Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Video Klarifikasi Honda Soal Kualitas Rangka eSAF: Pemeran Prianya Misterius, Netizen Jengkel

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 Agustus 2023 | 18:16 WIB
Video Klarifikasi Honda Soal Kualitas Rangka eSAF: Pemeran Prianya Misterius, Netizen Jengkel
Klarifikasi honda soal rangka motor Karatan yang bikin netizen jengkel

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan klarifikasi terkait maraknya temuan kasus kualitas rangka Honda eSAF yang mudah berkarat dan patah.

Klarifikasi tersebut dilakukan AHM melalui akun instagram resminya yakni @welovehonda_id, Rabu (23/8/2023). Namun justru respons netizen tampaknya makin jengkel dan kurang puas akan penjelasan Honda dalam video tersebut.

Dalam video berdurasi kurang lebih 1 menit 23 detik tersebut, terdapat salah satu pemeran pria misterius yang menggunkan masker hitam dengan kacamata hitam plus topi merah. Dia menjelaskan bahwa warna cokelat yang banyak ditemukan pada bagian rangka motor Honda merupakan silikat.

"Ini tuh namannya silikat bukan karat," ungkap pemeran dalam video pendek yang ditayangkan.

Sebagai pembuktian, pemeran dalam video lebih dulu mengelap bagian rangka pada Honda Vario yang terlihat seperti berkarat.

Pertama rangka dilap menggunakan tisu basah, kemudian dilanjut dengan tisu kering. Hasilnya tidak noda yang membekas pada tisu yang yang digunakan untuk mengelap bagian tersebut.

Kemudian pemeran dalam video membandingkan dengan cara mengelap bagian besi yang berkarat. Hasilnya serbuk karat berwarna cokelat menempel pada bagian tisu.

Dalam video tersebut ditegaskan bila warna cokelat yang ditemukan pada bagian rangka motor Honda yang sempat viral bukanlah karat, melainkan Silikat.

"Silikat berfungsi sebagai pelapis hasil pengelasan dari karat yang sengaja digunakan pada bagian rangka motor milik Honda," jelasnya.

Namun penjelasan pria misterius tersebut membuat warganet jengkel. Hal tersebut diketahui dari sejumlah komentar yang ditinggalkan.

"Tombol klarifikasi tidak memuaskan," tulis @pietervictory

Begitu juga akun bernama @fuan_annnn justru bingung dengan penjelasan yang disampaikan. Dia bilang klarifikasi ini tidak menjawab keresahan soal banyaknya kasus rangka patah.

"Yang kuning (coklat) udah beres, tinggal yang patah doang nih min. di brosur gak ada fitur lipet soalnya, sekalinya kelipet gak bisa balik," tulisnya.

Senada juga komentar dari akun @sumsellapor yang bilang penjelasannya justru blunder.

"Tidak menjelaskan banyak yang patah. Kontennya blunder," katanya.

"Saya sebagai tukang las tau mana besi tipis sama besi tebal. Itu iya bukan karat nanti kalau kena air ato setelah pemakaian bisa jadi karatan lama-lama menjadi korosi dan patah," kata akun @risco_clax88.

Hingga berita ini diturunkan postingan akun resmi motor Honda tersebut sudah disukai sebanyak 24.836 dengan komentar sebanyak 11.982.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Bakal Klarifikasi Soal Rangka eSAF yang Gampang Keropos Hari Ini

Honda Bakal Klarifikasi Soal Rangka eSAF yang Gampang Keropos Hari Ini

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:16 WIB

AHM Siap Ganti Rangka eSAF yang Rusak Secara Gratis, Berikut Syaratnya

AHM Siap Ganti Rangka eSAF yang Rusak Secara Gratis, Berikut Syaratnya

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 09:00 WIB

Penjualan Motor Honda Tetap Laris Manis Ditengah Isu Kualitas Rangka yang Bobrok

Penjualan Motor Honda Tetap Laris Manis Ditengah Isu Kualitas Rangka yang Bobrok

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2023 | 11:56 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

IHSG Melonjak ke Level 5.960 Jumat Pagi, Investor Serbu Saham-Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:18 WIB

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Opsi Jual Terbuka, Harga Buyback Emas Antan Melonjak Jadi Rp2,45 Juta/Gram

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:07 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Ratusan Mahasiswa RI Kuliah Gratis di Rusia, Ini Jurusan yang Paling Diburu

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:06 WIB

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, Bank Mandiri Resmi Masuk Sistem Pembayaran China CIPS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:44 WIB

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Kabar Baik untuk Eksportir, BI dan China Perluas Transaksi Rupiah - Yuan Tanpa Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:22 WIB

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB