Great Eastern Life Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan Para Petani Mangrove

Iwan Supriyatna

Jum'at, 08 September 2023 | 11:00 WIB
Great Eastern Life Indonesia Tingkatkan Literasi Keuangan Para Petani Mangrove
Great Eastern Life Indonesia menanam 115 Blue Carbon Package yang melambangkan usia hari jadi Great Eastern di Asia dan 27 Blue Carbon Package.

Suara.com - Great Eastern Life Indonesia menyoroti isu perubahan iklim akibat pemanasan global yang telah menjadi isu dunia yang memprihatinkan. Terlebih lagi, beberapa waktu belakangan, kualitas udara yang masuk kategori buruk di wilayah ibu kota DKI Jakarta telah menjadi sorotan.

Berdasarkan pengukuran Air Quality Index Visual Map di www.aqicn.org salah satu acuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia dalam memonitor kualitas udara, per 21 Agustus 2023 kualitas udara di DKI Jakarta & sekitarnya memiliki skor rata-rata 139 dengan kategori pencemaran udara tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Di beberapa daerah di DKI Jakarta, seperti di Jakarta Barat, mendapatkan skor tertinggi 322 atau kategori berbahaya. Itu yang menyebabkan kondisi udara DKI Jakarta menjadi yang paling buruk dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara.

Di sisi lain, laut memiliki ekosistem karbon biru yang memiliki peranan penting dalam menyerap panas dan mengurangi emisi karbon. Ekosistem karbon biru terdiri atas mangrove, padang lamun (seagrass), serta rumput laut (seaweed). Ketiganya dapat membantu mengatasi krisis iklim dengan menghasilkan kualitas udara bersih.

Sebagai perusahaan yang tumbuh di tengah-tengah lingkungan, Great Eastern Life Indonesia memiliki tanggung jawab sustainability yang salah satunya berfokus pada pilar lingkungan.

Untuk itu, Great Eastern Life Indonesia berkolaborasi dengan Carbon Ethics sebuah organisasi yang berfokus pada restorasi karbon biru agar bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan memulihkan ekosistem karbon biru untuk keberlanjutan lingkungan.

Rangkaian kolaborasi dimulai dengan memberikan konten-konten edukasi lewat media sosial dan juga untuk karyawan Great Eastern Life Indonesia serta menyelenggarakan Instagram Live Reach for a Greener Tomorrow: Manfaat Hebat Ekosistem Karbon Biru untuk Lingkungan yang ditonton oleh lebih dari 863 audiens.

Sebagai wujud nyata, Great Eastern Life Indonesia juga turut menanam 115 Blue Carbon Package – yang melambangkan usia hari jadi Great Eastern di Asia dan 27 Blue Carbon Package yang melambangkan usia hari jadi Great Eastern Life Indonesia.

Blue Carbon Package terdiri atas 3 mangrove dan 1 seagrass. Sejumlah total 142 Blue Carbon Package telah ditanam di Desa Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

baca juga

Seremonial penanamannya dilakukan pada 24 Agustus 2023 yang dihadiri oleh representasi Great Eastern Life Indonesia, Fauzi Arfan Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia, serta para Great Ambassador duta atau perwakilan dari departemen/divisi di Great Eastern Life Indonesia yang aktif menggiatkan upaya keberlanjutan (sustainability).

Seremonial penanaman 142 Blue Carbon Package dilakukan dengan penyerahan bibit mangrove dari Fauzi Arfan kepada perwakilan petani mangrove sebagai tanda simbolik bahwa Great Eastern Life Indonesia berkomitmen untuk secara aktif membantu menciptakan udara bersih dan lingkungan yang lebih baik.

Tak hanya itu, para Great Ambassador juga mencoba langsung menanam mangrove di site penanaman. 142 Blue Carbon Package yang merupakan hasil kontribusi program yang dibuka kepada nasabah serta karyawan Great Eastern Life Indonesia dapat menyerap 14.058 gas karbondioksida dan dapat membantu melestarikan ekosistem pesisir.

Sebelum menuju lokasi penanaman Blue Carbon Package, Great Eastern Life Indonesia terlebih dahulu menyelenggarakan kelas literasi finansial untuk 15 petani mangrove dengan tema Reach for a Greater Tomorrow: Hebat Jaga Bumi, Hebat Kelola Keuangan di Aula Bia-Bio, Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

“Sebagai perusahaan asuransi, kami juga punya tanggung jawab untuk memberikan literasi finansial. Kebetulan di sini, ada para “pahlawan lingkungan” yang bermitra dengan Carbon Ethics, Bapak-Bapak Kelompok Petani Elang Laut. Kami ingin berbagi ilmu dan pengalaman agar Bapak-Bapak di sini bisa memiliki literasi finansial yang lebih hebat,” ujar Fauzi Arfan, Direktur Keuangan Great Eastern Life Indonesia, ditulis Jumat (8/9/2023).

Tak bisa dipungkiri, kerap kali petani mangrove menghadapi tantangan dalam mengelola keuangan. Sebagai kepala keluarga, petani mangrove memiliki banyak pos pengeluaran, mulai dari kebutuhan pokok sehari-hari hingga kebutuhan akan biaya pendidikan anak dan biaya-biaya lain yang tidak terduga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Generasi Muda Peduli Masalah Lingkungan, Harita Nickel Kolaborasi Tanam Mangrove

Ajak Generasi Muda Peduli Masalah Lingkungan, Harita Nickel Kolaborasi Tanam Mangrove

Bisnis | Jum'at, 08 September 2023 | 07:12 WIB

200 Pelajar Tangerang Ikut dalam Konservasi Mangrove Kerja Bersama Hijaukan Indonesia

200 Pelajar Tangerang Ikut dalam Konservasi Mangrove Kerja Bersama Hijaukan Indonesia

Press Release | Senin, 04 September 2023 | 13:10 WIB

Kolaborasi dengan Pemerintah, Bukit Asam (PTBA) Ikut Aksi Tanam Mangrove

Kolaborasi dengan Pemerintah, Bukit Asam (PTBA) Ikut Aksi Tanam Mangrove

Bisnis | Senin, 04 September 2023 | 10:49 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×