Komitmen Nol Emisi Karbon, PLN Kembangkan Pembangkit EBT Secara Prudent

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 Agustus 2023 | 05:45 WIB
Komitmen Nol Emisi Karbon, PLN Kembangkan Pembangkit EBT Secara Prudent
Webinar DETalk bertema "Energi Nasional Terus Melaju Untuk Indonesia Maju".

Suara.com - Pada Conference of Parties (COP) 26, konferensi tahunan yang membahas langkah global dalam Upaya pengendalian krisis iklim, PT PLN (Persero) telah mendeklarasikan komitmen untuk mencapai nol emisi karbon atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

PLN berupaya meningkatkan kapasitas pembangkit dengan teknologi bersih guna mendukung pertumbuhan konsumsi listrik sebagai pendorong perekonomian Indonesia. 

Warsono, Executive Vice President Perencanaan Sistem Ketenagalistrikan PLN, mengatakan PLN telah menyusun strategi pengurangan emisi jangka pendek dan jangka panjang sejalan dengan komitmen Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contribution/NDC) 2030 dan aspirasi NZE 2060 Pemerintah Indonesia.

"Jangka pendek dalam RUPTL, kami telah berkomitmen membangun pembangkit listrik 20,9 GW, melakukan dedieselisasi untuk mengurangi penggunaan BBM di pembangkit. Untuk mengurangi batu bara pada pembangkit kami melakukan co-firing dengan biomass. Saat ini sudah ada 52 coal power plant yang sudah menggunakan co-firing. PLN juga melakukan efisiensi, menggunakan PLTGU sebagai transisi dan sedang mengkaji terkait fossil plant retirement," kata Warsono dalam webinar DETalk bertema "Energi Nasional Terus Melaju Untuk Indonesia Maju" ditulis Rabu (16/8/2023).

Selain Warsono, tiga narasumber yang tampil dalam DETalk adalah Vice President Reservoir PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Fernando Pasaribu, Vice President Pengembangan Energi PT Bukit Asam Tbk Julismi dan Tenaga Ahli Kepala SKK Migas Luky A. Yusgiantoro.

Selain itu, ikut memberikan keynote speech Kepala Biro Perencanaan Kementerian ESDM Chrisnawan Anditya yang mewakili Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana.

Warsono mengungkapkan, untuk strategi jangka panjang PLN akan meningkatkan lebih lanjut penggunaan renewable energy. Untuk itu PLN sudah melakukan kajian untuk mengimplementasi terkait hydrogen co-firing. 

"Kami juga sudah melakukan kajian terkait CCU/CCUS dan bagaimana implementasinya ke depan. Coal retirement juga menjadi salah satu pertimbangan untuk mengurangi karbon, termasuk di antaranya penggunaan teknologi nuklir," ujarnya.

PLN, kata dia, berinisiatif secara voluntary melakukan upaya heroik melalui RUPTL Paling Hijau, menekankan upaya dekarbonisasi pembangkit listrik berbasis bahan bakar fosil dan pengembangan EBT.

baca juga

Dalam hal ini PLN sudah melakukan dekarbonisasi pembangkit listrik berbahan bakar fosil, pembatalan PPA PLTU batu bara, mengganti PLTU dengan pembangkit gas yang lebih ramah emisinya, uji coba karbon trading, dan tidak kalah pentingnya roll out smart grid di beberapa pulau. 

PLN telah merancang tiga skenario transisi energi dengan total pendanaan modal yang dibutuhkan yaitu US$50 miliar-130 miliar dengan potensi pendanaan JETP sebesar US$20 miliar. Dengan demikian, ada kekurangan kebutuhan pendanaan sebesar US$30 miliar-US$110 miliar sampai tahun 2040.

Warsono mengatakan multiplatform pendanaan transisi energi memberikan fleksibilitas untuk mendapatkan pendanaan yang kompetitif, antara lain dengan blended finance.

"Berbagai macam funding yang memungkinkan perlu kita bangun untuk menggapai akselerasi transisi energi," katanya.

Chrisnawan Anditya mengatakan bahwa Pemerintah telah menyusun roadmap untuk mencapai NZE pada 2060 atau lebih cepat, melalui strategi antara lain di sisi suplai dengan pengembangan EBT termasuk hidrogen dan nuklir, dan early retirement PLTU, CCU/CCUS.

Untuk mempercepat pengembangan EBT, pemerintah telah menerbitkan Perpres 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik dan juga Perpres Nomor 11 Tahun 2023 tentang urusan pemerintahan konkuren di bidang ESDM pada subbidang EBT untuk mendorong partisipasi Pemerintah Daerah untuk pengembangan energi terbarukan di wilayahnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Gandeng Nuscale Power untuk Studi Pengembangan Nuclear Small Modular Reactor di Bengkayang

PLN Indonesia Power Gandeng Nuscale Power untuk Studi Pengembangan Nuclear Small Modular Reactor di Bengkayang

Bisnis | Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:51 WIB

PLN Dinobatkan Jadi Korporasi Terpopuler di Media Arus Utama Versi Serikat Perusahaan Pers

PLN Dinobatkan Jadi Korporasi Terpopuler di Media Arus Utama Versi Serikat Perusahaan Pers

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 15:05 WIB

PLN dan Aismoli Gelar Konvoi 200 Motor Listrik

PLN dan Aismoli Gelar Konvoi 200 Motor Listrik

News | Senin, 14 Agustus 2023 | 19:05 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Harga Emas Antam Ambruk Rp30 Ribu, Menuju Level Terendah Sebulan

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 14:17 WIB

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Tablet Xiaomi Pad 9 Pro Max Siap Debut, Bawa Xring O3 yang Diklaim Tembus 5,22 Juta AnTuTu

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:15 WIB

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Kemacetan di Pelabuhan Ketapang Mulai Terurai, Antrean Truk dari 16 Km Jadi 7 Km

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 14:14 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

Prajurit Penyiram Air Keras Tak Dipecat, Bentuk Normalisasi Teror Kekerasan Lewat Peradilan Militer?

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:05 WIB

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Ahmad Luthfi Tinjau TPA Putri Cempo, Pemadaman dan Perlindungan Warga Menjadi Prioritas

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 14:04 WIB

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Kebakaran Hutan, Ekspansi Kapital dan Krisis Tata Kelola

Opini | Sabtu, 05 September 2026 | 14:01 WIB

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Membaca Panji Tengkorak Karya Seno Gumira Ajidarma: dari Komik ke Disertasi

Your Say | Sabtu, 05 September 2026 | 14:00 WIB

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:58 WIB

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Ribuan Warga Makassar Salat Minta Hujan

Sulsel | Sabtu, 05 September 2026 | 13:53 WIB

×