Pakar Nilai Pemerintah Harus Prioritaskan Jalur Kereta Trans Sumatera Ketimbang LRT dan Kereta Cepat

Achmad Fauzi

Kamis, 10 Agustus 2023 | 16:05 WIB
Pakar Nilai Pemerintah Harus Prioritaskan Jalur Kereta Trans Sumatera Ketimbang LRT dan Kereta Cepat
IlustrasiRel Kereta Api (Pikist)

Suara.com - Pakar Kebijakan Publik Bambang Haryo Soekartono menyebut pemerintah justru harus memprioritaskan pembangunan jalur kereta Trans Sumatera. Hal ini dinilainta, karena mampu menghidupkan perekonomian dengan mengangkut penumpang dan logistik (barang) dengan jumlah besar/massal

Untuk saat ini Trans Sumatera sudah terhubungkan separuh dari panjang rel yang telah dibangun di jaman Hindia Belanda dan masih sekitar 1.300 kilometer yang belum terhubungkan rel kereta api dari sekitar 3.500 kilometer panjang rel Trans Sumatera.

Dan harusnya menjadi prioritas utama bagi pembangunan yang ada di wilayah Sumatera, bukan kereta cepat atau LRT.

"Dan untuk membangun 1.300 kilometer membutuhkan biaya sekitar 40 Triliun dengan harga perkilometernya rel rata rata sekitar 30-40 Milyar. Harga tersebut setara dengan 3 kalilipat biaya pembangunan LRT di Palembang yang hanya menghasilkan pendapatan untuk saat ini sebesar 15 Milyar pertahun," ujar Bambang Haryo yang dikutip,Kamis (10/8/2023).

Bambang Haryo melanjutkan, sebagai contoh angkutan kereta api dijalur Palembang - Lampung dengan jarak sekitar 230 kilometer saat ini sudah mengoperasikan 3 rangkaian kereta penumpang, setiap rangkaian terdiri dari 10 gerbong penumpang dengan kapasitas 60 tempat duduk pergerbong yang total menghasilkan pertahunnya sekitar Rp 50 miliar dengan asumsi setiap keberangkatan load factor rata rata sekitar 70%.

Dan dilintas tersebut juga mengoperasikan 60 rangkaian kereta barang perhari, yang setiap rangkaian kereta terdiri dari 61 gerbong barang yang bermuatan 50 ton setiap gerbong, sehingga perharinya terangkut sekitar 186 ribu ton barang (Data dari KAI Pusat dan KAI Sumatera Selatan) yang nilainya jauh lebih besar daripada pendapatan LRT pertahunnya.

Apalagi keberangkatan dari Palembang juga ada yang menuju ke Lubuklinggau arah utara Palembang yang berjarak sekitar 300 kilometer dengan jumlah rangkaian kereta penumpang dan barang jauh lebih besar daripada yang menuju ke Lampung.

Load factor kepadatan rangkaian ini masih bisa di maksimalkan dengan penambahan rangkaian kereta api dijalur tersebut dan ini jelas bisa berfungsi untuk memindahkan kepadatan jalan raya di angkutan penumpang dan logistik.

Tentunya juga bisa menghemat biaya kerusakan infrastruktur akibat angkutan ODOL serta mengurangi jumlah kecelakaan di jalan raya, dan juga bisa menumbuhkan ekonomi secara cepat karena dihidupkannya transportasi super massal penumpang dan logistik kereta api.

baca juga

"Apalagi kalau kita merealisasikan pembangunan rel Sumatera, maka tidak hanya PT. KAI bisa membiayai investasi relnya tetapi juga bisa menumbuhkan ekonomi wilayah - wilayah yang saat ini belum terhubungkan dengan rel kereta api disepanjang rel trans Sumatera," kata dia.

"Dan ini tentu jauh lebih efektif dibandingkan dengan membangun kereta api cepat atau LRT yang hanya mengangkut penumpang saja dalam jumlah kecil yang kurang bermanfaat untuk pembangunan ekonomi dan malah menggerus APBN," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Ungkap Sistem LRT Jabodebek yang Masih Terus Diuji

Menhub Ungkap Sistem LRT Jabodebek yang Masih Terus Diuji

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 15:10 WIB

Batal Jadi Kado Hari Kemerdekaan RI, Operasional LRT Jabodebek-Kereta Cepat Mundur ke Tanggal Ini

Batal Jadi Kado Hari Kemerdekaan RI, Operasional LRT Jabodebek-Kereta Cepat Mundur ke Tanggal Ini

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 14:19 WIB

Jokowi: Kerugian Akibat Kemacetan Rp100 Triliun

Jokowi: Kerugian Akibat Kemacetan Rp100 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2023 | 11:15 WIB

Terkini

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Warga Bekasi Patungan Rp2,1 Miliar untuk Bangun Rumah Sakit di NTT

Bekaci | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Fokus Pulihkan Gambut & Mangrove, Prabowo Resmi Lantik BPGMN

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Potensi Panas Bumi RI Baru 10% Dimanfaatkan, Ada Apa?

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:39 WIB

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

1.230 Lowongan Kerja Dibuka di Makassar, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya

Sulsel | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Perdagangan Indonesia-Rusia Tembus 4,84 Miliar Dolar AS, Perjanjian Dagang Dibidik Rampung 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Urutan Skincare Sheet Mask yang Benar agar Wajah Sehat dan Glowing

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Perawatan Mobil Mandiri di Rumah Lengkap dengan Taksiran Ongkos agar Hemat Biaya Bengkel

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Petrokimia Gresik Ubah Emisi Karbon Jadi Duit, Tangkap CO hingga 97%

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

The First Ride: Perjalanan Kacau yang Menyimpan Pesan tentang Persahabatan

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur

Bali | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:15 WIB

×