Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

7 Skandal Korupsi yang Gegerkan Publik Singapura

M Nurhadi

Minggu, 16 Juli 2023 | 16:49 WIB
7 Skandal Korupsi yang Gegerkan Publik Singapura
Menteri Perhubungan Singapura S Iswaran (Instagram/s.iswaran)

Suara.com - Mungkin jika berbicara mengenai korupsi, masyarakat Indonesia sudah cukup jengah dengan kejahatan tingkat tinggi yang tidak pernah menemui akhir ini. Namun tahukah Anda bahwa Singapura juga baru-baru ini diguncang skandal besar terkait korupsi? Sejarah kasus korupsi di pemerintahan Singapura, dapat Anda cermati di artikel singkat ini.

Saat ini pemerintah Singapura berada pada kabinet Lee Hsien Loong. Salah satu menterinya diindikasi melakukan korupsi, setelah badan antikorupsi negara Singapura, CPIB, mengumumkan kasus korupsi yang dilakukan menteri berusia 61 tahun tersebut.

Pertama Kali dalam Empat Dekade Terakhir

Kabar ini menjadi cukup heboh karena diketahui Singapura merupakan negara yang dikenal memiliki disiplin tinggi, baik untuk rakyatnya, atau untuk pemerintahannya. Kasus korupsi dari Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran menjadi yang pertama dalam 40 tahun terakhir.

Instruksi cuti dari Lee Hsien Loong pada Iswaran menjadi indikasi kuat bahwa menteri tersebut memang tersandung skandal yang mungkin saja akan mencoreng nama baik pemerintahan Singapura. Sebagai gantinya, Lee Hsien Loong menunjuk Menteri Senior Negara Bagian, Chee Hong Tat, untuk menggantikan posisinya.

Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan dari terduga korupsi, dan agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada intervensi dari pihak manapun yang dapat mengganggu kredibilitas penegakan hukum.

Memilih Bungkam

Dilansir dari berbagai media, pihak Iswaran dan pihak CPIB mengambil sikap serupa dalam kasus ini. Dimulai dengan penyelidikan atas sebuah kasus yang tidak disebutkan rinciannya pada 11 Juli 2023 lalu, hingga kini kedua pihak tersebut memilih bungkam dan sama sekali tidak memberikan keterangan apapun.

Investigasi terkait kasus korupsi memang menjadi hal yang cukup jarang di Singapura, karena negara ini dikenal luas sebagai salah satu negara antikorupsi yang memegang kuat komitmennya. Dengan gaji pejabat yang tinggi, hal ini berhasil dipertahankan selama beberapa tahun sebelum akhirnya terjadi kasus yang kini tengah diselidiki.

baca juga

Deretan Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi di Singapura

Sebelum kasus S Israwan ini muncul, Singapura juga pernah mengalami beberapa kasus korupsi lain. Beberapa kasus korupsi tersebut adalah sebagai berikut.

  • 1975, Menteri Negara Lingkungan Hidup Wee Toon Boon, didakwa atas korupsi senilai 840 ribu dolar Singapura, dengan memanfaatkan jabatannya sebagai menteri untuk mewakili pegawai negeri sipil atas nama pengembang properti.
  • 1979, Anggota Parlemen Phey Yew Kok, atas penyalahgunaan dana sebesar lebih dari 350 ribu dolar Singapura yang sebagian besar berasal dari dua serikat pekerja. Ia juga menghasut seorang akuntan untuk memberikan informasi palsu pada petugas CPIB.
  • 1986, Menteri Pembangunan Nasional The Cheang Wan, dituduh menerima suap sebesar 1 juta dolar Singapura pada tahun 1981 dan 1982 sebagai imbalan membantu dua pengembang properti mempertahankan dan memperoleh sebidang tanah untuk pembangunan.
  • 1994, Mantan Wakil Kepala Eksekutif Operasi di Badan Air Nasional PUB Choy Hon Tim, atas konspirasi kriminal dan menerima suap senilai 13,85 juta dolar Singapura dari pengusaha yang pernah jadi pegawai di PUB.
  • 2012, Mantan Kepala Biro Narkotika Pusat Ng Boon Gay dan Mantan Komisaris Pasukan Pertahanan Sipil Singapura Peter Lim. Ng dituduh mendapat kepuasan seksual dari kseorang karyawan wanita dari dua vendor IT, namun kemudian dibebaskan, sementara Lim dinyatakan bersalah atas kepuasan seksual dari tiga wanita sebagai imbalan untuk memberikan tender terkait IT pada perusahaan.
  • 2015, Mantan Manajer Umum Dewan Kota Ang Ko Kio, Wong Chee Meng, atas suap lebih dari 86 ribu dolar Singapura dari seorang direktur perusahaan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Hapus Tato Syahnaz, Segini Uang yang Harus Dikeluarkan Rendy Kjaernett: Mau di Singapura atau di Indonesia Sama Aja!

Mau Hapus Tato Syahnaz, Segini Uang yang Harus Dikeluarkan Rendy Kjaernett: Mau di Singapura atau di Indonesia Sama Aja!

Depok | Minggu, 16 Juli 2023 | 15:25 WIB

Panji Gumilang Marah Rekening Al Zaytun Diblokir: Ini Dana Pendidikan, Bukan Korupsi!

Panji Gumilang Marah Rekening Al Zaytun Diblokir: Ini Dana Pendidikan, Bukan Korupsi!

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2023 | 12:59 WIB

Ngeri! Jurnalis Ditembak Mati di Dalam Mobilnya yang Terparkir

Ngeri! Jurnalis Ditembak Mati di Dalam Mobilnya yang Terparkir

Sumatera | Minggu, 16 Juli 2023 | 12:00 WIB

Terang-terangan Tenteng Uang Rp27 Miliar ke Kejagung, Ini Sosok Maqdir Ismail

Terang-terangan Tenteng Uang Rp27 Miliar ke Kejagung, Ini Sosok Maqdir Ismail

Video | Minggu, 16 Juli 2023 | 12:05 WIB

KPK Minta Maaf Karena Kebobolan, Pengamat: Kok Baru Sekarang Minta Maaf

KPK Minta Maaf Karena Kebobolan, Pengamat: Kok Baru Sekarang Minta Maaf

Liberte | Sabtu, 15 Juli 2023 | 21:55 WIB

Cek Fakta: Jokowi Butuh 1 Periode Kekuasaan Lagi Untuk Membayar Lunas Hutang Negara

Cek Fakta: Jokowi Butuh 1 Periode Kekuasaan Lagi Untuk Membayar Lunas Hutang Negara

Bandungbarat | Sabtu, 15 Juli 2023 | 20:59 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×