Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

7 Skandal Korupsi yang Gegerkan Publik Singapura

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 16 Juli 2023 | 16:49 WIB
7 Skandal Korupsi yang Gegerkan Publik Singapura
Menteri Perhubungan Singapura S Iswaran (Instagram/s.iswaran)

Suara.com - Mungkin jika berbicara mengenai korupsi, masyarakat Indonesia sudah cukup jengah dengan kejahatan tingkat tinggi yang tidak pernah menemui akhir ini. Namun tahukah Anda bahwa Singapura juga baru-baru ini diguncang skandal besar terkait korupsi? Sejarah kasus korupsi di pemerintahan Singapura, dapat Anda cermati di artikel singkat ini.

Saat ini pemerintah Singapura berada pada kabinet Lee Hsien Loong. Salah satu menterinya diindikasi melakukan korupsi, setelah badan antikorupsi negara Singapura, CPIB, mengumumkan kasus korupsi yang dilakukan menteri berusia 61 tahun tersebut.

Pertama Kali dalam Empat Dekade Terakhir

Kabar ini menjadi cukup heboh karena diketahui Singapura merupakan negara yang dikenal memiliki disiplin tinggi, baik untuk rakyatnya, atau untuk pemerintahannya. Kasus korupsi dari Menteri Transportasi Singapura, S. Iswaran menjadi yang pertama dalam 40 tahun terakhir.

Instruksi cuti dari Lee Hsien Loong pada Iswaran menjadi indikasi kuat bahwa menteri tersebut memang tersandung skandal yang mungkin saja akan mencoreng nama baik pemerintahan Singapura. Sebagai gantinya, Lee Hsien Loong menunjuk Menteri Senior Negara Bagian, Chee Hong Tat, untuk menggantikan posisinya.

Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan dari terduga korupsi, dan agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada intervensi dari pihak manapun yang dapat mengganggu kredibilitas penegakan hukum.

Memilih Bungkam

Dilansir dari berbagai media, pihak Iswaran dan pihak CPIB mengambil sikap serupa dalam kasus ini. Dimulai dengan penyelidikan atas sebuah kasus yang tidak disebutkan rinciannya pada 11 Juli 2023 lalu, hingga kini kedua pihak tersebut memilih bungkam dan sama sekali tidak memberikan keterangan apapun.

Investigasi terkait kasus korupsi memang menjadi hal yang cukup jarang di Singapura, karena negara ini dikenal luas sebagai salah satu negara antikorupsi yang memegang kuat komitmennya. Dengan gaji pejabat yang tinggi, hal ini berhasil dipertahankan selama beberapa tahun sebelum akhirnya terjadi kasus yang kini tengah diselidiki.

Deretan Kasus Korupsi yang Pernah Terjadi di Singapura

Sebelum kasus S Israwan ini muncul, Singapura juga pernah mengalami beberapa kasus korupsi lain. Beberapa kasus korupsi tersebut adalah sebagai berikut.

  • 1975, Menteri Negara Lingkungan Hidup Wee Toon Boon, didakwa atas korupsi senilai 840 ribu dolar Singapura, dengan memanfaatkan jabatannya sebagai menteri untuk mewakili pegawai negeri sipil atas nama pengembang properti.
  • 1979, Anggota Parlemen Phey Yew Kok, atas penyalahgunaan dana sebesar lebih dari 350 ribu dolar Singapura yang sebagian besar berasal dari dua serikat pekerja. Ia juga menghasut seorang akuntan untuk memberikan informasi palsu pada petugas CPIB.
  • 1986, Menteri Pembangunan Nasional The Cheang Wan, dituduh menerima suap sebesar 1 juta dolar Singapura pada tahun 1981 dan 1982 sebagai imbalan membantu dua pengembang properti mempertahankan dan memperoleh sebidang tanah untuk pembangunan.
  • 1994, Mantan Wakil Kepala Eksekutif Operasi di Badan Air Nasional PUB Choy Hon Tim, atas konspirasi kriminal dan menerima suap senilai 13,85 juta dolar Singapura dari pengusaha yang pernah jadi pegawai di PUB.
  • 2012, Mantan Kepala Biro Narkotika Pusat Ng Boon Gay dan Mantan Komisaris Pasukan Pertahanan Sipil Singapura Peter Lim. Ng dituduh mendapat kepuasan seksual dari kseorang karyawan wanita dari dua vendor IT, namun kemudian dibebaskan, sementara Lim dinyatakan bersalah atas kepuasan seksual dari tiga wanita sebagai imbalan untuk memberikan tender terkait IT pada perusahaan.
  • 2015, Mantan Manajer Umum Dewan Kota Ang Ko Kio, Wong Chee Meng, atas suap lebih dari 86 ribu dolar Singapura dari seorang direktur perusahaan.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Hapus Tato Syahnaz, Segini Uang yang Harus Dikeluarkan Rendy Kjaernett: Mau di Singapura atau di Indonesia Sama Aja!

Mau Hapus Tato Syahnaz, Segini Uang yang Harus Dikeluarkan Rendy Kjaernett: Mau di Singapura atau di Indonesia Sama Aja!

| Minggu, 16 Juli 2023 | 15:25 WIB

Panji Gumilang Marah Rekening Al Zaytun Diblokir: Ini Dana Pendidikan, Bukan Korupsi!

Panji Gumilang Marah Rekening Al Zaytun Diblokir: Ini Dana Pendidikan, Bukan Korupsi!

Bisnis | Minggu, 16 Juli 2023 | 12:59 WIB

Ngeri! Jurnalis Ditembak Mati di Dalam Mobilnya yang Terparkir

Ngeri! Jurnalis Ditembak Mati di Dalam Mobilnya yang Terparkir

| Minggu, 16 Juli 2023 | 12:00 WIB

Terang-terangan Tenteng Uang Rp27 Miliar ke Kejagung, Ini Sosok Maqdir Ismail

Terang-terangan Tenteng Uang Rp27 Miliar ke Kejagung, Ini Sosok Maqdir Ismail

Video | Minggu, 16 Juli 2023 | 12:05 WIB

KPK Minta Maaf Karena Kebobolan, Pengamat: Kok Baru Sekarang Minta Maaf

KPK Minta Maaf Karena Kebobolan, Pengamat: Kok Baru Sekarang Minta Maaf

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 21:55 WIB

Cek Fakta: Jokowi Butuh 1 Periode Kekuasaan Lagi Untuk Membayar Lunas Hutang Negara

Cek Fakta: Jokowi Butuh 1 Periode Kekuasaan Lagi Untuk Membayar Lunas Hutang Negara

| Sabtu, 15 Juli 2023 | 20:59 WIB

Terkini

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:30 WIB

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:35 WIB

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:23 WIB

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:17 WIB

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:14 WIB

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:57 WIB

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:51 WIB

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:47 WIB

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:32 WIB

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:25 WIB