Kuota Uji Coba Gratis Kereta Cepat Ludes Cuma Beberapa Jam, Masyarakat Diminta Tunggu Hingga Resmi Beroperasi

Achmad Fauzi

Senin, 25 September 2023 | 08:37 WIB
Kuota Uji Coba Gratis Kereta Cepat Ludes Cuma Beberapa Jam, Masyarakat Diminta Tunggu Hingga Resmi Beroperasi
Warga berfoto di depan kereta cepat setibanya di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Sabtu (16/9/2023). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - PT KCIC kembali membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin uji coba secara gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Namun, banyak kendala yang dihadapi masyarakat saat ingin mencoba daftar jajal kereta cepat pertama di Indonesia itu.

Salah satunya, situs pendaftaran uji coba Whoosh sempat tidak bisa di akses atau down. Sehingga, para masyarakat meluapkan kekesalannya di media sosial.

Salah satunya akun X (dulunya Twitter) @****tzer_3 yang menyebut bahwa baru belasan menit pendaftaran dibuka, tetapi situsnya sudah down.

"web tiket uji coba kereta cepat jkt bdg baru 12 menit buka udh down badahh," tulis akun tersebut yang dikutip, Senin (25/9/2023).

Menanggapi keluhan tersebut, Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa mengakui, memang setelah pendaftaran dibuka, situs diserbu masyarakat untuk mendaftar. Bahkan, kuota uji coba gratis kereta cepat ludes dalam waktu beberapa jam untuk keberangkatan Halim.

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung (ayonaik.kcic.co.id)
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta Bandung (ayonaik.kcic.co.id)

"Sejak dibuka pagi tadi dalam waktu sekitar beberapa jam untuk kuota khususnya keberangkatan halim sudah langsung terpesan masyarakat untuk tgl 25 - 30. Untuk keberangkatan tegalluar masih tersedia," ujarnya kepada Suara.com, Senin (25/9/2023).

Menurut Eva, tidak penuhnya kuota yang ditawarkan, karena Kereta Cepat dalam masa uji coba terbatas. Sehingga, kuota jajal gratis Whoosh juga menyesuaikan.

"Kami sangat apresiasi atas tingginya animo dan antusias masyarakat yang ingin menggunakan KA Cepat Whoosh, sehingga tidak dapat semua terakomodir karena memang ini masih dalam masa uji coba terbatas sehingga quota dari tiket tidak berbayar juga menyesuaikan," kata dia.

Eva mengungkapkan, sejak tanggal 15 - 24 September secara total terdapat sekitar 35 ribu penumpang yang diakomodir menggunakan KA Cepat Whoosh. Data tersebut diambil berdasarkan penghitungan manifes dari setiap rangkaian yang beroperasi.

baca juga

"Bagi masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan menggunakan ka cepat Whoosh kami harap dapat menggunakan saat sudah beroperasi resmi nantinya dengan ketersediaan jadwal.perjalanan yang lebih banyak dan tentunya menjadi pelanggan setia KA Cepat Whoosh. Seluruh masyarakat yang mengikuti ujicoba berbayar dilengkapi dengan asuransi perjalanan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendaftaran Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Begini Caranya

Pendaftaran Uji Coba Gratis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Begini Caranya

Bisnis | Minggu, 24 September 2023 | 12:33 WIB

Fakta-fakta Nama Kereta Cepat WHOOSH, Punya Arti Terselubung

Fakta-fakta Nama Kereta Cepat WHOOSH, Punya Arti Terselubung

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 15:57 WIB

Menhub Terpesona Nama Kereta Cepat WHOOSH: Presiden Punya Peran Besar

Menhub Terpesona Nama Kereta Cepat WHOOSH: Presiden Punya Peran Besar

Bisnis | Jum'at, 22 September 2023 | 14:26 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×