Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jababeka Resmikan Pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 11 November 2023 | 08:37 WIB
Jababeka Resmikan Pabrik LNG di Pasuruan Industrial Estate Rembang
PT Jababeka Tbk meresmikan proyek mini LNG (Liquefied Natural Gas) Plant atau pabrik mini LNG.

Suara.com - PT Jababeka Tbk meresmikan proyek mini LNG (Liquefied Natural Gas) Plant atau pabrik mini LNG, yang berlokasi di Kawasan Industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Pasuruan, Jawa Timur.

Adapun peresmian dilakukan oleh Nurkholis Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur mewakili Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, Budianto Liman Direktur Utama PT Jababeka Tbk (Perseroan), Tjahjadi Rahardja Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur (entitas anak Perseroan), Wira Rahardja Direktur Utama PT Likuid Nusantara Gas, Kelvin Susilo Chief Financial Officer PT Likuid Nusantara Gas, Yafet Rutherford Marzuki COO dan Adimulia Widjojo CMO PT Likuid Nusantara Gas dan Didik Prasetiyono Direktur Utama PT SIER.

Pabrik mini LNG akan berada di atas lahan 10.162 m2 dengan konsep pabrik open space. Pabrik ini akan menjadi tempat pengolahan gas alam cair (LNG) maupun distribusi dengan produksi volume maksimal 2,5 mmscfd per hari.

Produksi LNG tersebut akan disimpan dan didistribusikan dalam tabung iso tank 20 dan 40 feet.

Budianto Liman Direktur Utama PT Jababeka Tbk, menjelaskan, tujuan utama pembangunan pabrik adalah untuk mendukung program pemerintah Indonesia dalam meningkatkan bauran energi rendah emisi ramah lingkungan, melalui penyediaan gas alam cair untuk memenuhi kebutuhan pelaku industri dan komersial dalam negeri.

“Pabrik ini sendiri merupakan perusahaan mini LNG plant pertama yang dikelola swasta di Indonesia. Kami optimis, beroperasinya pabrik ini nanti bisa mendukung upaya bersama pemerintah menyediakan sumber energi yang bersih dan sustainable. Dengan harapan, bisa menjadi solusi pemenuhan energi yang berkualitas dan dengan harga semakin kompetitif bagi konsumen di Pulau Jawa dan sekitarnya. Pembangunan pabrik mini LNG ini juga merupakan langkah korporasi dari Perseroan untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham” kata Budianto Liman dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023).

Budianto Liman juga menyampaikan bahwa proyek pabrik mini LNG merupakan hasil akuisisi PT Jababeka Tbk melalui entitas anak, PT Jababeka Infrastruktur di PT Likuid Nusantara Gas. PT Jababeka Infrastruktur menguasai 60 persen saham sedangkan sisanya masing-masing 20% dimiliki oleh Fortius Corporation dan perorangan. Adapun, total nilai investasi proyek ini sebesar US$ 16,898 juta dan menyerap tenaga kerja lebih dari 120 orang.

Lebih dalam, Budianto Liman menjelaskan bahwa Jababeka optimis pabrik mini LNG bisa memberikan dampak positif bagi pendapatan usaha Jababeka ke depannya, yang berasal dari pemenuhan kebutuhan dari perusahaan-perusahaan atau pengguna yang ingin harga lebih ekonomis dan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.

Sekadar informasi, emiten berkode saham KIJA ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,23 persen year on year (yoy) menjadi Rp2,72 triliun pada 2022, dari sebelumnya sebesar Rp2,49 triliun pada 2021.

Dan pada kuartal ketiga 2023 KIJA kembali meraih pertumbuhan yang lebih tinggi yaitu 30% menjadi sebesar Rp 2,252 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan laba bersih selama tiga kuartal 2023 sebesar Rp 231,9 miliar dibandingkan dengan rugi bersih sebesar Rp 101,6 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2022.

Sementara itu, Wira Rahardja Direktur Utama PT Likuid Nusantara Gas, mengaku senang bisa bekerja sama dengan Jababeka. Karena Jababeka merupakan perusahaan pengembang kota mandiri berbasis kawasan industri yang terintegrasi dan sudah berpengalaman lebih dari 33 tahun serta berkredibilitas tinggi. Hal itu bisa terlihat dari empat proyek kota mandirinya menjadi kota mandiri berprospektif tinggi.

“Dalam kerja sama dengan Jababeka ini, kami tidak butuh waktu lama (mempertimbangkan). Melihat keberhasilan proyek-proyek kota mandirinya, seperti Kota Jababeka dan Kawasan Industri Kendal, maka bagi kami, Jababeka merupakan partner yang sangat strategis dalam pembangunan dan pengembangan PT Likuid Nusantara Gas,” kata Wira Rahardja.

Wira Rahardja menambahkan bahwa pabrik mini LNG ditargetkan selesai paling cepat delapan (8) bulan dan sudah beroperasi pada semester dua tahun 2024. Sementara ini target market dari PT Likuid Nusantara Gas, akan difokuskan terutama pada daerah Jawa Timur, untuk selanjutnya ke Jawa Tengah dan Bali dengan segmen retail, seperti hotel, kafe, restoran mall dan industri.

“Terdekat, kami bisa membantu memenuhi kebutuhan tenant-tenant di Pasuruan Industrial Estate Rembang, dan kafe-restoran, hotel, mall yang ada di Jawa Timur dan sekitarnya,” kata Wira Rahardja.

Lebih lanjut, dijelaskan Wira Rahardja, pengiriman gas alam cair ke industri dan komersial di luar Jawa Timur oleh PT Likuid Nusantara Gas sangat memungkinkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serba-serbi Proyek LNG yang Bikin Ahok Diperiksa KPK

Serba-serbi Proyek LNG yang Bikin Ahok Diperiksa KPK

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 15:30 WIB

Rekam Jejak Ahok Si Komisaris Pertamina di Pusaran Korupsi LNG

Rekam Jejak Ahok Si Komisaris Pertamina di Pusaran Korupsi LNG

Lifestyle | Rabu, 08 November 2023 | 12:15 WIB

6 Jam Diperiksa KPK, Ahok Dicecar Soal Rekomendasi Pengadaan LNG Yang Rugikan Negara Rp 2,1 T

6 Jam Diperiksa KPK, Ahok Dicecar Soal Rekomendasi Pengadaan LNG Yang Rugikan Negara Rp 2,1 T

News | Rabu, 08 November 2023 | 10:54 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB