Keramik Asal China Gempur RI, Pengusaha Lokal Bisa Apa?

Mohammad Fadil Djailani

Minggu, 23 Juli 2023 | 10:47 WIB
Keramik Asal China Gempur RI, Pengusaha Lokal Bisa Apa?
Ilustrasi. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan granit di dalam negeri mayoritas masih terpenuhi dari impor.

Suara.com - Pertumbuhan sektor properti di Indonesia berdampak pada besarnya kebutuhan granit atau keramik. Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan granit di dalam negeri mayoritas masih terpenuhi dari impor. 

Diketahui sejak beberapa tahun terakhir, dengan tingginya angka kebutuhan granit, barang-barang Tiongkok memang membanjiri pasar lokal. Meskipun pemerintah sudah menerapkan safeguard sejak 2018.

Data Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) menunjukkan, sebenarnya kapasitas produksi keramik nasional 550 juta m2 pertahun. Dari jumlah itu, 140-150 juta m2 merupakan keramik jenis B1A atau granit. Namun faktanya hanya bisa berjalan sekitar 50 persen.

Gempuran produk impor dari Tiongkok juga diindikasikan karena terjadi unfair trade. Seperti salah satunya tax subsidi 14%, praktik indikasi dumping, serta pengurangan ketebalan keramik.

Meski ditengah gempuran granit China, pengusaha lokal optimistis bisa bersaing dengan produk impor tersebut. 

Salah satunya yang dilakukan PT Superior Porcelain Sukses (SPS) uang melihat peluang akan tingginya permintaan granit dalam negeri, untuk itu perusahaan membangun pabrik granit di Kabupaten Subang, Jawa Barat dengan kapasitas 14 juta m2 pertahun. Groundbreaking pabrik tersebut dilakukan Jumat, 21 Juli 2023.

Pabrik yang berlokasi di Kadawung, Paburan, Subang itu memiliki luas bangunan 81.000 m2. Berdiri di atas tanah 22 hektar. Ditargetkan pabrik tersebut bakal beroperasi pada semester 2 tahun 2024.

Kehadiran pabrik granit tersebut juga diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lokal. Sebab kebutuhan tenaga kerja di pabrik tersebut nantinya lebih dari 600 orang.

Granite tile yang diproduksi PT Superior Porcelain Sukses nantinya merupakan produk kedua SPS Corporate di bidang building material. Sebelumnya SPS Corporated sukses menjalankan industri bata ringan yang cukup terkenal di Indonesia, Blesscon.

baca juga

“Kami berharap perusahaan ini bisa menjadi Top 3 di bidang industri granite tiles. Mengikuti jejak company lain di SPS Corporate,” kata Hendra Widodo, Direktur Produksi PT Superior Porcelain Sukses.

Selama ini SPS Corporate leading di beberapa industri. Mereka masuk Top 3 di industrinya masing-masing. Mulai industri kertas, tisu, hingga bata ringan (Blesscon).

Kehadiran pabrik-pabrik SPS Corporate di beberapa daerah di Indonesia juga terbukti mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sekaligus membangkitkan perekonomian di sekitarnya.

Granit yang diproduksi PT Superior Porcelain Sukses ini nanti jenisnya homogeneous tiles dan porcelain tiles. Masing-masing kapasitas produksinya 7 juta m2 per tahunnya. Jadi total pertahunnya bisa memproduksi 14 juta m2.

Homogeneous tiles punya karakter lebih padat, keras, dan sedikit pori-pori sehingga lebih tahan lembab dan anti noda

Asaki pun menyambut baik pembangunan pabrik granit PT SPS. Ketua Bidang Keramik dan Ubin Asaki, Andrea Petrina, mengatakan pembangunan pabrik granit PT SPS itu bisa membawa multiplier effect terhadap perekonomian Indonesia.

“Investasi ini juga bagian dari komitmen industrik kermaik nasional terhadap dukungan pemerintah memberi yang telah memberikan harga gas khusus,” kata Andrea yang hadir dalam acara ground breaking.

Yang tak kalah penting, investasi PT SPS itu mendukung program pemerintah akan subtitusi impor. “Seperti kita tahu homogeneous tiles impor telah membanjiri Indonesia. Semoga portofolio import nantinya bisa dialihkan ke produk SPS setelah pabrik ini sudah produksi. Apalagi kapasitas produksinya untuk homogeneous tiles ini sangat besar,” ujarnya.

PT Superior Porcelain Sukses memilih membuka pabrik di Subang karena beberapa faktor. Pertama soal kedekatan dengan akses gas. Selama ini biaya produksi keramik 30 persennya berasal dari komponen biaya energi (gas). Selain itu, bahan baku lain seperti clay dan feldspar juga bisa didapat tak jauh dari Subang.

Pabrik baru di Subang itu sebenarnya merupakan plant pertama PT Superior Porcelain Sukses. Saat ini mereka menyiapkan plan-plan membangun pabrik di lokasi lain, dalam waktu dekat. Hal itu selama ini kerapkali dilakukan perusahaan lain, yang menjadi bagian SPS Corporate.

Kehadiran pabrik granit SPS di Subang sekaligus menjawab tantangan gempuran produk impor, terutama dari Tiongkok. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duit Para Taipan Asing Serbu RI, Paling Banyak dari Singapura, China dan Hongkong

Duit Para Taipan Asing Serbu RI, Paling Banyak dari Singapura, China dan Hongkong

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 14:28 WIB

300 Ribu Ton Beras Impor Banjiri Pasar RI, Jutaan Ton Menunggu Dikirim

300 Ribu Ton Beras Impor Banjiri Pasar RI, Jutaan Ton Menunggu Dikirim

Bisnis | Jum'at, 21 Juli 2023 | 10:51 WIB

Gaduh Penyelundupan 5 Juta Ton Nikel ke China, Luhut: Itu Tidak Susah Menelusurinya

Gaduh Penyelundupan 5 Juta Ton Nikel ke China, Luhut: Itu Tidak Susah Menelusurinya

Bisnis | Selasa, 18 Juli 2023 | 12:40 WIB

Terkini

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid, Negara Masih Sangat Kuat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Kenapa Halloween Dirayakan Setiap Tanggal 31 Oktober? Ini Sejarahnya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:09 WIB

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Urutan Pakai Bedak Padat dan Krim Kelly agar Hasil Makeup Tidak Dempul

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

Aturan Tidak Naik Kelas Berlaku Lagi pada 2027/2028, Apa yang Perlu Diketahui?

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Dari Pungli hingga Iuran Mandiri, Korupsi Tingkat Desa yang Terus Dimaklumi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Airlangga Sebut AI Bukan Gantikan Pekerjaan, Tapi Ciptakan Lapangan Kerja & Keterampilan Baru

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

×