Jababeka Ikut Majukan Sektor Kesehatan Lewat Jababeka Medical City

Iwan Supriyatna

Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:57 WIB
Jababeka Ikut Majukan Sektor Kesehatan Lewat Jababeka Medical City
President Executive Club (PEC) Forum yang mengangkat tema Pencegahan Kanker dengan Preventive Medicine di President Lounge, Menara Batavia.

Suara.com - Deteksi dini tanda atau gejala kanker penting dilakukan, terutama seseorang yang punya keturunan atau riwayat penderita kanker di keluarganya. Sebab, kanker merupakan penyakit yang punya perawatan yang sulit dan sering membuat nyawa penderita melayang jika ditemukan dalam stadium lanjut.

Demikian kesimpulan dari President Executive Club (PEC) Forum yang mengangkat tema Pencegahan Kanker dengan Preventive Medicine di President Lounge, Menara Batavia.

Dijelaskan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) telah memfokuskan pada upaya promotif dan preventif sebagai arah pembangunan kesehatan.

Hal ini diwujudkan – salah satunya – peningkatan layanan primer di Puskesmas dan Posyandu, serta menyediakan alat pemeriksaan yang memadai plus didukung dengan ketersediaan tenaga kesehatan andal. Sehingga, fasilitas layanan kesehatan primer fokusnya bukan memberikan pelayanan sekunder atau rujukan, tapi pelayanan pencegahan.

Selain itu, Kemenkes juga melakukan pendekatan melalui strategi 4 pilar untuk menyikapi permasalahan kanker, yaitu promosi kesehatan, perlindungan khusus, deteksi dini, dan penanganan kasus. Di mana pilar promosi kesehatan dan deteksi dini jadi ujung tombak Kemenkes agar jumlah kasus dan kematian akibat kanker bisa ditekan.

Pasalnya, anggaran upaya kuratif sebelumnya memakan lebih besar dan salah satu yang memakan biaya paling besar ialah penyakit kanker. Menurut data BPJS Kesehatan tahun 2020, kanker merupakan penyakit katastropik dengan pembiayaan terbesar kedua, yaitu sekitar 3.5 triliun rupiah. Beban pembiayaan bisa mencapai sebesar itu karena 70% kanker ditemukan pada stadium lanjut.

Menurut Prof Xu Kecheng selaku Pendiri dan Presiden Utama dari Fuda Cancer Hospital, langkah yang telah dilakukan pemerintah Indonesia sudah benar dan berjalan dengan baik. Karena kunci untuk menekan jumlah kasus dan kematian akibat kanker ialah memfokuskan pada upaya promotif dan preventif.

Lebih dalam, Prof Xu Kecheng menjelaskan bahwa seseorang perlu melakukan deteksi dini, terutama ia yang memiliki anggota keluarga menderita kanker. Semata agar generasi selanjutnya bisa terus mengambil jarak terhadap risiko kanker dan tidak perlu mengalami hal serupa. Pasalnya, jika penyakit kanker telat diketahui dan sudah berada di stadium akhirnya, penderita kanker dipastikan tidak tertolong.

"Saat ini sudah banyak pengobatan mutakhir untuk menyembuhkan kanker, tetapi, tetap yang terbaik adalah melakukan deteksi dini dan menjalankan pola hidup yang sehat," kata Prof Xu Kecheng, di depan puluhan tamu yang terdiri pebisnis rumah sakit, investor rumah sakit, kepala rumah sakit, perusahaan-perusahaan di industri farmasi, dan perusahaan-perusahaan alat kesehatan

baca juga

Menurut Prof Xu Kecheng, penyebab kanker datang ialah akibat seseorang menjalankan pola hidup yang tidak sehat dalam waktu lama, seperti merokok, minum-minuman alkohol dan memberikan stres berkelanjutan.

Sebaliknya, untuk mengambil jarak dengan kanker seseorang bisa menjalankan diet sehat dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, bisa menjaga berat badan tetap ideal sesuai tinggi badan.

Hal senada rupanya diyakini juga oleh S.D Darmono founder PEC dan President University. Ia mengapresiasi langkah Kemenkes dan mengungkapkan upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dan deteksi dini kanker harus terus gencar dilakukan secara luas kepada masyarakat.

Ditambah, Kemenkes juga mengeluarkan program adaptasi dokter dari lulusan luar negeri di mana itu langkah jitu untuk bisa mendukung tenaga dokter di pelayanan fasilitas kesehatan makin maksimal.

“President University sendiri baru saja membuka Fakultas Kedokteran, tentu kami berharap, lulusan-lulusan kami nanti bisa membantu pemerintah peningkatan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia,” kata S.D. Darmono.

Lebih dalam, saat ini ada kesempatan untuk memajukan sektor kesehatan di Indonesia melalui hadirnya Jababeka Medical City, sebuah kawasan industri kesehatan yang dikembangkan oleh PT Jababeka Tbk dengan infrastruktur standar WHO seluas 72 hektar di Kawasan Jababeka- Cikarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Manfaat Konsumsi Bayam Brazil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Anemia

6 Manfaat Konsumsi Bayam Brazil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Anemia

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:00 WIB

Manfaat Teknologi dan Alat Kesehatan Terbaru, Bisa Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Indonesia?

Manfaat Teknologi dan Alat Kesehatan Terbaru, Bisa Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Indonesia?

Health | Kamis, 12 Oktober 2023 | 11:23 WIB

Tidak Hanya Sebatas Hobi, Ini 3 Manfaat Kesehatan dari Olahraga Berkuda

Tidak Hanya Sebatas Hobi, Ini 3 Manfaat Kesehatan dari Olahraga Berkuda

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 11:10 WIB

Terkini

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

×