Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Video Klarifikasi Honda Soal Kualitas Rangka eSAF: Pemeran Prianya Misterius, Netizen Jengkel

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 23 Agustus 2023 | 18:16 WIB
Video Klarifikasi Honda Soal Kualitas Rangka eSAF: Pemeran Prianya Misterius, Netizen Jengkel
Klarifikasi honda soal rangka motor Karatan yang bikin netizen jengkel

Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) melakukan klarifikasi terkait maraknya temuan kasus kualitas rangka Honda eSAF yang mudah berkarat dan patah.

Klarifikasi tersebut dilakukan AHM melalui akun instagram resminya yakni @welovehonda_id, Rabu (23/8/2023). Namun justru respons netizen tampaknya makin jengkel dan kurang puas akan penjelasan Honda dalam video tersebut.

Dalam video berdurasi kurang lebih 1 menit 23 detik tersebut, terdapat salah satu pemeran pria misterius yang menggunkan masker hitam dengan kacamata hitam plus topi merah. Dia menjelaskan bahwa warna cokelat yang banyak ditemukan pada bagian rangka motor Honda merupakan silikat.

"Ini tuh namannya silikat bukan karat," ungkap pemeran dalam video pendek yang ditayangkan.

Sebagai pembuktian, pemeran dalam video lebih dulu mengelap bagian rangka pada Honda Vario yang terlihat seperti berkarat.

Pertama rangka dilap menggunakan tisu basah, kemudian dilanjut dengan tisu kering. Hasilnya tidak noda yang membekas pada tisu yang yang digunakan untuk mengelap bagian tersebut.

Kemudian pemeran dalam video membandingkan dengan cara mengelap bagian besi yang berkarat. Hasilnya serbuk karat berwarna cokelat menempel pada bagian tisu.

Dalam video tersebut ditegaskan bila warna cokelat yang ditemukan pada bagian rangka motor Honda yang sempat viral bukanlah karat, melainkan Silikat.

"Silikat berfungsi sebagai pelapis hasil pengelasan dari karat yang sengaja digunakan pada bagian rangka motor milik Honda," jelasnya.

Namun penjelasan pria misterius tersebut membuat warganet jengkel. Hal tersebut diketahui dari sejumlah komentar yang ditinggalkan.

"Tombol klarifikasi tidak memuaskan," tulis @pietervictory

Begitu juga akun bernama @fuan_annnn justru bingung dengan penjelasan yang disampaikan. Dia bilang klarifikasi ini tidak menjawab keresahan soal banyaknya kasus rangka patah.

"Yang kuning (coklat) udah beres, tinggal yang patah doang nih min. di brosur gak ada fitur lipet soalnya, sekalinya kelipet gak bisa balik," tulisnya.

Senada juga komentar dari akun @sumsellapor yang bilang penjelasannya justru blunder.

"Tidak menjelaskan banyak yang patah. Kontennya blunder," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Honda Bakal Klarifikasi Soal Rangka eSAF yang Gampang Keropos Hari Ini

Honda Bakal Klarifikasi Soal Rangka eSAF yang Gampang Keropos Hari Ini

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 12:16 WIB

AHM Siap Ganti Rangka eSAF yang Rusak Secara Gratis, Berikut Syaratnya

AHM Siap Ganti Rangka eSAF yang Rusak Secara Gratis, Berikut Syaratnya

Bisnis | Rabu, 23 Agustus 2023 | 09:00 WIB

Penjualan Motor Honda Tetap Laris Manis Ditengah Isu Kualitas Rangka yang Bobrok

Penjualan Motor Honda Tetap Laris Manis Ditengah Isu Kualitas Rangka yang Bobrok

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2023 | 11:56 WIB

Terkini

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB