Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Mulai Buka e-Commerce di AS, Begini Cara TikTok Pasok Barang Asal China

Achmad Fauzi

Senin, 31 Juli 2023 | 08:46 WIB
Mulai Buka e-Commerce di AS, Begini Cara TikTok Pasok Barang Asal China
Ilustrasi TikTok (Freepik/freepik)

Suara.com - TikTok mulai membuka bisnis e-commerce di Amerika Serikat (AS) dengan menjual barang-barang buatan China. Sama seperti program Amazon, TikTok akan menyimpan dan meningrimkan barang berbagai macam produk atas nama produsen dan pedagang di China.

Seperti dikutip dari Wall Street Journal, e-commerce yang dijalankan TikTok ini akan mulai beroperasi pada Agustus, ini lebih cepat dibandingkan rencana awal. AS menjadi sasaran TikTok, karena merupakan pasar terbesar kedua dari sisi pengguna sosial media yang ditargetkan menjadi konsumen.

Sedangkan, pertama adalah Indonesia, di mana Tiktok juga sudah mengantongi izin praktik ecommerce melalui Tiktok Shop.

"Langkah tersebut dilakukan setelah banyak pedagang China, yang menggunakan platform penjual pihak ketiganya, berjuang untuk menyediakan layanan pelanggan yang memadai dan meningkatkan keuntungan mereka," tulis Wall Street Journal dalam laporannya yang dikutip, Senin (31/7/2023).

"TikTok akan membayar pemasok China hanya setelahnya menemukan pembeli di AS. dan akan mengembalikan barang yang tidak populer agar tidak terjebak persediaan."

Sebenarnya langkah ini sebagai kepastian untuk masuk pasar AS, sebab sebelumnya ekspansi e-commercer TikTok sempat tertunda akibat penjual AS yang enggan untuk bergabung di tengah tekanan politik terhadap aplikasi asal China itu.

Terlebih, TikTok telah menghadapi pengawasan yang meningkat di Washington, yang mana para pejabat dan anggota parlemen telah mencapnya sebagai risiko keamanan nasional.

TikTok kekinian tengah membangun pasar seperti Amazon, TikTok Shop, yang mengintegrasikan berbagai saluran di mana pengguna dapat melihat dan membeli barang menjadi satu halaman. Selain itu, pengguna juga dapat mereview merchandise baik yang dijual melalui program TikTok maupun secara langsung pengecer eksternal.

Peluncuran TikTok ke dalam model e-commerce baru ditujukan untuk memperluas ekosistem penjualnya untuk mendapatkan lebih banyak uang dari aplikasi video populernya dan melakukan diversifikasi di luar penjualan iklan. Tiktok menargetkan mampu melipatgandakan GVM di platformnya menjadi USD 20 miliar secara global.

baca juga

Eksekutif di TikTok, ByteDance yang berbasis di Beijing, menugaskan kembali tim e-commerxe pada bulan Maret dengan memeriksa model bisnis dari para pesaingnya yang berkembang pesat, orang-orang akrab dengan masalah yang dikatakan. Dua bulan kemudian, ia meluncurkan versinya sendiri di Arab Saudi dan Inggris Raya.

Analis mengatakan peluncurannya di AS dapat menambah tekanan yang sudah dihadapi TikTok. Pemerintahan Biden mengatakan TikTok perlu menjual AS-nya.

TikTok berulang kali membantah menerima permintaan pemerintah China untuk data pengguna dan mengatakan tidak akan merespon jika ditanya. "Ini adalah perjuangan berat untuk TikTok karena persaingannya tidak hanya sengit, tetapi juga tantangan juga lebih besar untuk TikTok jika benar-benar berhasil," kata Ivy Yang, seorang analis teknologi yang sebelumnya bekerja untuk e-commerce raksasa Alibaba.

TikTok juga menghadapi tantangan praktis karena membutuhkan keahlian, bakat yang berbeda dan pemikiran bisnis dari platform media sosial, kata para analis. Ini akan perlu untuk berinvestasi berat dalam pergudangan, rantai pasokan dan layanan purna jual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konten TikTok Bikin Ketagihan, Pemerintah Diminta Batasi Dampak Buruk Media Sosial

Konten TikTok Bikin Ketagihan, Pemerintah Diminta Batasi Dampak Buruk Media Sosial

Bisnis | Jum'at, 28 Juli 2023 | 09:06 WIB

Jadi Ancaman UMKM RI, TikTok Indonesia Blak-blakan Soal Project S TikTok

Jadi Ancaman UMKM RI, TikTok Indonesia Blak-blakan Soal Project S TikTok

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 16:14 WIB

TikTok Shop Dianggap Bikin UMKM Gulung Tikar, Pemerintah Diminta Tanggap

TikTok Shop Dianggap Bikin UMKM Gulung Tikar, Pemerintah Diminta Tanggap

Bisnis | Kamis, 27 Juli 2023 | 15:41 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB