Kementan Siapkan Pengembangan Lahan Rawa untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Kamis, 02 November 2023 | 11:10 WIB
Kementan Siapkan Pengembangan Lahan Rawa untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Kementan Siapkan Pengembangan Lahan Rawa. (Dok: Kementan)

Suara.com - Untuk meningkatkan produktivitas lahan rawa dan Indeks Pertanaman, Kementerian Pertanian (Kementan) telah mempersiapkan program Pengembangan Lahan produktif

Mengingat saat ini Indonesia tengah memasuki masa tanam I bulan Oktober-Maret, Menteri Pertanian Amran Sulaiman memiliki harapan besar untuk meningkatkan produksi padi di tahun 2024.

Mentan Amran mengungkapkan ada potensi luar biasa sekitar 1,5 juta hektare lahan rawa, mulai dari rawa mineral hingga rawa tadah hujan, yang siap diolah untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan produksi Nasional.

"Kita berencana untuk mempercepat proses ini, Indonesia memiliki potensi luar biasa dengan sekitar 1,5 juta hektare lahan yang dapat kita garap. Fokus utama kita saat ini adalah meningkatkan produktivitas dan Indeks Pertanaman (IP) dengan lebih mudah," kata Amran.

Ia pun menetapkan target untuk mengubah lahan rawa dengan Indeks Pertanaman (IP) awalnya hanya 1 menjadi 2, dan yang sebelumnya bahkan 0 menjadi 1. "Kita berkomitmen untuk mencapai target ini," ujarnya dengan keyakinan.

Karena itu, Kementan kembali menggulirkan pengembangan lahan rawa. Dirjen PSP, Ali Jamil mengatakan, Pengembangan Lahan Rawa merupakan upaya meningkatkan produktivitas atau meningkatkan IP melalui kegiatan penataan sistem air dan lahan.

"Melalui program ini kami memperbaiki secara keseluruhan yang menjadi faktor penghambat produktivitas dan peningkatan IP," ucap Ali Jamil. Diakuinya, dalam Pengembangan lahan rawa ini banyak kendala. Seperti tingkat kesuburan lahan yang rendah, kemasaman tanah yang tinggi dan air yang fluktuatif, yaitu terjadi genangan air tinggi pada saat banjir atau pasang, serta dangkal dan kekeringan saat musim kemarau.

"Selain itu infrastruktur lahan dan air masih sangat terbatas dan belum berfungsi optimal. Biaya usaha tani di lahan rawa juga Masih tinggi," ujar Ali Jamil. Mengantisipasi hal tersebut, Pengembangan Lahan Rawa bisa dilakukan melalui kegiatan optimasi lahan rawa dengan pembangunan atau rehabilitasi irigasi rawa di tingkat usaha tani.

"Pengembangan lahan rawa juga dilakukan dengan cara penguatan tanggul, drainase, dan infrastruktur irigasi rawa lainnya," tuturnya. Selain itu, dilakukan juga pembuatan atau rehabilitasi dan penataan infrastruktur lahan sesuai tipologi. "Termasuk rehabilitasi saluran irigasi rawa dan pembangunan pintu air untuk tata kelola air di lahan rawa," tambahnya.

baca juga

Untuk diketahui, luas Rawa di Indonesia sebesar 33, 4 juta Ha, terdiri atas rawa pasang surut 20,1 juta Ha (60%), rawa lebak seluas 13,3 juta Ha (40%).

Dari 33,4 juta Ha, baru 3,4% yang telah dikembangkan oleh pemerintah 1,8 juta Ha, dan oleh masyarakat 2,1 juta Ha. Sebagian besar daerah rawa berada dalam kawasan budidaya, dan sebagian lainnya berada di dalam kawasan lindung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuhi Kebutuhan Pangan, GMP Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Tawar Bareng Warga

Penuhi Kebutuhan Pangan, GMP Gelar Pelatihan Budi Daya Ikan Tawar Bareng Warga

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 08:29 WIB

Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan: Ketahanan Pangan Identik dengan Ketahanan Negara

Kementan dan TNI Perkuat Sinergi, Mentan: Ketahanan Pangan Identik dengan Ketahanan Negara

Bisnis | Rabu, 01 November 2023 | 17:37 WIB

BPK dan Kementan Supervisi Program Pertanian di Situbondo agar Tepat Sasaran

BPK dan Kementan Supervisi Program Pertanian di Situbondo agar Tepat Sasaran

Bisnis | Rabu, 01 November 2023 | 17:11 WIB

Ancaman El Nino, Tantangan Amankan Pasokan Pangan

Ancaman El Nino, Tantangan Amankan Pasokan Pangan

Bisnis | Rabu, 01 November 2023 | 11:11 WIB

Usut Dugaan Pemerasan Pimpinan Vs SYL, Dewas KPK Panggil Empat Orang dari Kementan

Usut Dugaan Pemerasan Pimpinan Vs SYL, Dewas KPK Panggil Empat Orang dari Kementan

News | Selasa, 31 Oktober 2023 | 13:02 WIB

Anggota DPR Minta Kementan Hati-hati Kembangkan Kedelai GMIO

Anggota DPR Minta Kementan Hati-hati Kembangkan Kedelai GMIO

DPR | Selasa, 31 Oktober 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×