Karena pihaknya mendistribusikan gas alam cair memakai tabung besar (iso tank) dan small vessel (VGL 175 liter) yang dikirim menggunakan transportasi kendaraan (mobil/truk) dan tidak perlu memakai pipa gas untuk penyalurannya.
Dengan mengusung konsep “Mobility Gas Solution”, PT Likuid Nusantara Gas optimis menjadi solusi transisi energi dan ikut berpartisipasi mewujudkan Indonesia net zero kedepan.
Menurut Wira Rahardja, gas alam cair dari PT Likuid Nusantara Gas bisa jadi alternatif sekaligus memberi nilai tambah bagi pelaku industri untuk operasional usaha mereka. Karena selain ramah lingkungan, harga gas alam cair bisa menghemat pengeluaran biaya operasional mereka sebesar 20-30% dibanding pemakaian LPG atau BBM.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diwakili oleh Nurkholis kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur, menyambut baik pembangunan pabrik mini LNG tersebut.
Ia berharap pembangunan pabrik mini LNG berjalan dengan lancar dan bisa memenuhi kebutuhan industri-industri yang ada di Jawa Timur, serta makin banyak pelaku industri di Jawa Timur beralih memakai energi ramah lingkungan.
“Saya mewakili (Ibu Gubernur), ada titip pesan bahwa beliau sangat mendukung dan mengapreasiasi kegiatan ini, mengingat ini mendukung upaya penurunan emisi karbon. Kami berharap, setelah ini makin banyak perusahaan- perusahaan yang berubah menggunakan energi ramah lingkungan,” tutup Nurkholis.