena kualitasnya, sedangkan yang di bawahnya pasti lebih terjangkau,” ujar dia.

Parjiyem mengatakan, tidak hanya produk dari usahanya. Ia juga terus berusaha untuk mengembangkan diri agar UMKM yang ia bangun bisa terus berkembang.

Hal ini juga tidak lepas dari dukungan yang diberikan oleh BRI sebagai bank BUMN nomor satu dalam program pengembangan UMKM.

Parjiyem adalah satu dari jutaan pelaku UMKM di Indonesia yang merasakan manfaat dari KUR BRI. Pasalnya, dia pernah merasakan susahnya pinjam uang dari rentenir.

“Saya sudah tiga kali mendapatkan KUR BRI. KUR dari BRI itu benar-benar menolong pelaku UMKM seperti saya. Dulu, sebelum tahu ada program ini (KUR BRI), sekitar tahun 2016 itu saya sering pinjam uang ke rentenir keliling,” ujar dia.

Dengan bunga yang cukup tinggi, keberadaan para rentenir itu tentu sangat mencekik para pelaku UMKM.

“Terus terang, karena pendidikan rendah, jadi waktu itu takut untuk pinjam ke bank. Tidak hanya saya tapi juga banyak teman-teman saya,” kata Parjiyem.

“Setelah merasakan (KUR BRI), sekarang benar-benar merasakan manfaatnya,” imbuh dia.

Tidak hanya keripik belut, UMKM Sinar Sawah yang dibangun oleh Parjiyem juga membuat berbagai kreasi makanan khas Yogyakarta seperti keripik melinjo dan pare krispi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tenun Lurik Tradisional Bantarjo: Potensi UMKM Tak Lekang Oleh Zaman

Tenun Lurik Tradisional Bantarjo: Potensi UMKM Tak Lekang Oleh Zaman

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 12:40 WIB

Emak-emak di Jakarta Ramai-ramai Ikuti Pelatihan Personal Branding untuk UMKM

Emak-emak di Jakarta Ramai-ramai Ikuti Pelatihan Personal Branding untuk UMKM

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 12:12 WIB

Bazar Sembako Murah Dari Relawan Sandi Uno Lamongan, Ringankan Beban Ekonomi di Tengah Harga yang Semakin Melambung

Bazar Sembako Murah Dari Relawan Sandi Uno Lamongan, Ringankan Beban Ekonomi di Tengah Harga yang Semakin Melambung

Bisnis | Kamis, 22 Juni 2023 | 07:35 WIB

Kemenag Purwakarta Siapkan 6.490 Sertifikat Halal Gratis Untuk Pelaku UMKM

Kemenag Purwakarta Siapkan 6.490 Sertifikat Halal Gratis Untuk Pelaku UMKM

Purwasuka | Selasa, 20 Juni 2023 | 16:53 WIB

Sebut Erick Thohir Sosok yang Dibutuhkan Sepak Bola Indonesia, Suporter Argentina dari Vietnam: Negara Kamu Sangat Beruntung

Sebut Erick Thohir Sosok yang Dibutuhkan Sepak Bola Indonesia, Suporter Argentina dari Vietnam: Negara Kamu Sangat Beruntung

Cianjur | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:25 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Tahun Ini Pemkot Medan akan Bangun Rumah Kemasan

Dukung UMKM Naik Kelas, Tahun Ini Pemkot Medan akan Bangun Rumah Kemasan

News | Selasa, 20 Juni 2023 | 14:17 WIB

Terkini

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Polres Cimahi Musnahkan 150 Kilogram Tembakau Sintetis Hasil Penggerebekan di Batujajar

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Urutan Pemakaian Krim Pagi, Sunscreen, dan Air Mawar sebagai Setting Spray

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Pastikan Pelayanan Siap, Wali Kota Solo Cek Persiapan Haul Solo

Surakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Nasib Apes Casriah Warga Sukabumi: Utangi Teman Miliaran Rupiah, Jaminan Sertifikat Malah Disita BNN

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

Bakom RI Bakal Manfaatkan AI untuk Sosialisasikan Program dan Pemikiran Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Hadapi Persis Solo, Kendal Tornado FC Akui Jadi Ujian Mental di Stadion Manahan

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:47 WIB

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

RI Mau Pakai Teknologi Norwegia Bangun PLTA

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 18:46 WIB

×